Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » Kuliner » Roti Awet Hingga 6 Bulan, Masih Aman Dikonsumsikah?

Roti Awet Hingga 6 Bulan, Masih Aman Dikonsumsikah?

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Roti dengan masa simpan hingga enam bulan kerap menimbulkan pertanyaan di masyarakat: apakah masih aman dikonsumsi?

Produk roti awet biasanya melalui proses pengolahan, pengemasan, dan penambahan bahan tertentu untuk memperpanjang daya tahan.

Ahli Gizi sekaligus Ketua PD Asosiasi Dietisien Indonesia (Asdi) Jakarta Siti Dharma Azizah mengatakan, roti yang mengandung pengawet, dan legal alias diizinkan beredar oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), seharusnya aman dikonsumsi oleh masyarakat.

“Tetapi harus dalam batas-batas yang memang sesuai ketentuan. Biasanya, ketentuan regulasinya tentu berbeda-beda, tergantung rotinya,” kata Siti dikutip dari Kompas, Jumat (20/2/2026).

Biasanya, kata Siti, roti dengan sedikit kadar pengawet, masa simpannya maksimal sampai lima hari. Lantas, bagaimana dengan roti yang masih awet tanpa jamur hingga enam bulan lamanya?

Siti memaparkan, lamanya masa simpan roti pada dasarnya tergantung beberapa faktor. Salah satunya yaitu kadar air yang ada pada roti. Semakin tinggi kadar air pada roti, maka masa simpannya akan semakin lama. Contoh roti yang cukup lama masa simpannya yaitu roti kering seperti bagelan.

“Yang jelas, biasanya produsen roti sudah memasukkan batas ambang aman kadaluarsanya. Jadi jangan sampai setelah lewat kadaluarsa, walaupun belum ada jamur, kita enggak boleh mengonsumsinya,” ujar Siti.

Begitu juga dengan roti tawar. Apabila satu bagian roti sudah berjamur, tetapi bagian lainnya masih tampak bersih dari jamur, sebaiknya roti tersebut tidak lagi dikonsumsi.

Lain halnya dengan roti buatan sendiri, alias roti homemade. Kata Siti, roti yang dibuat sendiri di rumah biasanya masa simpannya cenderung lebih singkat, yakni sekitar dua hingga tiga hari.

“Batas ambang untuk roti tentu berbagai macam, tergantung dari kadar air si roti tersebut,” katanya.

Bagaimana dengan roti yang awet hingga 6 bulan?

Menurut Siti, roti yang masa simpannya hingga 6 bulan perlu diperhatikan apakah penggunaan bahan pengawet pada adonan sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh BPOM.

Biasanya, sambung Siti, kadar pengawet roti yang aman dikonsumsi sekitar 1.000 sampai 3.000 miligram per kilogram bahan roti.

Bahkan di Kanada, lanjutnya, kadar pengawet yang dianjurkan yakni 1.000 miligram per kilogram bahan.

“Jadi tentunya memang walaupun aman, pengawetnya itu ber-BPOM, batas penggunaannya itu tetap harus diperhatikan, tidak boleh melebihi dari batas yang memang dianjurkan,” tutur Siti.

Kemudian, perlu dipastikan bahwa bahan pengawet yang dipakai pada adonan merupakan pengawet yang sudah legal oleh BPOM.

“Konsumen harus bijak melihat komposisi dari roti. Selama roti tersebut memang ada labelnya, ada label halalnya, kemudian diproduksi dengan produksi tertentu yang memang legal, tidak ada masalah,” ujar Siti.

Ia menyambung, selama roti yang dikonsumsi masih dalam batas ambang kadaluarsa, maka masih aman dikonsumsi.

“Roti itu tahan tergantung bagaimana pengawetnya, bagaimana kadar air roti tersebut, kemudian gula dan garam yang ditambahkan lebih banyak, kemasannya juga mungkin yang kedap udara,” tutur Siti.

Maka dari itu penting untuk teliti apakah roti yang dikonsumsi sudah berlabel BPOM dan Halal. Sebab, kata Siti, jika sudah melewati kedua proses penyaringan dua label tersebut, roti termasuk aman dikonsumsi, selama belum kadaluarsa.

“Kalau sudah (tersertifikasi) BPOM dan Halal, biasanya sudah melewati berbagai macam prosedur. Berarti ini kita masih bisa mempergunakan, selama di luar expired date-nya,” ujar Siti.

Siti juga mengingatkan masyarakat agar jangan membeli roti yang tidak punya kedua label tersebut. “Kalau sudah berlabel, itu biasanya sudah memenuhi kriteria pangan yang aman,” katanya.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Kompas

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga TBS Kelapa Sawit Naik Hampir Rp 100 per Kilogram

    Harga TBS Kelapa Sawit Naik Hampir Rp 100 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga komoditas kelapa sawit sedang bagus. Terbaru, harga tandan buah segara sawit untuk Provinsi Jambi mencapai Rp 3.592,08 per kilogram TBS. Harga untuk periode 30 Januari hingga 5 Februari 2026 tersebut naik Rp 98,66 per Kg untuk umur tanam 10-20 tahun. Kenaikan ini lebih tinggi dari kenaikan periode sebelumnya. Data yang diperoleh Jambisnis.com […]

  • Harga Sembako Jambi Hari Ini 24 April 2026 di Pasar Angso Duo Stabil, Daging Sapi Rp150 Ribu/Kg

    Harga Sembako Jambi Hari Ini 24 April 2026 di Pasar Angso Duo Stabil, Daging Sapi Rp150 Ribu/Kg

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada Jumat, 24 April 2026. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan harga signifikan. Sejumlah bahan pokok utama seperti beras masih berada di level yang sama. Beras medium seperti Belido dan King dijual di kisaran […]

  • OJK Jambi Pastikan Dana Nasabah Bank Jambi Dikembalikan

    OJK Jambi Pastikan Dana Nasabah Bank Jambi Dikembalikan

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Isu gangguan layanan di Bank Jambi mendapat perhatian serius dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jambi. OJK mengungkapkan bahwa permasalahan yang terjadi diduga berkaitan dengan insiden siber, namun memastikan dana nasabah tetap aman dan akan dikembalikan. Kepala OJK Jambi, Yan Iswara Rosya, meminta masyarakat tidak panik menyikapi situasi tersebut. Ia menegaskan bahwa manajemen Bank […]

  • Usai Merosot, Emas Antam Langsung Cetak Rekor Termahal

    Usai Merosot, Emas Antam Langsung Cetak Rekor Termahal

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM -Harga emas batangan produk PT Antam hari ini, Rabu (28/1/2026), kembali mencetak rekor tertinggi. Harga emas Antam naik Rp 52.000 menjadi Rp2.968.000 per gram. Sepanjang 2026, harga emas Antam telah melonjak lebih dari 17%, mengingat pada 1 Januari lalu, tercatat hanya sebesar Rp2.488.000 per gram. Untuk harga buyback emas Antam juga mengalami naik Rp […]

  • Agrinas Impor Mahindra Scorpio Pikup, Diklaim Tangguh “Minum” Bio Solar Kualitas Rendah

    Agrinas Impor Mahindra Scorpio Pikup, Diklaim Tangguh “Minum” Bio Solar Kualitas Rendah

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Agrinas Pangan Nusantara memastikan pikap impor asal India yang akan digunakan untuk operasional Koperasi Merah Putih dirancang tangguh menghadapi berbagai kondisi bahan bakar di Indonesia, termasuk Bio Solar dengan kualitas yang kurang baik. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan spesifikasi mesin menjadi salah satu pertimbangan utama […]

  • UMK Jawa Barat 2026 Diproyeksi Naik 10,5 Persen, Kota Bekasi Tertinggi dan Banjar Terendah

    UMK Jawa Barat 2026 Diproyeksi Naik 10,5 Persen, Kota Bekasi Tertinggi dan Banjar Terendah

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar terbaru datang dari sektor ketenagakerjaan. Jika usulan kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2026 sebesar 10,5 persen disetujui, maka Kota Bekasi akan kembali mencatatkan diri sebagai wilayah dengan UMK tertinggi di Provinsi Jawa Barat, sementara Kota Banjar menjadi yang terendah. Menurut laporan Bisnis.com, kalangan buruh melalui Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengajukan kenaikan […]

expand_less