Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » DPR Dukung Purbaya Larang Impor Pakaian Bekas, Industri Tekstil Nasional Kembali Bergairah

DPR Dukung Purbaya Larang Impor Pakaian Bekas, Industri Tekstil Nasional Kembali Bergairah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Anggota Komisi VI DPR RI Imas Aan Ubudiyah mendukung langkah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang akan melarang impor pakaian bekas dengan memasukkan para pemasok ke dalam daftar hitam (blacklist). Menurut Imas, kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi industri tekstil nasional yang selama ini tertekan oleh maraknya pakaian bekas impor di pasar dalam negeri.

“Kami mendukung langkah Menkeu untuk menghentikan peredaran pakaian bekas dengan memasukkan para pemasok ke daftar hitam importir. Ini langkah strategis untuk memutus mata rantai peredaran pakaian bekas di Indonesia,” ujar Imas dalam keterangan pers, Jumat (24/10/2025).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan bahwa penghentian impor harus dilakukan sejak hulu, bukan hanya di tingkat distribusi. Pembatasan penjualan dinilai tidak akan efektif bila arus barang bekas dari luar negeri masih terus masuk.

“Kalau pengiriman pakaian bekas masih terjadi, maka peredarannya sulit dihentikan. Jika pemasok yang sudah di-blacklist tetap mengirim barang ke Indonesia, harus diberi sanksi berat,” tambahnya.

Data dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menunjukkan, sepanjang 2024 hingga Agustus 2025 terdapat 2.584 kasus penyelundupan pakaian bekas dengan total 12.808 koli barang bukti senilai sekitar Rp 49,44 miliar. Imas menilai langkah Kementerian Keuangan sangat penting untuk menjaga keberlanjutan dan daya saing industri tekstil lokal.

“Produk tekstil dalam negeri sebenarnya berkualitas dan inovatif. Tapi mereka terhambat karena pasar dibanjiri pakaian bekas murah. Jika impor benar-benar dihentikan, industri tekstil kita akan kembali hidup,” katanya.

Ia juga menyoroti maraknya penjualan pakaian bekas di pasar tradisional dan platform daring (online shop) yang kian menggerus pasar produk lokal.

“Bagaimana industri tekstil kita bisa berkembang kalau harus bersaing dengan barang bekas impor murah yang dijual di mana-mana. Sudah saatnya pemerintah berpihak penuh pada produk dalam negeri,” ujar Imas.

Sebelumnya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan memasukkan importir pakaian bekas ke dalam daftar hitam dan melarang mereka kembali beroperasi.

“Kalau ada yang pernah impor balpres, akan saya blacklist, tidak boleh impor barang lagi,” ujar Purbaya, dikutip dari KompasTV, Rabu (22/10/2025).

Menurut Purbaya, negara tidak mendapatkan keuntungan dari aktivitas impor pakaian bekas ilegal karena tidak ada denda yang dikenakan, bahkan negara justru menanggung biaya pemusnahan barang dan pemeliharaan pelaku di penjara. Langkah tegas ini diharapkan dapat menghidupkan kembali industri tekstil nasional, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan permintaan produk lokal di tengah maraknya tren thrifting di Indonesia.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Megawati Sambangi KBRI Abu Dhabi, Soroti Pelayanan

    Megawati Sambangi KBRI Abu Dhabi, Soroti Pelayanan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, mengunjungi Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Uni Emirat Arab (UEA) di Abu Dhabi, Senin (2/2/2026) waktu setempat. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda Megawati selama berada di UEA. Megawati yang didampingi putranya, Muhammad Prananda Prabowo, disambut langsung oleh Duta Besar RI untuk UEA, Judha […]

  • Rupiah Bangkit ke Level Rp16.788 per Dolar AS

    Rupiah Bangkit ke Level Rp16.788 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Selasa (30/12/2025) pagi ini. Rupiah bangkit menuju level Rp 16.781 per dolar AS. Rupiah menguat 0,04 persen atau 7 poin dibandingkan Harga penutupan kemarin, Senin (29/12) yang berada di level Rp 16,788 per dolar AS. Penguatan ini seiring tekanan dolar jelang rilis risalah […]

  • Ekonomi Indonesia: Diproyeksi Tumbuh 5% pada 2026, Naik 5,2% pada 2027

    Ekonomi Indonesia: Diproyeksi Tumbuh 5% pada 2026, Naik 5,2% pada 2027

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Dunia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya akan mencapai 5% pada 2026, dan 5,2% pada 2027. Pertumbuhan ini lebih rendah dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar 5,4%. Meski demikian, Dalam Laporan Bertajuk Fondasi Digital untuk Pertumbuhan oleh Bank Dunia edisi Desember 2025 menyebut, proyeksi pertumbuhan tersebut masih menandakan […]

  • Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

    Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan pagi ini. Rupiah dibuka melemah sebesar 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.749 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.736 per dolar AS. Adapun indeks dolar AS melemah 0,06% ke 99,53. Sementara itu, sejumlah mata uang di kawasan Asia dibuka bervariasi. Mata uang yen […]

  • Miami Heat Raih Kemenangan Telak 146–114 atas Memphis Grizzlies

    Miami Heat Raih Kemenangan Telak 146–114 atas Memphis Grizzlies

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Miami Heat mencatat kemenangan gemilang atas Memphis Grizzlies dengan skor telak 146–114 pada lanjutan kompetisi NBA musim 2025–2026 di FedExForum, Memphis, Amerika Serikat, Sabtu (25/10) waktu setempat.Berdasarkan data resmi NBA yang dikutip di Jakarta, Bam Adebayo tampil impresif dengan torehan 24 poin, menjadi pemain paling produktif bagi Heat sekaligus mengantarkan kemenangan perdana tim […]

  • Sudah Diposisi Rp17.126, Rupiah Kembali Menguat Gegara Faktor Ini

    Sudah Diposisi Rp17.126, Rupiah Kembali Menguat Gegara Faktor Ini

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menguat pada perdagangan Selasa (21/4/2026) pagi. Rupiah menguat 42 poin atau 0,24 persen menjadi Rp17.126 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.168 per dolar AS. Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah didorong oleh meningkatnya optimisme pasar terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai […]

expand_less