Wali Kota Jambi Terima Kunjungan Konjen Tiongkok, Bahas Kerja Sama Kesehatan, Pendidikan hingga Pariwisata
- account_circle say say
- calendar_month 18 menit yang lalu
- print Cetak

Wali Kota Jambi Maulana menerima kunjungan Konjen Tiongkok Huang He untuk membahas perluasan kerja sama di bidang telemedicine, pendidikan, teknologi, pariwisata, hingga pengembangan SDM antara Kota Jambi dan Guangzhou.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menerima kunjungan kehormatan Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk wilayah Sumatra yang berkedudukan di Medan, Huang He, di Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis (25/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi memperluas jejaring kerja sama internasional untuk mendukung percepatan pembangunan daerah. Sejumlah sektor strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari kesehatan, pendidikan, teknologi, pariwisata hingga pengembangan sumber daya manusia.
Wali Kota Maulana mengatakan, kunjungan Huang He menjadi momentum untuk memperkuat hubungan yang selama ini telah terjalin antara Kota Jambi dengan Kota Guangzhou, Tiongkok.
Menurut Maulana, salah satu bentuk kerja sama yang telah berjalan adalah pengembangan layanan telemedicine. Pemerintah Kota Jambi juga telah mengirim tenaga kesehatan untuk mengikuti pelatihan di Guangzhou guna meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan berbasis teknologi.
“Selama ini kami telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Guangzhou, khususnya di bidang telemedicine. Sejumlah tenaga kesehatan Kota Jambi juga telah mengikuti pelatihan pengembangan telemedicine di Guangzhou,” ujar Maulana.
Ia menjelaskan, ke depan ruang lingkup kerja sama akan diperluas ke berbagai bidang, termasuk pendidikan, teknologi, pelatihan aparatur sipil negara (ASN), hingga pengembangan sektor pariwisata.
“Pak Konjen akan memfasilitasi peningkatan kerja sama ini, tidak hanya di bidang telemedicine, tetapi juga pendidikan, teknologi, pelatihan aparatur, serta pariwisata,” katanya.
Selain kerja sama pembangunan, Maulana juga menyoroti hubungan historis antara Jambi dan Tiongkok. Menurutnya, Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi memiliki nilai sejarah yang erat dengan perjalanan Biksu I Ching yang pernah singgah dan menimba ilmu di kawasan tersebut sebelum melanjutkan perjalanan ke Tiongkok.
Ia menilai, keterkaitan sejarah tersebut dapat menjadi modal penting untuk mempererat hubungan kebudayaan sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Jambi.
“Peninggalan sejarah seperti Candi Muaro Jambi memiliki nilai penting karena berkaitan dengan perjalanan Biksu I Ching. Ini menjadi dasar yang kuat untuk memperkuat kerja sama di bidang pariwisata dan kebudayaan,” ujarnya.
Pemerintah Kota Jambi juga membuka peluang kolaborasi di sektor pendidikan melalui kemitraan antara perguruan tinggi di Kota Jambi dengan perguruan tinggi di Tiongkok. Kerja sama tersebut mencakup program pertukaran mahasiswa, pengembangan riset, hingga pembelajaran bahasa.
“Kami berharap kerja sama pendidikan ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kota Jambi sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas,” kata Maulana.
Sementara itu, Konsul Jenderal RRT di Medan, Huang He, mengaku terkesan dengan sambutan Pemerintah Kota Jambi dalam kunjungan perdananya ke Kota Jambi.
Ia menyebut pertemuan tersebut membuka berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan antara Kota Jambi dan mitra di Tiongkok.
“Ini pertama kali saya datang ke Kota Jambi dan saya sangat berterima kasih atas sambutan hangat dari Bapak Wali Kota. Pertemuan ini sangat bermanfaat dan membuka banyak peluang kerja sama,” ujar Huang He.
- Penulis: say say
