Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Beranda » Olahraga » KOI Akan Bertemu IOC di Swiss Bahas Dampak Penolakan Visa Atlet Israel

KOI Akan Bertemu IOC di Swiss Bahas Dampak Penolakan Visa Atlet Israel

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari memastikan akan bertemu langsung dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada 28 Oktober 2025 di Lausanne, Swiss, untuk membahas dampak penolakan visa atlet Israel yang sempat memicu sorotan global. Langkah diplomatik olahraga Indonesia memasuki babak penting. Setelah polemik penolakan visa atlet Israel mengguncang hubungan dengan IOC, kini KOI bersiap membawa penjelasan resmi langsung ke markas besar organisasi Olimpiade dunia.

Raja Sapta menegaskan bahwa pertemuan dengan IOC tersebut telah dijadwalkan sejak lama sebagai bagian dari upaya NOC Indonesia menjaga komunikasi terbuka dengan lembaga internasional itu, serta memberikan penjelasan menyeluruh mengenai konteks situasi politik dan hukum di Indonesia.

“Banyak hal yang akan didiskusikan bersama IOC, termasuk membahas keputusan terkini IOC yang menghentikan komunikasi dengan kami,” ujar Raja Sapta di Jakarta, Sabtu (25/10).

Menurutnya, pertemuan tatap muka di Lausanne menjadi langkah penting untuk mencari solusi konstruktif terkait hubungan Indonesia dengan IOC di tengah situasi sensitif ini. Raja Sapta mengakui bahwa penolakan visa atlet Israel membawa konsekuensi diplomatik tersendiri. Namun, ia menilai penjelasan langsung akan memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada IOC terkait alasan kebijakan pemerintah Indonesia.

“Sampai saat ini IOC belum menghubungi saya secara langsung, jadi memang perlu kami datang ke kantor pusat IOC di Lausanne agar bisa dijelaskan secara terbuka dan bersama-sama mencari jalan keluar terbaik,” ujarnya.

Ia berharap pertemuan tersebut membuka ruang dialog positif antara NOC Indonesia dan IOC, sekaligus memastikan posisi Indonesia tetap sejalan dengan prinsip-prinsip Olimpiade, terutama dalam menjaga nilai sportivitas dan perdamaian dunia. Penolakan visa terhadap atlet Israel yang dijadwalkan mengikuti Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta pada pertengahan Oktober memicu perhatian luas komunitas olahraga internasional.

Akibat kebijakan tersebut, Komite Eksekutif IOC memutuskan menghentikan seluruh bentuk dialog dengan KOI terkait rencana Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade dan ajang olahraga internasional lainnya.

“Tindakan seperti ini merampas hak atlet untuk berkompetisi secara damai dan menghalangi Gerakan Olimpiade untuk menunjukkan kekuatan olahraga,” tulis IOC dalam laman resminya, Kamis (23/10).

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa pembatalan visa kontingen Israel memiliki dasar hukum dan alasan keamanan yang kuat. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan bahwa keputusan tersebut berdasarkan peraturan perundang-undangan dan nilai-nilai konstitusi Indonesia.

“Langkah pembatalan visa ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dan sejalan dengan UUD 1945, yang menekankan pentingnya menjaga ketertiban umum serta melaksanakan ketertiban dunia,” kata Erick di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa pemerintah tetap mendukung semangat perdamaian dan fair play dalam olahraga, namun dalam batas yang tidak bertentangan dengan kebijakan politik luar negeri Indonesia. Pertemuan antara KOI dan IOC diharapkan dapat menghasilkan solusi diplomatik yang seimbang  menjaga kedaulatan kebijakan nasional Indonesia, sekaligus memastikan keberlanjutan partisipasi Indonesia dalam ajang olahraga internasional, termasuk Olimpiade mendatang.

“Kami ingin memastikan bahwa olahraga tetap menjadi jembatan perdamaian, bukan sumber perpecahan,” ujar Raja Sapta menutup.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Natal, Harga Emas di Pegadaian Terbang Tinggi

    Jelang Natal, Harga Emas di Pegadaian Terbang Tinggi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Galeri24 dan UBS yang ditawarkan di Pegadaian kompak mengalami lonjakan dalam dua hari beruntun. Kedua produk logam mulia itu pun menjadi mahal. Hari ini ‎harga jual emas Galeri24 naik Rp58.000 menjadi Rp2.594.000 dari awalnya Rp2.536.000 per gram. Begitu pula emas UBS turut naik drastis Rp59.000 menjadi Rp2.652.000 dari semula dibanderol dengan […]

  • Prabowo Resmikan Pabrik Petrokimia Terbesar se-ASEAN Milik Lotte Chemical di Cilegon

    Prabowo Resmikan Pabrik Petrokimia Terbesar se-ASEAN Milik Lotte Chemical di Cilegon

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan pabrik petrokimia terbesar se-Asia Tenggara milik PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Kota Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025). Fasilitas modern ini menjadi proyek strategis yang menandai penguatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Korea Selatan. Pabrik yang dibangun di atas lahan seluas 107,8 hektare atau sekitar 1,08 juta […]

  • Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP yang Langgar Komitmen, Tak Bisa Kerja di Instansi Pemerintah

    Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP yang Langgar Komitmen, Tak Bisa Kerja di Instansi Pemerintah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menjatuhkan sanksi blacklist terhadap penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dinilai melanggar komitmen dan etika sebagai penerima dana publik. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya merespons polemik alumni LPDP yang viral di media sosial. Ia menyayangkan kejadian itu dan memastikan aturan yang berlaku akan ditegakkan […]

  • Inflasi April 2026 Naik 2,42 Persen, Pangan dan Emas Jadi Biang Kerok

    Inflasi April 2026 Naik 2,42 Persen, Pangan dan Emas Jadi Biang Kerok

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) Indonesia pada April 2026 mencapai 2,42 persen. Angka ini menunjukkan tren peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, di mana inflasi April 2025 tercatat sebesar 1,95 persen. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa seluruh komponen pengeluaran mengalami inflasi. Kelompok makanan, […]

  • Harga Bright Gas Turun! Tabung 12 Kg  Kini Rp222 Ribu

    Harga Bright Gas Turun! Tabung 12 Kg Kini Rp222 Ribu

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar baik bagi pengguna LPG nonsubsidi di Jambi. PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga jual Bright Gas 12 kilogram sebesar Rp8.000 per tabung. Penyesuaian harga tersebut mulai berlaku efektif pada hari ini, 15 Juli 2026. Dengan kebijakan terbaru ini, harga Bright Gas 12 kg di Jambi turun dari Rp230.000 menjadi Rp222.000 per […]

  • Scarlett Raih Dua Penghargaan Bergengsi di 2025

    Scarlett Raih Dua Penghargaan Bergengsi di 2025

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Brand kecantikan lokal Scarlett kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Di tengah ketatnya persaingan industri beauty and personal care, Scarlett sukses meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus: Perfume Brand in Indonesia’s E-Commerce dari Epic Awards 2025. The Iconomics Awards 2025, yang diberikan kepada CEO dan CFO Scarlett atas kepemimpinan visioner yang memperkuat posisi […]

expand_less