Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Utang Indonesia Capai Rp 9.138 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman dan Terkendali

Utang Indonesia Capai Rp 9.138 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman dan Terkendali

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan posisi utang Indonesia yang mencapai Rp 9.138,05 triliun atau setara 39,86% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih dalam kategori aman dan terkendali. Dalam kegiatan Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Selasa (28/10/2025), Purbaya menjelaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional menilai kesehatan fiskal suatu negara berdasarkan dua indikator utama: rasio defisit terhadap PDB (deficit to GDP ratio) dan rasio utang terhadap PDB (debt to GDP ratio).

“Indonesia masih di bawah standar kedua indikator tersebut,” kata Purbaya.

Sebagai perbandingan, Uni Eropa dalam Maastricht Treaty menetapkan ambang batas defisit sebesar 3% terhadap PDB, sementara defisit Indonesia masih di bawah angka itu, yakni Rp 371,5 triliun atau 1,56% terhadap PDB per 30 September 2025.

Begitu juga dengan rasio utang yang berada di level 39,86%, jauh di bawah ambang batas 60% terhadap PDB.

“Dengan standar internasional paling ketat pun, posisi fiskal Indonesia masih prudent,” ujarnya.

Purbaya menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga agar defisit APBN tidak melebihi 3%, baik untuk tahun ini maupun tahun depan.

“Dalam waktu dekat tidak akan berubah. Tidak akan saya ubah itu, akan saya jaga terus,” tegasnya.

Lebih lanjut, Purbaya mengungkapkan bahwa evaluasi terhadap rasio utang dan pendapatan negara baru akan dilakukan bila pertumbuhan ekonomi nasional mampu mencapai 7% hingga 8%.

“Kalau tumbuh 7%, kami akan pertimbangkan apakah perlu dikurangi pajak atau ditambah pembiayaan agar bisa tembus 8%,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Suminto, menyampaikan bahwa dari total utang Rp 9.138,05 triliun tersebut, Rp 1.157 triliun berasal dari pinjaman luar negeri, dan Rp 7.980,87 triliun berasal dari Surat Berharga Negara (SBN).

Mulai tahun ini, Kementerian Keuangan juga akan merilis data utang secara triwulanan, bukan bulanan seperti sebelumnya, agar statistik utang lebih kredibel dan konsisten dengan data PDB yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap kuartal.

Dengan posisi fiskal yang tetap sehat, pemerintah optimistis mampu menjaga kepercayaan investor dan stabilitas ekonomi nasional, sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi menuju 8% di masa mendatang.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU IKN, Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara

    Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU IKN, Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (UU IKN). Dalam putusannya, MK menegaskan bahwa status ibu kota Indonesia hingga kini masih berada di Jakarta. Ketua MK, Suhartoyo, membacakan amar putusan perkara Nomor 71/PUU-XXIV/2026 dalam sidang di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026. “Menolak permohonan pemohon […]

  • Rupiah Melemah Tipis Rp16.613 Per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

    Rupiah Melemah Tipis Rp16.613 Per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melemah tipis pada perdagangan hari ini, Rabu (29/10/2025). Rupiah melemah sebesar 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp16.613 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.608 per dolar AS. Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi. Baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,08%. Selanjutnya […]

  • Harga Sembako Jambi Hari Ini 21 Juli 2026: Ayam Broiler Naik, Cabai Turun

    Harga Sembako Jambi Hari Ini 21 Juli 2026: Ayam Broiler Naik, Cabai Turun

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Selasa (21/7/2026) masih relatif terkendali. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, sebagian besar komoditas tercatat stabil, meski beberapa bahan pangan mengalami kenaikan maupun penurunan harga. Komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah daging ayam broiler. Harga ayam broiler naik […]

  • Harga Cabai Merah di Pasar Talang Banjar Turun, Cabe Rawit Hijau Naik

    Harga Cabai Merah di Pasar Talang Banjar Turun, Cabe Rawit Hijau Naik

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Selasa (30/6/2026), didominasi kondisi stabil. Meski demikian, sejumlah komoditas hortikultura masih mengalami fluktuasi, terutama cabai. Berdasarkan data terbaru Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, cabai merah besar turun 20 persen menjadi Rp 36.000 per kilogram. Penurunan serupa juga terjadi pada cabai […]

  • Ruang Fiskal Menyempit, Bank Indonesia Jadi Tumpuan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2026

    Ruang Fiskal Menyempit, Bank Indonesia Jadi Tumpuan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2026

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menyempitnya ruang fiskal pemerintah akibat pelebaran defisit APBN 2025 membuat peran Bank Indonesia (BI) semakin krusial dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026. Dengan keterbatasan stimulus fiskal, kebijakan moneter dinilai menjadi instrumen utama untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi. Pemerintah mencatat defisit APBN 2025 mencapai Rp695,1 triliun atau setara 2,92 persen terhadap produk domestik […]

  • Dirut Bank Jambi Khairul Suhairi Miliki Harta Rp10,17 Miliar

    Dirut Bank Jambi Khairul Suhairi Miliki Harta Rp10,17 Miliar

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank Jambi), Khairul Suhairi, melaporkan total harta kekayaan sebesar Rp10.174.005.587 dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2025. Laporan tersebut disampaikan pada 29 Januari 2026 dengan status verifikasi administratif lengkap. Dalam laporan itu, kekayaan Khairul didominasi oleh kas dan setara kas yang mencapai Rp7,39 miliar. […]

expand_less