Kamis, 20 Agu 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Dulu Rajanya Jalanan, Kini Tinggal Kenangan: Nasib Angkot Jambi!

Dulu Rajanya Jalanan, Kini Tinggal Kenangan: Nasib Angkot Jambi!

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pernah ada masa ketika suara musik dari dalam angkutan kota (angkot) menjadi penanda ramainya jalanan Kota Jambi. Dari pagi hingga malam, angkot hilir mudik mengangkut pelajar, pegawai, hingga pedagang. Murah, mudah ditemukan, dan menjangkau hampir seluruh sudut kota. Namun kini, kejayaan itu perlahan memudar.

Sebagai ibu kota Provinsi Jambi, Kota Jambi dikenal sebagai pusat aktivitas ekonomi, pemerintahan, dan pendidikan. Mobilitas masyarakat yang tinggi membuat transportasi umum menjadi kebutuhan utama. Sebelum era transportasi online dan kendaraan pribadi berkembang pesat, angkot adalah pilihan favorit warga.

Saat itu, angkot benar-benar menjadi “raja terminal”. Jumlah armadanya sangat banyak dan menguasai hampir seluruh rute jarak dekat di dalam kota. Masyarakat cukup menunggu di tepi jalan, lalu naik angkot dengan ongkos yang ramah di kantong.

Armada yang digunakan pun hampir seragam, yakni Suzuki Carry dan Mitsubishi Colt T120SS. Penumpang duduk saling berhadapan dengan kapasitas sekitar tujuh hingga delapan orang. Di dalam kabin, alunan musik menjadi hiburan sederhana yang membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan.

Beberapa sopir angkot mengakui bahwa armada yang masih aktif jauh lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Tidak seperti dulu, sekarang cuma beberapa saja,” ujar seorang sopir angkot merah rute Pal Merah Lama yang meminta identitasnya tidak disebutkan baru-baru ini.

Masyarakat Kota Jambi juga dengan mudah mengenali tujuan angkot melalui warna bodinya.

Angkot kuning melayani rute Mayang, Simpang Rimbo, Kasang, hingga Tanjung Pinang.

Angkot biru melayani kawasan Sipin, Telanaipura, dan Broni.

Angkot hijau menghubungkan Jelutung, Kenali Asam, Kebun Handil, hingga Perumnas.

Sedangkan angkot merah melayani rute Talang Banjar, Silincah, Thehok, Beringin, Talang Bakung, Palmerah, Jerambah Bolong, hingga Chandra.

Pada masanya, sistem warna tersebut sangat memudahkan masyarakat menentukan tujuan perjalanan. Bahkan bagi pendatang, cukup melihat warna angkot untuk mengetahui jalur yang dilalui.

Namun, wajah transportasi Kota Jambi berubah drastis dalam satu dekade terakhir. Kepemilikan sepeda motor dan mobil pribadi meningkat tajam. Di sisi lain, transportasi berbasis aplikasi menawarkan kemudahan, tarif yang kompetitif, serta layanan yang lebih praktis karena dapat dipesan langsung melalui telepon genggam.

Perubahan pola mobilitas masyarakat membuat jumlah penumpang angkot terus menurun. Banyak armada berhenti beroperasi karena pendapatan sopir tidak lagi mampu menutup biaya operasional. Terminal Rawasari yang dulu dipenuhi deretan angkot kini tak lagi seramai dahulu.

Saat ini memang masih ada angkot yang beroperasi di beberapa rute. Namun jumlahnya jauh berkurang dibanding masa kejayaannya. Waktu tunggu penumpang semakin lama, sementara frekuensi perjalanan juga semakin sedikit.

Fenomena ini menjadi potret perubahan zaman. Angkot yang dulu menjadi urat nadi transportasi Kota Jambi kini memasuki fase “mati suri”. Di tengah derasnya arus modernisasi, angkot bukan hanya kehilangan penumpang, tetapi juga perlahan kehilangan perannya sebagai ikon transportasi masyarakat.

Kini tinggal pertanyaan besar yang tersisa: apakah angkot Jambi masih bisa bangkit dengan konsep transportasi yang lebih modern, atau akan benar-benar menjadi bagian dari nostalgia yang hanya dikenang lewat cerita generasi lama?(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emas Antam Nanjak Lagi! Harga Tembus Rp2,64 Juta per Gram

    Emas Antam Nanjak Lagi! Harga Tembus Rp2,64 Juta per Gram

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali melanjutkan tren penguatan. Pada perdagangan Kamis (23/7/2026), harga logam mulia tersebut naik Rp5.000 per gram. Mengutip laman Logam Mulia, emas Antam kini dibanderol Rp2.640.000 per gram, naik dari posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.635.000 per gram. Tak hanya harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Hari Ini, Ayam Naik dan Cabai Rawit Hijau Turun

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Hari Ini, Ayam Naik dan Cabai Rawit Hijau Turun

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo Kota Jambi pada Rabu (12/8/2026) relatif stabil. Namun, beberapa komoditas mengalami perubahan harga, di antaranya daging ayam broiler yang naik dan cabai rawit hijau yang justru turun. Data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi melalui SIHARKO menunjukkan sebagian besar harga bahan kebutuhan pokok masih bertahan […]

  • Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Nasional Aman hingga Akhir 2026

    Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Nasional Aman hingga Akhir 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman hingga akhir 2026. Kepastian tersebut terlihat dari meningkatnya stok beras pemerintah serta pasokan minyak goreng yang tetap terjaga di pasar.Berdasarkan data Perum BULOG, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) per 9 Maret 2026 telah mencapai sekitar 3,74 juta ton. Jumlah tersebut diproyeksikan masih akan terus […]

  • Musim Kemarau Bikin Ban Cepat Aus dan Retak, Ini Peringatan Penting untuk Pengendara

    Musim Kemarau Bikin Ban Cepat Aus dan Retak, Ini Peringatan Penting untuk Pengendara

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Musim kemarau tak hanya berdampak pada suhu udara, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kondisi kendaraan, khususnya ban. Suhu jalan yang lebih tinggi saat kemarau disebut dapat mempercepat keausan hingga memicu retakan pada ban kendaraan. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi pengendara. Pasalnya, ban merupakan komponen vital yang berperan langsung dalam keselamatan berkendara. […]

  • AHY: Bandara Jadi Senjata Penggerak Ekonomi Daerah dan Pariwisata Nasional

    AHY: Bandara Jadi Senjata Penggerak Ekonomi Daerah dan Pariwisata Nasional

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan bandara di berbagai daerah bukan hanya untuk mendukung mobilitas, tetapi juga menjadi senjata utama penggerak ekonomi lokal dan sektor pariwisata nasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, pemerintah terus mengawal dan mengevaluasi sejumlah bandara yang telah dibangun agar bisa beroperasi optimal […]

  • Target Ambisius Bahlil: Program B50 dan RDMP Balikpapan Diyakini Hentikan Impor Solar pada 2026

    Target Ambisius Bahlil: Program B50 dan RDMP Balikpapan Diyakini Hentikan Impor Solar pada 2026

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah optimistis Indonesia dapat menghentikan impor solar sepenuhnya pada 2026 seiring keberhasilan program mandatori biodiesel dan peningkatan kapasitas produksi dalam negeri. Keyakinan tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam pemaparan capaian kinerja Kementerian ESDM tahun 2025. Bahlil menyebut, penerapan biodiesel B40 yang telah berjalan serta rencana uji coba […]

expand_less