Senin, 29 Jun 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Dulu Rajanya Jalanan, Kini Tinggal Kenangan: Nasib Angkot Jambi!

Dulu Rajanya Jalanan, Kini Tinggal Kenangan: Nasib Angkot Jambi!

  • account_circle -
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pernah ada masa ketika suara musik dari dalam angkutan kota (angkot) menjadi penanda ramainya jalanan Kota Jambi. Dari pagi hingga malam, angkot hilir mudik mengangkut pelajar, pegawai, hingga pedagang. Murah, mudah ditemukan, dan menjangkau hampir seluruh sudut kota. Namun kini, kejayaan itu perlahan memudar.

Sebagai ibu kota Provinsi Jambi, Kota Jambi dikenal sebagai pusat aktivitas ekonomi, pemerintahan, dan pendidikan. Mobilitas masyarakat yang tinggi membuat transportasi umum menjadi kebutuhan utama. Sebelum era transportasi online dan kendaraan pribadi berkembang pesat, angkot adalah pilihan favorit warga.

Saat itu, angkot benar-benar menjadi “raja terminal”. Jumlah armadanya sangat banyak dan menguasai hampir seluruh rute jarak dekat di dalam kota. Masyarakat cukup menunggu di tepi jalan, lalu naik angkot dengan ongkos yang ramah di kantong.

Armada yang digunakan pun hampir seragam, yakni Suzuki Carry dan Mitsubishi Colt T120SS. Penumpang duduk saling berhadapan dengan kapasitas sekitar tujuh hingga delapan orang. Di dalam kabin, alunan musik menjadi hiburan sederhana yang membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan.

Beberapa sopir angkot mengakui bahwa armada yang masih aktif jauh lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Tidak seperti dulu, sekarang cuma beberapa saja,” ujar seorang sopir angkot merah rute Pal Merah Lama yang meminta identitasnya tidak disebutkan baru-baru ini.

Masyarakat Kota Jambi juga dengan mudah mengenali tujuan angkot melalui warna bodinya.

Angkot kuning melayani rute Mayang, Simpang Rimbo, Kasang, hingga Tanjung Pinang.

Angkot biru melayani kawasan Sipin, Telanaipura, dan Broni.

Angkot hijau menghubungkan Jelutung, Kenali Asam, Kebun Handil, hingga Perumnas.

Sedangkan angkot merah melayani rute Talang Banjar, Silincah, Thehok, Beringin, Talang Bakung, Palmerah, Jerambah Bolong, hingga Chandra.

Pada masanya, sistem warna tersebut sangat memudahkan masyarakat menentukan tujuan perjalanan. Bahkan bagi pendatang, cukup melihat warna angkot untuk mengetahui jalur yang dilalui.

Namun, wajah transportasi Kota Jambi berubah drastis dalam satu dekade terakhir. Kepemilikan sepeda motor dan mobil pribadi meningkat tajam. Di sisi lain, transportasi berbasis aplikasi menawarkan kemudahan, tarif yang kompetitif, serta layanan yang lebih praktis karena dapat dipesan langsung melalui telepon genggam.

Perubahan pola mobilitas masyarakat membuat jumlah penumpang angkot terus menurun. Banyak armada berhenti beroperasi karena pendapatan sopir tidak lagi mampu menutup biaya operasional. Terminal Rawasari yang dulu dipenuhi deretan angkot kini tak lagi seramai dahulu.

Saat ini memang masih ada angkot yang beroperasi di beberapa rute. Namun jumlahnya jauh berkurang dibanding masa kejayaannya. Waktu tunggu penumpang semakin lama, sementara frekuensi perjalanan juga semakin sedikit.

Fenomena ini menjadi potret perubahan zaman. Angkot yang dulu menjadi urat nadi transportasi Kota Jambi kini memasuki fase “mati suri”. Di tengah derasnya arus modernisasi, angkot bukan hanya kehilangan penumpang, tetapi juga perlahan kehilangan perannya sebagai ikon transportasi masyarakat.

Kini tinggal pertanyaan besar yang tersisa: apakah angkot Jambi masih bisa bangkit dengan konsep transportasi yang lebih modern, atau akan benar-benar menjadi bagian dari nostalgia yang hanya dikenang lewat cerita generasi lama?(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Ngegas Pagi Ini! Loncat 54 Poin, Sentuh Rp18.134 per Dolar AS

    Rupiah Ngegas Pagi Ini! Loncat 54 Poin, Sentuh Rp18.134 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Angin segar berembus ke dunia usaha. Nilai tukar rupiah pada Selasa (9/6/2026) pagi dibuka menguat 54 poin atau 0,29 persen ke level Rp18.134 per dolar AS, dari sebelumnya Rp18.188 per dolar AS. Penguatan ini langsung direspons pelaku usaha di Jambi. Sejumlah pengusaha mengaku mulai melihat celah untuk menekan biaya produksi, terutama yang bergantung […]

  • Diserang AS-Israel dan Dihantam Embargo 50 Tahun, Mengapa Iran Masih Bertahan?

    Diserang AS-Israel dan Dihantam Embargo 50 Tahun, Mengapa Iran Masih Bertahan?

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyorot ketahanan Iran. Di tengah konflik terbuka melawan Amerika Serikat dan Israel, negara itu dinilai tetap mampu memberikan perlawanan kuat meski telah menghadapi embargo internasional hampir setengah abad. Sejak Revolusi Iran 1979, Iran menjadi salah satu negara yang paling lama menghadapi sanksi ekonomi dari Barat, terutama dari […]

  • Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Jumat (14/11/2025). IHSG menguat 10,27 poin atau 0,13% ke 8,377,75. Tercatat sebanyak 227 saham naik, 173 saham turun dan 212 saham stagnan pada sesi pertama ini. Tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral […]

  • Tak Main-Main! Mentan Ancam Perusahaan Sawit Penekan Harga TBS

    Tak Main-Main! Mentan Ancam Perusahaan Sawit Penekan Harga TBS

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memperketat pengawasan terhadap harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit guna memastikan petani memperoleh harga yang wajar di tengah perubahan kondisi pasar dan nilai tukar. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan masih terdapat sekitar 270 hingga 300 pabrik kelapa sawit (PKS) dari total sekitar 1.900 PKS di Indonesia yang belum melakukan penyesuaian […]

  • Kemnaker Buka Sertifikasi K3 Gratis 2026, Kuota 2.100 Peserta Dibuka 6–12 April

    Kemnaker Buka Sertifikasi K3 Gratis 2026, Kuota 2.100 Peserta Dibuka 6–12 April

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Ketenagakerjaan kembali membuka program pembinaan dan sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) umum secara gratis untuk masyarakat. Program ini merupakan batch kedua pada 2026 dengan kuota sebanyak 2.100 peserta dari seluruh Indonesia. Pendaftaran dibuka mulai 6 hingga 12 April 2026. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, program ini bertujuan memperluas akses pekerja dalam […]

  • Skema Pembiayaan Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Menkeu Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

    Skema Pembiayaan Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes, Menkeu Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India untuk kebutuhan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dipastikan tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, pembiayaan pengadaan kendaraan operasional tersebut bersumber dari pinjaman perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). “Jadi Kopdes Merah Putih meminjam […]

expand_less