ITDC Terapkan Lampu Pintar Hemat Listrik untuk Pariwisata Berkelanjutan di Nusa Dua
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Sab, 25 Okt 2025
- comment 0 komentar

Direktur Operasional ITDC Troy Waroka (kedua kiri) bersama mitra usaha menunjukkan nota kerja sama pemanfaatan teknologi pintar untuk pencahayaan di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (25/10/2025) ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
JAMBISNIS.COM – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) melakukan efisiensi konsumsi listrik melalui sistem pencahayaan pintar untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Direktur Operasional ITDC, Troy Waroka, mengatakan upaya ini dimulai dari kawasan The Nusa Dua, Bali, dan akan diperluas ke kawasan lain di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Kami harus kreatif termasuk dalam penerangan lampu,” kata Troy Waroka, Sabtu (25/10/2025).
ITDC bekerja sama dengan mitra korporasi swasta yang menyediakan lampu hemat energi. Teknologi ini juga dilengkapi sistem Internet of Things (IoT) untuk memantau efisiensi setiap titik pencahayaan. Menurut pihak mitra, penggunaan lampu hemat energi diperkirakan mampu mengurangi biaya listrik hingga 70 persen, dan jika didukung IoT, total penghematan bisa mencapai 90 persen. Selain itu, sistem pintar ini juga mengurangi biaya perawatan karena tim dapat memantau kondisi lampu melalui dasbor tanpa harus memeriksa satu per satu.
“Kalau teknologi pintar ini, kami bisa melihat titik mana saja yang tidak efisien. Jadi tim tidak perlu cek satu per satu tapi dari dasbor bisa terlihat mana yang boros dan rusak,” jelas Lukas Ardana, perwakilan mitra.
Selain penghematan energi dan biaya, penggunaan sistem pencahayaan pintar ini diharapkan memberikan kenyamanan bagi wisatawan sekaligus menarik lebih banyak pengunjung ke kawasan wisata Nusa Dua. ITDC menargetkan uji coba teknologi pintar selama dua bulan dan implementasi penuh rampung dalam dua tahun, mencakup area seluas 350 hektare. Inovasi ini sejalan dengan prinsip energi efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar