Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Maruarar Minta Data Warga Korban Pinjol Dihapus dari SLIK OJK agar Bisa Akses Rumah Subsidi

Maruarar Minta Data Warga Korban Pinjol Dihapus dari SLIK OJK agar Bisa Akses Rumah Subsidi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meminta pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mempertimbangkan langkah pemutihan data masyarakat terdampak pinjaman online (pinjol) dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Kebijakan ini dinilai penting agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tetap memiliki kesempatan untuk mengakses program rumah subsidi dari pemerintah.

“Saya sudah usulkan kepada Pak Menteri Keuangan, untuk nilai tertentu kalau bisa diputihkan supaya rakyat tetap bisa mengajukan,” ujar Maruarar saat ditemui di Karawang, Senin (27/10).

Menurut Maruarar, banyak warga yang gagal mendapatkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi karena tercatat memiliki riwayat kredit bermasalah akibat pinjaman online. Padahal, sebagian besar dari mereka merupakan masyarakat kecil yang sebenarnya layak menerima bantuan perumahan.

“Kasihan rakyat kita, rakyat kecil, karena pinjol dan sebagainya banyak yang tidak bisa mendapatkan program negara. Kalau pandangan saya pribadi, pinjol itu lebih banyak tidak bermanfaatnya daripada manfaatnya bagi rakyat,” tegasnya.

Maruarar mengatakan, pihaknya telah meminta Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) untuk melakukan pendataan dan pemetaan warga yang terhambat akibat status kredit di SLIK OJK.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pemutihan terbatas agar tidak menghambat akses masyarakat terhadap program rumah layak huni dan rumah subsidi.

“Sebagai Menteri Perumahan, saya melihat soal SLIK ini sangat menghambat rakyat memiliki rumah subsidi karena ditolak. Jadi saya minta dipertimbangkan untuk diberikan pemutihan,” kata Maruarar.

Dalam kesempatan yang sama, Maruarar juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Karawang yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Saya senang, Pak Bupati di Karawang sangat semangat membangun rumah bagi rakyatnya. Karena masih banyak warga di sini yang butuh rumah, baik yang belum punya rumah maupun yang rumahnya tidak layak huni,” ujarnya.

Menurut Maruarar, lonjakan penggunaan pinjaman online tanpa edukasi finansial memadai telah memberi dampak ekonomi serius bagi masyarakat kecil. Selain terjebak bunga tinggi, banyak warga kehilangan akses ke fasilitas pembiayaan formal seperti KPR bersubsidi. Karena itu, ia menilai perlu ada kebijakan lintas kementerian yang tidak hanya menertibkan praktik pinjol, tetapi juga memberi ruang pemulihan bagi masyarakat yang terdampak secara administratif maupun finansial.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbesar ke-3 di Dunia, Cadangan Emas Italia Tembus Rp4.974 Triliun

    Terbesar ke-3 di Dunia, Cadangan Emas Italia Tembus Rp4.974 Triliun

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Italia kini tengah menikmati keuntungan besar dari lonjakan harga emas dunia. Bank Sentral Italia (Bank of Italy) tercatat memiliki 2.452 ton emas, menjadikannya pemilik cadangan emas terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Jerman. Dengan harga emas yang saat ini mencapai rekor tertinggi, nilai cadangan tersebut diperkirakan mencapai US$300 miliar atau sekitar […]

  • PTPN IV PalmCo Dorong Ketahanan Pangan dengan Pola Tumpangsari di Aceh dan Jambi

    PTPN IV PalmCo Dorong Ketahanan Pangan dengan Pola Tumpangsari di Aceh dan Jambi

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo, anak usaha PTPN III (Persero), mendorong ketahanan pangan nasional melalui program tumpangsari padi gogo di kebun sawit. Program Tanam Padi PTPN (TAMPAN) ini memanfaatkan lahan peremajaan sawit rakyat yang belum menghasilkan untuk menanam padi, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Panen perdana telah dilakukan di […]

  • Fajar/Rian Siap Habis-habisan Hadapi Ganda Korea di Final French Open 2025

    Fajar/Rian Siap Habis-habisan Hadapi Ganda Korea di Final French Open 2025

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menegaskan siap tampil habis-habisan menghadapi wakil Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae pada laga final BWF World Tour Super 750 French Open 2025, Minggu (26/10) waktu setempat. Fajar/Fikri memastikan tiket ke partai puncak setelah menumbangkan unggulan kedua asal Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor meyakinkan 21-14, […]

  • Harga Sembako di Jambi 29 Desember 2025: Mayoritas Stabil, Cabai dan Bawang Berfluktuasi

    Harga Sembako di Jambi 29 Desember 2025: Mayoritas Stabil, Cabai dan Bawang Berfluktuasi

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Kota Jambi terpantau relatif stabil pada Senin (29/12/2025). Berdasarkan pantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas di Pasar Angso Duo dan Pasar Rakyat Talang Banjar tidak mengalami perubahan signifikan menjelang akhir tahun. Stabilitas harga terlihat pada komoditas utama seperti beras, daging, minyak goreng, telur, ikan, tahu, […]

  • Setelah Setop Produksi Juli 2025, Amman Mineral Dapat Rekomendasi Ekspor Konsentrat Tembaga Selama 6 Bulan

    Setelah Setop Produksi Juli 2025, Amman Mineral Dapat Rekomendasi Ekspor Konsentrat Tembaga Selama 6 Bulan

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) akhirnya mendapat angin segar setelah sempat menghentikan produksi sejak Juli 2025 akibat kondisi kahar. Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi telah memberikan rekomendasi izin ekspor konsentrat tembaga kepada Amman Mineral untuk jangka waktu enam bulan. Langkah ini diambil setelah smelter milik Amman di Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa […]

  • Purbaya Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik di 2026, Pemerintah Tambah Anggaran Rp20 Triliun

    Purbaya Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik di 2026, Pemerintah Tambah Anggaran Rp20 Triliun

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa iuran BPJS Kesehatan tidak akan naik pada tahun 2026. Kepastian ini diberikan setelah pemerintah menambah anggaran Rp20 triliun untuk memperkuat keberlanjutan layanan BPJS Kesehatan tanpa perlu membebani peserta dengan kenaikan iuran. “Sampai tahun depan sepertinya belum, setidaknya sampai pertengahan tahun depan ya,” ujar Purbaya di Kantor […]

expand_less