Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » 10 Bulan Menjabat, Harta Dirut Treasury Bank Jambi Rp2,41 Miliar

10 Bulan Menjabat, Harta Dirut Treasury Bank Jambi Rp2,41 Miliar

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Baru sekitar 10 bulan menjabat sebagai Direktur Treasury, Dana, IT, dan Digital PT Bank Pembangunan Daerah Jambi, Achmad Nunung Haji Sabki mulai menjadi sorotan publik.

Selain laporan harta kekayaan yang tercatat mencapai sekitar Rp2,41 miliar dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), gangguan layanan perbankan yang menyebabkan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jambi mengalami kendala saldo rekening juga menjadi perhatian.

Achmad Nunung resmi dilantik pada Senin, 1 September 2025 oleh Gubernur Jambi Al Haris. Dalam prosesi tersebut, ia mengucapkan sumpah jabatan untuk memimpin salah satu lini strategis perbankan daerah, khususnya di bidang treasury, dana, teknologi informasi, dan layanan digital.

Namun, belum genap satu tahun masa jabatannya, pada 22 Februari 2026, terjadi gangguan layanan perbankan yang dilaporkan berdampak luas. Sejumlah ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi mengaku mengalami kehilangan atau ketidaksesuaian saldo rekening. Gangguan juga disebut membuat layanan e-banking dan ATM tidak dapat digunakan dalam waktu bersamaan di sejumlah wilayah.

Peristiwa tersebut kemudian memicu perhatian publik terkait keandalan sistem digital perbankan daerah.

Di tengah sorotan itu, laporan LHKPN Achmad Nunung periode 2025 juga ikut menjadi perhatian. Berdasarkan data yang disampaikan pada 29 Januari 2026, total kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp2.413.013.220 dan telah berstatus verifikasi administratif lengkap.

Kekayaannya didominasi oleh kas dan setara kas sebesar Rp1,68 miliar. Selain itu, aset tanah dan bangunan tercatat sekitar Rp780 juta yang berada di Kota Jambi.

Untuk kendaraan, ia melaporkan kepemilikan tiga unit dengan total nilai sekitar Rp234,5 juta, terdiri dari satu unit Toyota Innova tahun 2019 serta dua sepeda motor yakni Honda dan Yamaha X Max.

Selain itu, harta bergerak lainnya tercatat sekitar Rp281,24 juta. Dalam laporan tersebut, tidak terdapat kepemilikan surat berharga maupun aset investasi lainnya.

Di sisi kewajiban, tercatat utang sebesar Rp570,19 juta sehingga total kekayaan bersihnya berada di kisaran Rp2,41 miliar.

Struktur kekayaan yang didominasi kas menunjukkan tingkat likuiditas yang tinggi, namun minim diversifikasi investasi, yang menjadi salah satu catatan dalam profil keuangan pejabat di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Februari 2026, Tertinggi Tembus Rp 2,6 Juta per Gram

    Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Februari 2026, Tertinggi Tembus Rp 2,6 Juta per Gram

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas perhiasan di pasar domestik kembali mencatatkan level tinggi pada Sabtu (21/2/2026). Sejumlah gerai perhiasan, termasuk Raja Emas dan Laku Emas, membanderol harga emas kadar tertinggi mendekati Rp 2,6 juta per gram, seiring lonjakan harga emas dunia. Kenaikan harga emas global dipicu meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai (safe haven) di […]

  • PSSI Gelar Voting Offline PSSI Awards 2026

    PSSI Gelar Voting Offline PSSI Awards 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PSSI menghadirkan pengambilan suara luring atau voting offline PSSI Awards 2026 di sejumlah titik Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta guna memperluas partisipasi publik dalam ajang apresiasi sepak bola nasional. Booth PSSI Awards akan hadir di Stasiun MRT Blok M dan Stasiun MRT Bundaran HI. Pemungutan suara luring di MRT Blok M dijadwalkan berlangsung […]

  • Menkeu Purbaya Ungkap 10 Perusahaan Lakukan Under Invoicing

    Menkeu Purbaya Ungkap 10 Perusahaan Lakukan Under Invoicing

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya praktik under invoicing yang dilakukan sejumlah perusahaan dan berpotensi menyebabkan kebocoran penerimaan negara. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah mengidentifikasi perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam praktik tersebut dan saat ini tengah menghitung potensi kerugian yang ditimbulkan. “Under invoicing kan banyak, kita sudah kejar. Kita sudah deteksi perusahaan-perusahaan yang […]

  • Ikuti Bursa Kawasan Asia dan Global, IHSG Melemah

    Ikuti Bursa Kawasan Asia dan Global, IHSG Melemah

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global. IHSG melemah 88,21 poin atau 1,07 persen ke posisi 8.169,65 pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin (13/10/2025). Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 9,45 poin atau 1,19 persen ke posisi 784,16. […]

  • Menkeu Purbaya Bahas Sensus Ekonomi 2026 dengan BPS, Rilis Data Ekonomi Kuartal III Tunggu Awal November

    Menkeu Purbaya Bahas Sensus Ekonomi 2026 dengan BPS, Rilis Data Ekonomi Kuartal III Tunggu Awal November

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar pertemuan dengan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, pada Selasa (28/10/2025). Pertemuan tersebut membahas persiapan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan mulai dieksekusi pada Juni 2026. Purbaya menjelaskan bahwa pembahasan difokuskan pada kebutuhan anggaran dan mekanisme pelaksanaan sensus yang akan […]

  • Harga Sawit Tak Boleh Dipermainkan, Bupati Merangin Minta PKS Patuh Aturan

    Harga Sawit Tak Boleh Dipermainkan, Bupati Merangin Minta PKS Patuh Aturan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bupati Merangin M. Syukur melontarkan peringatan tegas kepada perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) agar tidak memainkan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) yang berpotensi merugikan petani. Penegasan itu disampaikan dalam rapat bersama pimpinan tujuh PKS di Kabupaten Merangin, Kamis (4/6/2026). Dalam forum tersebut, Syukur menilai masih adanya praktik ketidaksinkronan harga antar perusahaan yang […]

expand_less