Baru Terungkap! Al Haris Sebut BBM Subsidi Disalahgunakan untuk Tambang Ilegal, Warga Jadi Antre di SPBU
- account_circle say say
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Antraian BBM di SPBU
JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi, Al Haris, menyoroti keras praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang dialihkan ke aktivitas tambang ilegal. Ia menegaskan bahwa distribusi BBM bersubsidi harus tepat sasaran dan tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan industri. Menurut Al Haris, pihaknya telah menerima laporan adanya oknum yang membeli BBM subsidi di SPBU untuk kemudian digunakan dalam kegiatan pertambangan tanpa izin. Bahkan, beberapa pelaku telah berhasil diamankan oleh aparat kepolisian.
“BBM subsidi ini adalah hak masyarakat, bukan untuk kepentingan perusahaan atau tambang ilegal. Kami minta jangan ada lagi penyimpangan,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Jambi menilai kebocoran distribusi BBM subsidi ini menjadi salah satu faktor yang memperparah maraknya aktivitas tambang ilegal di daerah. Oleh karena itu, pengawasan terhadap penyaluran BBM, khususnya jenis Biosolar dan Pertalite, akan diperketat.
Al Haris juga mengingatkan seluruh pengelola SPBU agar tidak bermain dalam penyaluran BBM subsidi. Ia meminta petugas SPBU bersikap tegas dan disiplin dalam melayani masyarakat sesuai aturan yang berlaku.
“Kami minta petugas SPBU konsisten. Jangan sampai ada yang bekerja sama dengan oknum tertentu. Utamakan masyarakat yang memang berhak,” ujarnya.
Berdasarkan data, Provinsi Jambi memperoleh alokasi BBM subsidi berupa Biosolar sebesar 336.013 kiloliter dan Pertalite sebanyak 426.539 kiloliter pada 2026. Hingga Februari 2026, realisasi penyaluran masing-masing baru mencapai sekitar 16 persen.
- Penulis: say say


Saat ini belum ada komentar