Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » WhatsApp & Instagram Hampir Dipaksa Dijual, Zuckerberg Menang Besar Lawan FTC

WhatsApp & Instagram Hampir Dipaksa Dijual, Zuckerberg Menang Besar Lawan FTC

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Upaya regulator Amerika Serikat untuk memaksa Meta melepas Instagram dan WhatsApp akhirnya kandas. Hakim Distrik AS James Boasberg memutuskan bahwa Meta tidak memegang monopoli dalam bisnis jejaring sosial saat ini sehingga tidak melanggar hukum antimonopoli. Putusan ini menjadi kemenangan hukum besar bagi CEO Meta Mark Zuckerberg.

Persidangan antimonopoli yang berakhir pada Mei lalu menjadi panggung tarik menarik antara FTC dan Meta. FTC menuduh Meta mempertahankan dominasinya lewat strategi “lebih baik membeli daripada bersaing”, mengacu pada pesan Zuckerberg tahun 2008. Namun, hakim menilai bukti FTC gagal menunjukkan kekuatan monopoli yang masih berlangsung.

“Apakah Meta pernah memiliki kekuatan monopoli di masa lalu atau tidak, FTC harus membuktikan bahwa kekuatan itu masih ada sekarang. Putusan hari ini menetapkan bahwa FTC tidak berhasil melakukannya,” tulis Boasberg, dikutip dari EuroNews, Kamis (20/11/2025).

FTC menuding Meta sengaja mengincar, memantau, dan mengakuisisi pesaing seperti Instagram (2012) dan WhatsApp (2014) untuk menetralkan ancaman. Namun hakim menegaskan bahwa perkara ini bukan soal akuisisi masa lalu, melainkan kondisi kompetisi saat ini.

Dalam persidangan, Zuckerberg membantah bahwa akuisisi Instagram dilakukan untuk menyingkirkan pesaing. Beberapa email lama yang ditampilkan dianggap tidak cukup membuktikan adanya pelanggaran berkelanjutan.

Meta menyambut baik putusan tersebut. Kepala Urusan Hukum Meta Jennifer Newstead menegaskan bahwa pasar teknologi tetap kompetitif dan Meta tidak mendominasi.

“Produk kami bermanfaat bagi masyarakat dan bisnis serta menjadi contoh inovasi dan pertumbuhan ekonomi Amerika. Kami berharap dapat terus bermitra dengan Pemerintah dan berinvestasi di Amerika,” kata Jennifer.

Hakim Boasberg juga menyoroti perubahan lanskap media sosial sejak FTC menggugat Meta pada 2020. Aplikasi seperti TikTok kini menjadi pesaing paling kuat bagi Meta, berbeda jauh dari situasi beberapa tahun sebelumnya. Ia menilai batas antara jejaring sosial dan media sosial kini telah “runtuh” akibat pergeseran perilaku pengguna dan inovasi teknologi yang cepat.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Bandang Sumatera, BCA Salurkan Bantuan Makanan dan Obat untuk Korban di Medan dan Langkat

    Banjir Bandang Sumatera, BCA Salurkan Bantuan Makanan dan Obat untuk Korban di Medan dan Langkat

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang di sejumlah daerah di Sumatera Utara. Bantuan diserahkan langsung di Kota Medan dan Kabupaten Langkat yang menjadi wilayah terdampak banjir terbesar. Dalam penyaluran ini, Bakti BCA bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Bantuan diberikan di […]

  • Rencana KRL Beroperasi 24 Jam Harus Dikaji Ulang

    Rencana KRL Beroperasi 24 Jam Harus Dikaji Ulang

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana operasional kereta rel listrik (KRL) commuter line selama 24 jam dinilai perlu kajian mendalam sebelum diterapkan. Hal ini disampaikan Pengamat Transportasi Publik bidang Perkeretaapian, Joni Martinus, merespons pernyataan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang membuka opsi operasional KRL sepanjang hari. Wacana tersebut mencuat setelah muncul fenomena warga yang menginap di Stasiun Cikarang demi […]

  • Mau Tahu Risiko Nyalakan Mobil yang Terendam Banjir? Ini Penjelasannya

    Mau Tahu Risiko Nyalakan Mobil yang Terendam Banjir? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menyalakan kendaraan yang baru saja terendam banjir adalah salah satu kesalahan paling berisiko yang masih sering dilakukan pemiliknya. Banyak yang tidak menyadari bahwa air yang masuk ke ruang mesin maupun sistem kelistrikan dapat memicu kerusakan serius dan membuat biaya perbaikan membengkak. Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM), Jayan Sentanuhady mengatakan, menyalakan kendaraan […]

  • OJK dan MAS Perkuat Kerja Sama FinTech, Dukung Ekonomi Digital Indonesia–Singapura

    OJK dan MAS Perkuat Kerja Sama FinTech, Dukung Ekonomi Digital Indonesia–Singapura

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Monetary Authority of Singapore (MAS) memperbarui komitmen kerja sama dalam pengembangan bidang FinTech dan memperkuat kerja sama di bidang keuangan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) tentang Kerja Sama di Bidang Teknologi Keuangan (Fintech). MoU ini melanjutkan kesepakatan sebelumnya yang ditandatangani pada tahun 2018, serta memperluas upaya bersama dalam […]

  • Ahli Konstruksi Ingatkan Pentingnya SNI dan SLF untuk Semua Gedung

    Ahli Konstruksi Ingatkan Pentingnya SNI dan SLF untuk Semua Gedung

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ahli Konstruksi Davy Sukamta menyarankan seluruh bangunan gedung harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Standar Layak Fungsi (SLF). Hal itu salah satunya guna memitigasi terjadinya kebakaran gedung. “Kita punya SNI 03-1735-2000 yang mengatur akses bangunan dan akses lingkungan untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan gedung,” kata Davy Sukamta dikutip Kompas.com, Kamis (11/12/2025). […]

  • Tambang GBC Freeport Kembali Beroperasi Kuartal I-2026, Produksi Emas Bertahap Naik

    Tambang GBC Freeport Kembali Beroperasi Kuartal I-2026, Produksi Emas Bertahap Naik

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Freeport Indonesia (PTFI) memastikan tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) di Papua Tengah akan kembali beroperasi pada kuartal I-2026. Tambang tersebut sebelumnya sempat dihentikan operasionalnya akibat insiden longsor material basah. Senior Vice President Government Relation PTFI, Harry Pancasakti, mengatakan saat ini perusahaan masih mengandalkan dua tambang lainnya, yakni Deep Mill Level […]

expand_less