Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » IHSG Anjlok Nyaris 7 Persen Pagi Ini, Kekhawatiran MSCI Bikin Pasar Panik

IHSG Anjlok Nyaris 7 Persen Pagi Ini, Kekhawatiran MSCI Bikin Pasar Panik

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok tajam pada awal perdagangan Rabu (28/1/2026). IHSG tercatat turun lebih dari 6 persen dan sempat menyentuh level 8.300, dipicu meningkatnya kekhawatiran investor terhadap keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Berdasarkan data RTI Infokom, IHSG melemah 6,82 persen ke level 8.367 pada pukul 09.06 WIB. Tekanan jual mendominasi pasar dengan 500 saham tercatat melemah, hanya 37 saham menguat, sementara 71 saham stagnan.

Corporate Secretary Bursa Efek Indonesia (BEI) Kautsar Primadi menjelaskan, pelemahan tajam IHSG berkaitan dengan pengumuman MSCI yang dirilis pagi ini. Ia menegaskan, BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terus berkoordinasi dan berdiskusi dengan MSCI.

“OJK, IDX, dan KSEI akan terus melakukan diskusi dengan MSCI,” ujar Kautsar dalam keterangan resmi.

Kautsar menambahkan, BEI telah meningkatkan transparansi data, termasuk penyampaian informasi free float saham melalui situs resmi BEI. Namun, apabila dinilai belum mencukupi, BEI siap memenuhi kebutuhan data sesuai dengan proposal MSCI.

Sejalan dengan itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai pelemahan IHSG merupakan respons antisipatif investor terhadap kemungkinan hasil terburuk dari keputusan MSCI.

“Pasar bereaksi lebih awal terhadap potensi risiko, termasuk pada saham-saham yang sebelumnya diproyeksikan masuk indeks MSCI,” ujar Ivan.

Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi menambahkan, tekanan IHSG juga dipengaruhi faktor global. Di antaranya perang mata uang antara Amerika Serikat dan Jepang, melemahnya dolar AS, serta ketegangan dagang antara Eropa dan Amerika Serikat yang mendorong aksi jual aset dolar.

“Ketika dolar melemah, rupiah bisa menguat, sementara IHSG justru tertekan. Pergerakan rupiah dan IHSG memang sering berlawanan,” ujarnya.

Ibrahim menilai koreksi IHSG hingga 6 persen masih tergolong wajar dan tidak menutup kemungkinan pelemahan berlanjut hingga 7–8 persen dalam satu hari perdagangan. Ia juga memperkirakan potensi penghentian sementara perdagangan (trading halt) apabila tekanan jual terus berlanjut.

Sebelumnya, MSCI menyoroti masih terbatasnya transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia. Meski terdapat perbaikan minor pada data free float BEI, investor global menilai informasi kepemilikan saham belum cukup andal untuk mendukung penilaian investabilitas.

MSCI juga menyampaikan kekhawatiran terkait potensi perdagangan terkoordinasi yang dapat mengganggu pembentukan harga wajar saham. Oleh karena itu, MSCI menerapkan kebijakan sementara dengan membekukan kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan jumlah saham dalam indeks.

Selain itu, MSCI menunda penambahan saham Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI) serta menahan migrasi saham antarsegmen ukuran. Kebijakan ini membuka peluang penurunan bobot saham Indonesia di indeks MSCI Emerging Markets, bahkan potensi reklasifikasi menjadi Frontier Market.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Melemah ke Posisi Rp16.811 per Dolar AS

    Rupiah Melemah ke Posisi Rp16.811 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melemah pada perdagangan Kamis (12/2/2026). Rupiah melemah 25 poin atau 0,15 persen menjadi Rp16.811 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah diposisi Rp16.786 per dolar AS. Dikutip dari TradingView sebagaimana dilansir Investor, mata uang Asia bergerak konsolidatif terhadap dolar AS seiring pelaku pasar mencerna laporan ketenagakerjaan AS yang dirilis semalam. Sementara itu, […]

  • Baru Sehari Menguat, Rupiah Kembali Tersungkur Dihantam Dolar AS

    Baru Sehari Menguat, Rupiah Kembali Tersungkur Dihantam Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penguatan rupiah tidak mampu bertahan lama. Setelah sempat memberikan harapan pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia kembali tertekan oleh bangkitnya dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (30/6/2026). Mengutip Antara, nilai tukar rupiah melemah 32 poin atau tergerus 0,18 persen menjadi Rp17.883 per dolar AS. Pelemahan ini membalikkan capaian positif sehari sebelumnya ketika […]

  • Meroket! Harga Emas Antam Dibanderol Rp3.027.000 per Gram, Buybacknya Segini

    Meroket! Harga Emas Antam Dibanderol Rp3.027.000 per Gram, Buybacknya Segini

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali menggila. Harga terbaru hari ini emas Antam sudah dibanderol Rp3.027.000 per gram. Dikutip dari laman Logam Mulia, Senin (2/2/2026), harga emas Antam meroket Rp167.000 dari semula Rp2.860.000 menjadi Rp3.027.000 per gram. ‎ Meski demikian, harga yang naik tak berlaku pada penjualan kembali (buyback), yang ternyata tercatat turun sebesar Rp21.000 […]

  • Harga Emas di Pegadaian Anjlok, Ini Rincian Selengkapnya

    Harga Emas di Pegadaian Anjlok, Ini Rincian Selengkapnya

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual Pegadaian kompak melemah pada perdagangan Selasa (14/4/2026) ini. Penurunan harga emas Pegadaian tersebut untuk semua jenis yaitu UBS dan Galeri24. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman Sahabat Pegadaian. Harga emas UBS turun menjadi Rp2.853.000 per gram dari semula Rp2.890.000 per gram. Sementara harga […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Turun hingga 28 Persen

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Turun hingga 28 Persen

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada Rabu (8/4/2026), meski sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai mengalami fluktuasi. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Kebutuhan Pokok (SIHARKO) dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar bahan pangan tidak mengalami perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan harga paling mencolok terjadi pada […]

  • Kementrans Percepat Sertifikasi Lahan untuk 8.052 Keluarga Transmigran

    Kementrans Percepat Sertifikasi Lahan untuk 8.052 Keluarga Transmigran

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi mempercepat penyelesaian status lahan transmigran yang selama puluhan tahun membuat ribuan keluarga hidup dalam ketidakpastian hukum. Sebanyak 17.655 bidang tanah milik 8.052 kepala keluarga transmigran yang berada di kawasan hutan akan segera dituntaskan status hukumnya agar dapat diterbitkan Sertipikat Hak Milik (SHM). Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan […]

expand_less