Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » RUU Perumahan Dikebut, Pemerintah Siapkan BSPS dan Rusun Bersubsidi untuk Daerah

RUU Perumahan Dikebut, Pemerintah Siapkan BSPS dan Rusun Bersubsidi untuk Daerah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pemerintah mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perumahan seiring dengan penguatan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta pengembangan rumah susun (rusun) bersubsidi untuk daerah.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan seluruh kepala daerah akan memperoleh alokasi kuota BSPS. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Wakil Ketua MPR RI, Menteri Hukum, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pertemuan yang turut dihadiri asosiasi pengembang perumahan itu digelar di Kantor Kementerian Hukum, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

“Semua kepala daerah yang hadir akan mendapatkan kuota BSPS. Untuk mekanisme pengusulan dan teknis pelaksanaannya akan kami koordinasikan lebih lanjut bersama pemerintah daerah,” ujar Maruarar.

Maruarar menegaskan, BSPS merupakan salah satu program perumahan yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas hunian warga berpenghasilan rendah.

Menurutnya, program tersebut berjalan dengan semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat penerima manfaat, baik dari sisi tenaga, pikiran, maupun material bangunan.

“Target kami tahun ini sekitar 400 ribu rumah dapat ditingkatkan kualitas huniannya melalui program BSPS,” kata Maruarar.

Selain BSPS, pertemuan tersebut juga membahas tantangan penyediaan hunian layak di kawasan perkotaan. Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP menjelaskan bahwa tingginya harga lahan dan pesatnya urbanisasi membuat masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) semakin sulit mengakses rumah tapak.

Karena itu, rusun bersubsidi dinilai menjadi solusi strategis. Pemerintah mengusulkan pengembangan rusun dengan ukuran unit 21 hingga 45 meter persegi, menyesuaikan kebutuhan hunian layak bagi MBR.

Dari sisi pembiayaan, pemerintah mengusulkan suku bunga 5 persen untuk unit berukuran 21–36 meter persegi dan 7 persen untuk unit di atas 36 hingga 45 meter persegi, dengan tenor hingga 30 tahun dan masa subsidi mencapai 20 tahun.

Namun demikian, pengembang perumahan menyampaikan bahwa harga jual rusun bersubsidi saat ini masih kurang menarik bagi swasta. Masukan tersebut menjadi perhatian pemerintah dalam menyempurnakan kebijakan lanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Maruarar menegaskan bahwa RUU Perumahan tengah disusun untuk mengintegrasikan tiga undang-undang terkait sektor perumahan agar kebijakan lebih sederhana, komprehensif, dan mudah diterapkan.

“Penyusunan RUU Perumahan mempertimbangkan kepentingan rakyat, negara, dan dunia usaha. Undang-undang ini diharapkan mampu menjadi solusi persoalan perumahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

Menteri Hukum juga menyatakan komitmennya mendukung proses harmonisasi RUU Perumahan, termasuk penyelarasan dengan peraturan daerah agar implementasinya berjalan efektif.

Ke depan, Kementerian PKP menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh ekosistem perumahan guna mempercepat penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Bahas Sensus Ekonomi 2026 dengan BPS, Rilis Data Ekonomi Kuartal III Tunggu Awal November

    Menkeu Purbaya Bahas Sensus Ekonomi 2026 dengan BPS, Rilis Data Ekonomi Kuartal III Tunggu Awal November

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar pertemuan dengan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, pada Selasa (28/10/2025). Pertemuan tersebut membahas persiapan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan mulai dieksekusi pada Juni 2026. Purbaya menjelaskan bahwa pembahasan difokuskan pada kebutuhan anggaran dan mekanisme pelaksanaan sensus yang akan […]

  • Buka di Zona Hijau, IHSG Menguat ke Level 8.541

    Buka di Zona Hijau, IHSG Menguat ke Level 8.541

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan awal bulan Desember 2025 ini. Berdasarkan data RTI Infokom, IHSG dibuka pada level 8.541,53 pada pagi ini. Sesaat setelah pembukaan perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada rentang 8.539-8.551. Tercatat, 300 saham menguat, 106 saham melemah, dan 257 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi […]

  • Bahlil Targetkan LPG Diganti DME Batu Bara Mulai 2026

    Bahlil Targetkan LPG Diganti DME Batu Bara Mulai 2026

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia berencana mengganti penggunaan gas LPG dengan Dimethyl Ether (DME) berbasis batu bara mulai tahun 2026. Langkah ambisius ini diinisiasi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai upaya mengurangi ketergantungan impor LPG dan memperkuat ketahanan energi nasional. Program ini sejatinya sudah digagas sejak masa pemerintahan Presiden Joko Widodo […]

  • Pertamina Drilling Temukan Sumber Migas Baru di Indramayu

    Pertamina Drilling Temukan Sumber Migas Baru di Indramayu

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kembali mencatatkan capaian penting dalam kegiatan eksplorasi migas nasional. Rig PDSI#15.3/N110-M berhasil menemukan indikasi sumber minyak dan gas (migas) baru melalui pengeboran sumur eksplorasi SAC-001 di wilayah Pertamina EP Zona 7, Indramayu, Jawa Barat. Operasi pengeboran berlangsung sejak 16 Agustus hingga 29 Oktober 2025, dengan kedalaman […]

  • Sengketa Lahan 16 Ha Tanjung Bunga Memanas: GMTD Vs Hadji Kalla Saling Klaim Kepemilikan

    Sengketa Lahan 16 Ha Tanjung Bunga Memanas: GMTD Vs Hadji Kalla Saling Klaim Kepemilikan

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sengketa kepemilikan lahan seluas 16 hektare di kawasan Tanjung Bunga, Makassar, kembali memanas setelah PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk. (GMTD), afiliasi Grup Lippo, dan PT Hadji Kalla sama-sama menyatakan sebagai pemilik sah atas area tersebut. Presiden Direktur GMTD, Ali Said, menegaskan bahwa dasar hukum kawasan Tanjung Bunga telah ditetapkan melalui sejumlah dokumen […]

  • Mobil Jarang Dipakai Tetap Ganti Oli Mesin, Begini Penjelasannya

    Mobil Jarang Dipakai Tetap Ganti Oli Mesin, Begini Penjelasannya

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Salah satu ritual wajib yang harus dilakukan pemilik mobil adalah rutin mengganti oli atau pelumas mesin. Langkah ini merupakan bentuk perawatan dasar untuk menjaga performa kendaraan. Lantas, bagaimana dengan mobil yang jarang digunakan? Apakah tetap perlu rutin mengganti oli, meski jarak tempuh dan waktu penggunaan belum terpenuhi? Menjawab pertanyaan yang kerap menjadi perdebatan […]

expand_less