Indonesia Bidik Jadi Superpower Pangan Dunia
- account_circle say say
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Indonesia siap swasembada pangan
JAMBISNIS.COM – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan ambisi Indonesia untuk menjadi superpower pangan dunia, seiring dengan kondisi ketahanan pangan nasional yang dinilai semakin kuat di tengah dinamika global.
Menurut Amran, Indonesia saat ini berada dalam posisi strategis dengan ketersediaan sumber daya yang mencukupi, mulai dari sektor pangan, air, hingga energi. Ia menyebut, arah pembangunan nasional kini difokuskan pada kemandirian dan keberlanjutan.
“Kita ingin Indonesia menjadi negara kuat dan mampu bertahan dalam jangka panjang, bahkan menjadi superpower pangan dunia,” ujar Amran, Senin (6/4/2026).
Amran mengungkapkan, salah satu indikator utama penguatan sektor pangan adalah meningkatnya stok beras nasional. Saat ini, cadangan beras pemerintah tercatat mencapai sekitar 4,5 juta ton, dan diproyeksikan terus meningkat dalam waktu dekat.
Dalam 20 hari ke depan, stok beras diperkirakan menyentuh 5 juta ton, bahkan berpotensi mencapai 6 juta ton dalam dua bulan mendatang. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya yang hanya berkisar 1,5 juta ton.
Kondisi tersebut menunjukkan adanya lonjakan signifikan hingga sekitar 200 persen, yang menjadi bukti keberhasilan kebijakan pemerintah di sektor pertanian.
Selain secara nasional, peningkatan produksi juga terjadi di tingkat daerah. Di Sulawesi Selatan, misalnya, produksi beras meningkat drastis dari sekitar 300 ribu ton menjadi lebih dari 700 ribu ton.
Peningkatan ini didorong oleh berbagai kebijakan strategis, termasuk perbaikan sistem produksi, dukungan pupuk, serta modernisasi pertanian.
Meski optimistis, Amran mengingatkan adanya potensi tantangan dari pihak-pihak tertentu yang tidak menginginkan Indonesia mandiri dalam sektor pangan.
Ia menyinggung kemungkinan adanya kepentingan kelompok tertentu yang diuntungkan jika Indonesia masih bergantung pada impor, termasuk praktik mafia pangan.
Namun demikian, ia menegaskan pemerintah terus memperkuat sistem ketahanan pangan nasional agar lebih tangguh menghadapi tekanan global, termasuk dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Amran juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga keberlangsungan pembangunan nasional, khususnya dalam sektor pangan.
Menurutnya, keberhasilan mewujudkan kemandirian pangan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan semua pihak.
“Kita harus menjaga negara ini bersama-sama. Ketahanan pangan adalah kunci masa depan Indonesia,” ujarnya.
- Penulis: say say



Saat ini belum ada komentar