Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Olahraga » KOI Akan Bertemu IOC di Swiss Bahas Dampak Penolakan Visa Atlet Israel

KOI Akan Bertemu IOC di Swiss Bahas Dampak Penolakan Visa Atlet Israel

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari memastikan akan bertemu langsung dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada 28 Oktober 2025 di Lausanne, Swiss, untuk membahas dampak penolakan visa atlet Israel yang sempat memicu sorotan global. Langkah diplomatik olahraga Indonesia memasuki babak penting. Setelah polemik penolakan visa atlet Israel mengguncang hubungan dengan IOC, kini KOI bersiap membawa penjelasan resmi langsung ke markas besar organisasi Olimpiade dunia.

Raja Sapta menegaskan bahwa pertemuan dengan IOC tersebut telah dijadwalkan sejak lama sebagai bagian dari upaya NOC Indonesia menjaga komunikasi terbuka dengan lembaga internasional itu, serta memberikan penjelasan menyeluruh mengenai konteks situasi politik dan hukum di Indonesia.

“Banyak hal yang akan didiskusikan bersama IOC, termasuk membahas keputusan terkini IOC yang menghentikan komunikasi dengan kami,” ujar Raja Sapta di Jakarta, Sabtu (25/10).

Menurutnya, pertemuan tatap muka di Lausanne menjadi langkah penting untuk mencari solusi konstruktif terkait hubungan Indonesia dengan IOC di tengah situasi sensitif ini. Raja Sapta mengakui bahwa penolakan visa atlet Israel membawa konsekuensi diplomatik tersendiri. Namun, ia menilai penjelasan langsung akan memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada IOC terkait alasan kebijakan pemerintah Indonesia.

“Sampai saat ini IOC belum menghubungi saya secara langsung, jadi memang perlu kami datang ke kantor pusat IOC di Lausanne agar bisa dijelaskan secara terbuka dan bersama-sama mencari jalan keluar terbaik,” ujarnya.

Ia berharap pertemuan tersebut membuka ruang dialog positif antara NOC Indonesia dan IOC, sekaligus memastikan posisi Indonesia tetap sejalan dengan prinsip-prinsip Olimpiade, terutama dalam menjaga nilai sportivitas dan perdamaian dunia. Penolakan visa terhadap atlet Israel yang dijadwalkan mengikuti Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta pada pertengahan Oktober memicu perhatian luas komunitas olahraga internasional.

Akibat kebijakan tersebut, Komite Eksekutif IOC memutuskan menghentikan seluruh bentuk dialog dengan KOI terkait rencana Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade dan ajang olahraga internasional lainnya.

“Tindakan seperti ini merampas hak atlet untuk berkompetisi secara damai dan menghalangi Gerakan Olimpiade untuk menunjukkan kekuatan olahraga,” tulis IOC dalam laman resminya, Kamis (23/10).

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa pembatalan visa kontingen Israel memiliki dasar hukum dan alasan keamanan yang kuat. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan bahwa keputusan tersebut berdasarkan peraturan perundang-undangan dan nilai-nilai konstitusi Indonesia.

“Langkah pembatalan visa ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dan sejalan dengan UUD 1945, yang menekankan pentingnya menjaga ketertiban umum serta melaksanakan ketertiban dunia,” kata Erick di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa pemerintah tetap mendukung semangat perdamaian dan fair play dalam olahraga, namun dalam batas yang tidak bertentangan dengan kebijakan politik luar negeri Indonesia. Pertemuan antara KOI dan IOC diharapkan dapat menghasilkan solusi diplomatik yang seimbang  menjaga kedaulatan kebijakan nasional Indonesia, sekaligus memastikan keberlanjutan partisipasi Indonesia dalam ajang olahraga internasional, termasuk Olimpiade mendatang.

“Kami ingin memastikan bahwa olahraga tetap menjadi jembatan perdamaian, bukan sumber perpecahan,” ujar Raja Sapta menutup.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Neraca Dagang RI Surplus 71 Bulan Beruntun, Tembus US,32 Miliar pada Maret 2026

    Neraca Dagang RI Surplus 71 Bulan Beruntun, Tembus US$3,32 Miliar pada Maret 2026

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik mencatat neraca perdagangan Indonesia kembali mencetak surplus pada Maret 2026. Nilainya mencapai US$3,32 miliar, memperpanjang tren positif selama 71 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan surplus tersebut terutama ditopang oleh kinerja sektor nonmigas. “Neraca perdagangan barang pada Maret 2026 tercatat surplus […]

  • Penjualan Eceran Agustus 2025 Tumbuh Lagi, Dipicu Momen HUT RI

    Penjualan Eceran Agustus 2025 Tumbuh Lagi, Dipicu Momen HUT RI

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah dua bulan berturut-turut melemah, penjualan eceran nasional akhirnya tumbuh lagi pada Agustus 2025. Bank Indonesia (BI) mencatat peningkatan sebesar 0,6% secara bulanan (month to month/MtM), berbalik arah dari kontraksi -4,1% di Juli dan -0,2% di Juni. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa kenaikan ini bersifat musiman karena adanya […]

  • Pengprov Percasi Jambi Gelar Seleksi Atlet Menuju Kejurnas Catur 2025 di Mamuju, Sulawesi Barat

    Pengprov Percasi Jambi Gelar Seleksi Atlet Menuju Kejurnas Catur 2025 di Mamuju, Sulawesi Barat

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jambi menggelar seleksi untuk menentukan atlet yang akan mewakili Provinsi Jambi pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur 2025 di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Seleksi berlangsung di Rumah Catur Jambi dan diikuti oleh sejumlah pecatur terbaik daerah yang sebelumnya telah menorehkan prestasi di berbagai ajang tingkat provinsi […]

  • Open Turnamen Catur Kapolda Cup 2026 Digelar di JBC, Total Hadiah Rp25 Juta

    Open Turnamen Catur Kapolda Cup 2026 Digelar di JBC, Total Hadiah Rp25 Juta

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.CO – Pecinta olahraga catur di Provinsi Jambi akan disuguhi turnamen bergengsi pada awal Juli mendatang. Open Turnamen Catur Kapolda Cup 2026 akan digelar pada Sabtu-Minggu, 4-5 Juli 2026, di Paviliun Jambi Business Center (JBC), sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Turnamen yang digagas Polda Jambi ini diproyeksikan menjadi salah satu kompetisi catur terbesar di […]

  • BPJS PBI Dicabut, Ratusan Pasien Cuci Darah Terancam

    BPJS PBI Dicabut, Ratusan Pasien Cuci Darah Terancam

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pencabutan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) membuat ratusan pasien cuci darah di berbagai daerah Indonesia terpaksa kehilangan akses pengobatan vital. Kondisi ini menimbulkan risiko serius bagi pasien penderita gagal ginjal kronis dan penyakit katastropik lainnya. Salah satu korban, Sartini, perempuan asal Banyumas, Jawa Tengah, telah menjalani cuci darah sejak April 2025. […]

  • Said Abdullah Minta Agrinas Batalkan Impor 105 Ribu Mobil Niaga dari Indi

    Said Abdullah Minta Agrinas Batalkan Impor 105 Ribu Mobil Niaga dari Indi

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah meminta PT Agrinas Pangan Nusantara membatalkan rencana impor 105.000 unit mobil niaga dari India. Said menilai rencana tersebut berpotensi melemahkan industri otomotif nasional dan tidak sejalan dengan upaya memperkuat perekonomian domestik. Apalagi, pembelian kendaraan itu disebut akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dengan […]

expand_less