Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » KKP Bangun Laboratorium 2026 untuk Pastikan Produk Laut Indonesia Bebas Radioaktif

KKP Bangun Laboratorium 2026 untuk Pastikan Produk Laut Indonesia Bebas Radioaktif

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono menyatakan bahwa pemerintah akan membangun laboratorium khusus pada tahun depan untuk memastikan seluruh produk laut (seafood) Indonesia aman dari kontaminasi radioaktif.

“Kita akan membangun laboratorium untuk memastikan bahwa seluruh produk laut yang diproduksi Indonesia, baik untuk ekspor maupun konsumsi dalam negeri, aman dari radioaktif,” ujar Trenggono di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat dalam memastikan ekspor udang serta produk laut Indonesia bebas dari kontaminasi Cesium-137 (Cs-137).

Menteri Trenggono juga meminta seluruh Unit Pengolahan Ikan (UPI) agar menggunakan peralatan pengujian sesuai standar yang diakui oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat.
“Kita sudah berkomunikasi dengan FDA AS terkait peralatan apa saja yang comply dan diakui, dan itu akan kita terapkan di semua UPI,” jelasnya.

Sesuai kesepakatan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan bertindak sebagai certifying entity (CE) yang berwenang menerbitkan sertifikat bebas kontaminasi Cs-137 bagi ekspor udang dan produk laut Indonesia ke pasar AS.

Pemerintah kini mewajibkan sertifikat bebas radioaktif bagi pelaku usaha yang akan mengekspor produk perikanan, terutama udang, ke Amerika Serikat. Sertifikat ini menjadi syarat utama untuk memenuhi kebijakan import alert yang diterbitkan oleh FDA AS.

Proses pengujian akan dilakukan di laboratorium yang ditunjuk oleh pemerintah, termasuk laboratorium Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Biaya pengujian ditanggung oleh eksportir, sementara sertifikasi akan diterbitkan oleh unit pelaksana teknis (UPT) KKP di daerah setelah hasil uji dinyatakan aman.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan pasar internasional terhadap produk perikanan Indonesia sekaligus menjaga keamanan pangan nasional dari risiko kontaminasi bahan radioaktif.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percasi Jambi Gelar Buka Bersama, Perkuat Silaturahmi dan Pembinaan Atlet Catur

    Percasi Jambi Gelar Buka Bersama, Perkuat Silaturahmi dan Pembinaan Atlet Catur

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jambi menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dilaksanakan di Kafe Resto Mutiara Senja dan diikuti para pecinta serta penggiat olahraga catur di Kota Jambi, Senin (16/3/2026). Kegiatan yang berlangsung hangat tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen dalam pembinaan atlet catur di daerah. […]

  • Turun Rp350, Harga Perak Antam Jadi Segini

    Turun Rp350, Harga Perak Antam Jadi Segini

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak keluaran Antam terpantau melemah pada Senin (6/4/2026). Kini harga perak Antam dipatok sebesar Rp46.200 per gram. Penurunan ini menjadi perhatian bagi para pelaku pasar dan investor. Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, harga perak Antam terkoreksi sebesar Rp350 dibandingkan harga perdagangan sebelumnya. Pada penutupan perdagangan Jumat lalu, harga perak Antam […]

  • Nusron Targetkan 32 RDTR Rampung hingga Akhir 2025, Dorong Integrasi OSS untuk Permudah Investasi

    Nusron Targetkan 32 RDTR Rampung hingga Akhir 2025, Dorong Integrasi OSS untuk Permudah Investasi

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menargetkan penyusunan 32 Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) selesai hingga akhir tahun 2025. Target ini merupakan bagian dari upaya percepatan Program Strategis Nasional (PSN) melalui Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP). Hal tersebut disampaikan Nusron dalam Rapat Pimpinan Satgas P2SP […]

  • Produsen Kardus Asal Tangerang, ALVAboard Ekspansi ke Pasar Asia dan Eropa Mulai 2026

    Produsen Kardus Asal Tangerang, ALVAboard Ekspansi ke Pasar Asia dan Eropa Mulai 2026

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Alpha Gemilang Makmur, produsen kardus berbahan dasar Polypropylene board (PP board) dengan merek ALVAboard, resmi mengumumkan rencana ekspansi ke pasar Asia Timur dan Eropa. Langkah ini menjadi upaya strategis untuk menjawab meningkatnya permintaan produk ramah lingkungan dari sektor agrikultur, logistik, hingga kebutuhan sosial. Chief Business Development Officer (CBDO) PT Alpha Gemilang Makmur, […]

  • Harga Cabai Rawit Hijau di Pasar Angso Duo Naik Jadi Rp55.000 per Kilogram

    Harga Cabai Rawit Hijau di Pasar Angso Duo Naik Jadi Rp55.000 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok (sembako) di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Jumat (17/7/2026) terpantau relatif stabil. Dari puluhan komoditas yang dipantau, hanya harga cabai rawit hijau yang mengalami kenaikan, sementara komoditas lainnya masih bertahan di level sebelumnya. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, harga cabai rawit hijau naik 1,82 persen […]

  • Harga Pupuk Subsidi Turun 20% Mulai Hari Ini

    Harga Pupuk Subsidi Turun 20% Mulai Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar gembira bagi para petani di seluruh Indonesia. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman resmi mengumumkan bahwa harga pupuk subsidi turun sebesar 20 persen mulai hari ini, Rabu, 22 Oktober 2025. Kebijakan penurunan harga pupuk ini berlaku di seluruh wilayah Indonesia, mencakup berbagai jenis pupuk bersubsidi yang digunakan petani, mulai dari urea, NPK, […]

expand_less