Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Danantara Ambil Alih Ekspor Nikel, Industri Khawatir Kontrak Terganggu

Danantara Ambil Alih Ekspor Nikel, Industri Khawatir Kontrak Terganggu

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) mulai 2026. Kebijakan ini digadang untuk menekan praktik manipulasi nilai ekspor, namun memicu kekhawatiran pelaku industri.

Langkah tersebut merupakan bagian dari penataan ekspor komoditas strategis, menyasar praktik under invoicing dan transfer pricing yang selama ini dinilai menggerus penerimaan negara.

Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan aturan tata kelola ekspor sumber daya alam. Implementasinya dilakukan bertahap mulai 1 Juni 2026 dan ditargetkan berlaku penuh pada 1 September 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap. Sementara Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan, seluruh ekspor mineral pada akhirnya akan terintegrasi melalui Danantara.

“Semua mineral nanti lewat Danantara, tapi bertahap,” kata Bahlil.

Namun, di tingkat pelaku usaha, kepastian aturan masih menjadi persoalan utama. Industri nikel menilai pemerintah belum memberikan kejelasan mengenai cakupan produk yang masuk dalam skema tersebut.

Ketua Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) Arif Perdana Kusumah mengatakan, hingga kini belum ada definisi tegas terkait kategori ferroalloy—apakah mencakup ferronickel (FeNi) saja atau termasuk nickel pig iron (NPI).

“Sejak lama ada kerancuan definisi dua produk ini,” ujar Arif.

Ketidakjelasan itu dinilai krusial karena menyangkut kontrak dagang yang sudah berjalan. Industri khawatir perubahan skema ekspor dapat mengganggu fleksibilitas transaksi dan menekan margin usaha.

Apalagi, sektor nikel saat ini tengah menghadapi tekanan biaya produksi akibat kenaikan harga patokan mineral dan bahan pendukung seperti sulfur.

Asosiasi Pertambangan Indonesia (API-IMA) juga mengingatkan pentingnya kepastian kebijakan. Tanpa panduan yang jelas, proses negosiasi bisnis dengan pembeli global berpotensi terganggu.

“Dibutuhkan kejelasan agar keberlanjutan perusahaan tetap terjaga,” kata Direktur Eksekutif API-IMA Sari Esayanti.

Kekhawatiran lain datang dari kalangan analis energi. Managing Director Energy Shift Institute (ESI) Putra Adhiguna menilai pemerintah belum menyampaikan grand design kebijakan secara utuh.

Menurut dia, intervensi negara dalam tata niaga ekspor bisa dibaca sebagai sinyal perubahan arah kebijakan yang berisiko terhadap iklim investasi.

“Investasi butuh kepastian. Yang dikhawatirkan adalah predictability-nya,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah berargumen bahwa pengawasan ekspor diperlukan untuk mengamankan devisa dan meningkatkan transparansi perdagangan mineral.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Asal Pasang! Ternyata Keramik Perlu Direndam Sebelum Dipasang

    Jangan Asal Pasang! Ternyata Keramik Perlu Direndam Sebelum Dipasang

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lantai keramik yang terlihat rapi dan kokoh ternyata menyimpan proses pemasangan yang tidak bisa dilakukan sembarangan. Banyak pemilik rumah baru menyadari adanya masalah setelah keramik mulai berbunyi kopong, terangkat, hingga retak, padahal usia bangunan masih tergolong baru. Salah satu hal yang kerap menjadi pertanyaan saat proses pemasangan adalah apakah keramik perlu direndam air […]

  • Harga Emas Pegadaian Stagnan, Berikut Daftarnya Hari Ini

    Harga Emas Pegadaian Stagnan, Berikut Daftarnya Hari Ini

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Pegadaian terpantau stagnan. Baik itu harga emas buatan UBS maupun Galeri24 serta Antam. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman resmi Pegadaian pada Senin (20/4/2026). Harga emas UBS dipatok Rp2.924.000 per gram. Demikian juga harga emas Antam dibanderol Rp3.000.000 per gram dan Galeri24 ditetapkan Rp2.886.000 per […]

  • Pakar Sebut Teknologi Baterai Mobil Listrik Belum Matang

    Pakar Sebut Teknologi Baterai Mobil Listrik Belum Matang

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perkembangan mobil listrik di Tanah Air dan global kian pesat, ditandai dengan semakin beragamnya model serta merek yang ditawarkan ke konsumen. Meski demikian, di balik tren tersebut, masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, terutama terkait teknologi baterai sebagai komponen utama kendaraan listrik. Dilansir Kompas.com, Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), […]

  • Harga Daging Ayam Naik, Inflasi Jambi Agustus 2026 Mencapai 3,60 Persen

    Harga Daging Ayam Naik, Inflasi Jambi Agustus 2026 Mencapai 3,60 Persen

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga daging ayam ras menjadi salah satu pemicu utama kenaikan harga di Provinsi Jambi pada Agustus 2026. Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Jambi mencatat inflasi bulanan sebesar 0,38 persen, sedangkan inflasi tahunan mencapai 3,60 persen. Kenaikan harga daging ayam ras memberikan andil terbesar terhadap inflasi bulanan, yakni 0,47 persen. Komoditas lain yang […]

  • LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Rp25,96 Miliar Usai Izin BPRS Gayo Dicabut

    LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Rp25,96 Miliar Usai Izin BPRS Gayo Dicabut

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menetapkan Simpanan Layak Bayar (SLB) sebesar Rp 25,96 miliar untuk pembayaran dana nasabah Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Gayo Perseroda yang izin usahanya telah dicabut. Kepala Kantor Perwakilan Wilayah I LPS M. Yusron menjelaskan, total simpanan nasabah di BPRS Gayo mencapai sekitar Rp 29 miliar. Jumlah tersebut, Rp 25,96 […]

  • Pengangguran Jambi Naik Jadi 4,10 Persen, Pekerja Informal Makin Dominan

    Pengangguran Jambi Naik Jadi 4,10 Persen, Pekerja Informal Makin Dominan

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kondisi pasar kerja di Provinsi Jambi menunjukkan dinamika baru pada Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jambi naik menjadi 4,10 persen, meningkat 0,12 persen poin dibandingkan Februari 2026 yang berada di level 3,99 persen. Data tersebut tertuang dalam Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Jambi Nomor 46/08/15/Th. XX yang […]

expand_less