Kamis, 11 Jun 2026
light_mode
Beranda » Olahraga » Tanjab Barat Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Kejurprov 2025 dengan 8 Medali Emas

Tanjab Barat Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Kejurprov 2025 dengan 8 Medali Emas

  • account_circle Saiful Amri
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) terus menunjukkan dominasinya di ajang Kejurprov Catur 2025 dengan memimpin perolehan medali emas sementara. Pada hari kelima Kejurprov 2025, kontingen Catur Tanjabbar kembali menambah 3 medali emas, sehingga total medali emas mereka menjadi 8.

Medali emas tersebut diperoleh dari kategori umur (KU) 13 putra atas nama Gilbert Calcio Alvaro, KU 17 putra atas nama Khairul Amri, dan KU 11 putri atas nama Raya Monza Damayan.

Dengan pencapaian ini, Tanjabbar kokoh di posisi pertama klasemen sementara perolehan medali emas dengan total 8 medali emas, 4 medali perak, dan 4 medali perunggu.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian kontingen Catur Tanjabbar hari ini. Kami akan terus berjuang untuk mempertahankan posisi puncak klasemen sementara,” kata Ketua Kontingen Catur Tanjabbar, Zarkasi

Sementara itu, Kota Jambi berada di posisi kedua dengan 6 medali emas, 7 medali perak, dan 1 medali perunggu. Kabupaten Bungo berhasil menggeser posisi Tanjung Jabung Timur di posisi ketiga dengan 2 medali emas, 2 medali perak, dan 5 medali perunggu.

Berikut Klasemen Sementara Perolehan Medali Emas Kejuprov 2025:

1. Kabupaten Tanjung Jabung Barat  8 Emas, 4 Perak, 4 Perunggu : Total 16

2. Kota Jambi  6 Emas, 7 Perak, 1 Perunggu : Total 14

3. Kabupaten Bungo  2  Emas, 2 Perak, 5 Perunggu : Total 9

4. Tanjung Jabung Timur: Emas 2, Perak 1, Perunggu 1, Total 4

5. Batanghari: Emas 1, Perak 1, Perunggu 5, Total 7

6. Kabupaten Sarolangun, Emas 1, Perak 1, Perunggu 1, Total 3

7. Kabupaten Muara Jambi: Perak 2, Total 2

8. Kabupaten Tebo: Perak 2, Total 2

9. Kabupaten Kerinci: Perunggu 1, Total 1

10. Kabupaten Merangin  Belum mendapatkan medali

11. *Kota Sungai Penuh*: Belum mendapatkan medali

Inspektur Pertandingan, Winarno, menyatakan bahwa masih ada 5 medali emas yang akan diperebutkan, termasuk kategori catur kilat 3+2 putra, catur kilat 3+2 putri, catur cepat 25 menit beregu putra, dan catur standar 60 menit beregu putra.

“Dari 5 emas tersisa, 1 emas untuk kategori veteran standar sedang dimainkan dan akan kita ketahui siapa yang akan memperoleh medali emas. Sisa empat emas lagi akan kita selesaikan sesuai jadwal yang telah disepakati bersama nanti,” terang Winarno.

“Kami berharap semua kontingen dapat menampilkan permainan terbaiknya dan menjunjung tinggi sportivitas,” tambah Winarno.(*)

  • Penulis: Saiful Amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BYD Melejit Oktober 2025: Penjualan Nomor 3, Impor Naik 192%

    BYD Melejit Oktober 2025: Penjualan Nomor 3, Impor Naik 192%

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BYD Motor Indonesia mencatat lonjakan penjualan besar pada Oktober 2025. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) BYD mencapai 10.593 unit, melesat 873,9 persen dari bulan sebelumnya sebanyak 1.088 unit. Kenaikan juga terlihat pada penjualan ritel. Sebanyak 9.732 unit mobil BYD terjual ke konsumen pada Oktober […]

  • Bos OJK: Ekonomi Global Membaik, AS Solid, China Masih Tertekan Jelang 2026

    Bos OJK: Ekonomi Global Membaik, AS Solid, China Masih Tertekan Jelang 2026

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai perekonomian global secara umum menunjukkan tren perbaikan, meskipun perlambatan ekonomi China masih berlanjut dan menjadi salah satu sumber risiko utama ke depan. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyampaikan bahwa aktivitas manufaktur global masih berada di zona ekspansi, meski dengan laju pertumbuhan yang lebih moderat. Namun, lembaga multilateral […]

  • Upadate Rupiah Hari Ini: Menguat Tipis Tembus Rp17.941 per Dolar AS

    Upadate Rupiah Hari Ini: Menguat Tipis Tembus Rp17.941 per Dolar AS

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menguat meski penguatannya tipis pada pembukaan perdagangan Kamis (11/6/2026) pagi. Berdasarkan data dari Antara, rupiah bergerak menguat 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp17.941 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi ini lebih baik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.944 per dolar AS. Di saat yang sama, […]

  • Prabowo Klaim Program Makan Bergizi Gratis Buka 1 Juta Lapangan Kerja

    Prabowo Klaim Program Makan Bergizi Gratis Buka 1 Juta Lapangan Kerja

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menciptakan sedikitnya 1 juta lapangan kerja di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut berasal dari operasional ribuan dapur pelayanan gizi yang tersebar di berbagai daerah. Prabowo menjelaskan, hingga saat ini terdapat 22.275 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang telah beroperasi dan menyerap […]

  • Rupiah Loyo Lagi, Terkoreksi ke Level Rp17.405 per Dolar AS

    Rupiah Loyo Lagi, Terkoreksi ke Level Rp17.405 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan pelemahan pada perdagangan Selasa (5/5/2026) pagi. Mata uang Garuda terkoreksi tipis di tengah tekanan eksternal yang masih membayangi pasar keuangan. Rupiah berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Antara, tercatat melemah 11 poin atau sekitar 0,07 persen ke posisi Rp17.405 per dolar AS. Angka […]

  • Terpuruk! Rupiah Bergerak di Zona Merah Akibat Konflik di Timur Tengah

    Terpuruk! Rupiah Bergerak di Zona Merah Akibat Konflik di Timur Tengah

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tampaknya belum membaik. Pada perdagangan pagi ini rupiah kembali tertekan dari dolar Amerika Serikat (AS) akibat sentimen konflik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga energi serta kekhawatiran penutupan Selat Hormuz membuat rupiah bergerak di zona merah. Berdasarkan data pasar, Jumat (6/3/2026), rupiah melemah 18 poin atau 0,11 persen menjadi […]

expand_less