Kamis, 14 Mei 2026
light_mode
Beranda » Olahraga » KOI Akan Bertemu IOC di Swiss Bahas Dampak Penolakan Visa Atlet Israel

KOI Akan Bertemu IOC di Swiss Bahas Dampak Penolakan Visa Atlet Israel

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari memastikan akan bertemu langsung dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada 28 Oktober 2025 di Lausanne, Swiss, untuk membahas dampak penolakan visa atlet Israel yang sempat memicu sorotan global. Langkah diplomatik olahraga Indonesia memasuki babak penting. Setelah polemik penolakan visa atlet Israel mengguncang hubungan dengan IOC, kini KOI bersiap membawa penjelasan resmi langsung ke markas besar organisasi Olimpiade dunia.

Raja Sapta menegaskan bahwa pertemuan dengan IOC tersebut telah dijadwalkan sejak lama sebagai bagian dari upaya NOC Indonesia menjaga komunikasi terbuka dengan lembaga internasional itu, serta memberikan penjelasan menyeluruh mengenai konteks situasi politik dan hukum di Indonesia.

“Banyak hal yang akan didiskusikan bersama IOC, termasuk membahas keputusan terkini IOC yang menghentikan komunikasi dengan kami,” ujar Raja Sapta di Jakarta, Sabtu (25/10).

Menurutnya, pertemuan tatap muka di Lausanne menjadi langkah penting untuk mencari solusi konstruktif terkait hubungan Indonesia dengan IOC di tengah situasi sensitif ini. Raja Sapta mengakui bahwa penolakan visa atlet Israel membawa konsekuensi diplomatik tersendiri. Namun, ia menilai penjelasan langsung akan memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada IOC terkait alasan kebijakan pemerintah Indonesia.

“Sampai saat ini IOC belum menghubungi saya secara langsung, jadi memang perlu kami datang ke kantor pusat IOC di Lausanne agar bisa dijelaskan secara terbuka dan bersama-sama mencari jalan keluar terbaik,” ujarnya.

Ia berharap pertemuan tersebut membuka ruang dialog positif antara NOC Indonesia dan IOC, sekaligus memastikan posisi Indonesia tetap sejalan dengan prinsip-prinsip Olimpiade, terutama dalam menjaga nilai sportivitas dan perdamaian dunia. Penolakan visa terhadap atlet Israel yang dijadwalkan mengikuti Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta pada pertengahan Oktober memicu perhatian luas komunitas olahraga internasional.

Akibat kebijakan tersebut, Komite Eksekutif IOC memutuskan menghentikan seluruh bentuk dialog dengan KOI terkait rencana Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade dan ajang olahraga internasional lainnya.

“Tindakan seperti ini merampas hak atlet untuk berkompetisi secara damai dan menghalangi Gerakan Olimpiade untuk menunjukkan kekuatan olahraga,” tulis IOC dalam laman resminya, Kamis (23/10).

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa pembatalan visa kontingen Israel memiliki dasar hukum dan alasan keamanan yang kuat. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan bahwa keputusan tersebut berdasarkan peraturan perundang-undangan dan nilai-nilai konstitusi Indonesia.

“Langkah pembatalan visa ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dan sejalan dengan UUD 1945, yang menekankan pentingnya menjaga ketertiban umum serta melaksanakan ketertiban dunia,” kata Erick di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa pemerintah tetap mendukung semangat perdamaian dan fair play dalam olahraga, namun dalam batas yang tidak bertentangan dengan kebijakan politik luar negeri Indonesia. Pertemuan antara KOI dan IOC diharapkan dapat menghasilkan solusi diplomatik yang seimbang  menjaga kedaulatan kebijakan nasional Indonesia, sekaligus memastikan keberlanjutan partisipasi Indonesia dalam ajang olahraga internasional, termasuk Olimpiade mendatang.

“Kami ingin memastikan bahwa olahraga tetap menjadi jembatan perdamaian, bukan sumber perpecahan,” ujar Raja Sapta menutup.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Jajaki Ekspor Ikan Patin 700 Ton ke Arab Saudi saat Musim Haji

    Pemerintah Jajaki Ekspor Ikan Patin 700 Ton ke Arab Saudi saat Musim Haji

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menjajaki peluang ekspor ikan patin sebanyak 600 hingga 700 ton ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji pada musim haji mendatang. Pelaksana tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Machmud mengatakan rencana ekspor tersebut masih dalam tahap negosiasi dan […]

  • Harga Batu Bara Cetak Rekor Tertinggi, tapi Indonesia Dapat Banyak Kabar Buruk

    Harga Batu Bara Cetak Rekor Tertinggi, tapi Indonesia Dapat Banyak Kabar Buruk

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga batu bara global kembali melonjak ke level tertinggi bulan ini, namun di balik kenaikan itu, tersimpan sejumlah tantangan bagi Indonesia sebagai salah satu eksportir utama dunia. Berdasarkan data Refinitiv, harga batu bara ditutup di posisi USD 108,5 per ton, menguat 0,69 persen dibanding perdagangan sebelumnya. Kenaikan ini menjadi rekor tertinggi sejak awal […]

  • Meta Uji Fitur Premium WhatsApp dan Instagram, Pengguna Wajib Berlangganan

    Meta Uji Fitur Premium WhatsApp dan Instagram, Pengguna Wajib Berlangganan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Meta Platforms dikabarkan tengah menguji fitur premium berbasis langganan di sejumlah platform miliknya, termasuk WhatsApp, Instagram, dan Facebook. Kebijakan ini berpotensi mengubah model layanan yang selama ini dinikmati pengguna secara gratis. Mengutip laporan TechCrunch yang dilansir CNBC, paket berlangganan tersebut dirancang untuk memberikan akses ke fitur produktivitas dan kreativitas lanjutan, termasuk kemampuan kecerdasan […]

  • 184 Ribu Penerima PBI JKN Ternyata PNS dan Pegawai BUMN

    184 Ribu Penerima PBI JKN Ternyata PNS dan Pegawai BUMN

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkap temuan terbaru terkait penonaktifan dan reaktivasi peserta Program Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN). Dari total 11 juta peserta yang sempat dinonaktifkan, sebanyak 184.357 orang tercatat beralih ke segmen pegawai negeri dan pegawai BUMN/BUMD. Temuan ini menjadi sorotan karena menunjukkan adanya ketidaktepatan sasaran dalam data […]

  • Imbas Bencana Banjir, 20 Ribu Calon Jemaah Sumatra Terancam Batal Haji

    Imbas Bencana Banjir, 20 Ribu Calon Jemaah Sumatra Terancam Batal Haji

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) rapat bersama Komisi VIII DPR RI untuk membahas soal nasib calon jemaah haji yang terdampak banjir di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Dari tiga wilayah tersebut, serapan pelunasan masih belum optimal. Menurut Irfan, Jika ada calon jemaah terdampak bencana Sumatra yang belum bisa […]

  • Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, BI Pede Rupiah Bakal Menguat

    Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, BI Pede Rupiah Bakal Menguat

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 21–22 April 2026. Sejalan dengan itu, suku bunga deposit facility tetap di 3,75% dan lending facility di 5,5%. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketidakpastian global, terutama dampak konflik di Timur Tengah yang menekan stabilitas pasar […]

expand_less