Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Purbaya Usulkan Pajak Tambahan Nikel dan Batu Bara

Purbaya Usulkan Pajak Tambahan Nikel dan Batu Bara

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah mengkaji penerapan pajak durian runtuh atau windfall tax terhadap komoditas nikel. Kebijakan ini ditujukan untuk menangkap tambahan keuntungan perusahaan yang muncul akibat lonjakan harga komoditas di pasar global.

Purbaya mengatakan skema pajak tersebut masih dalam pembahasan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pemerintah juga tengah menghitung besaran tarif yang akan dikenakan kepada pelaku usaha nikel.

“Masih didiskusikan dengan Menteri ESDM. Nanti ada,” kata Purbaya di Jakarta, Senin, 4 Mei 2026.

Windfall tax merupakan pungutan tambahan atas keuntungan yang diperoleh bukan dari peningkatan kinerja perusahaan, melainkan akibat faktor eksternal seperti kenaikan harga komoditas.

Menurut Purbaya, kebijakan ini berpotensi meningkatkan penerimaan negara sekaligus membantu menutup beban subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan berbagai insentif untuk mendorong hilirisasi nikel, terutama dalam pengembangan industri baterai. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas di dalam negeri.

“Nikel adalah bahan baku baterai. Kita dorong industri baterai supaya berkembang di dalam negeri,” ujarnya.

Selain wacana windfall tax, pemerintah juga mempertimbangkan pengenaan bea keluar untuk komoditas nikel dan batu bara. Kebijakan ini dinilai penting untuk memperkuat pengawasan ekspor.

Purbaya menyoroti lemahnya pengawasan akibat tidak adanya bea keluar, yang membuka celah praktik under-invoicing dan ekspor ilegal. Dengan adanya pungutan tersebut, Bea Cukai dapat melakukan pemeriksaan sebelum barang dikirim ke luar negeri.

“Kalau ada bea keluar, kita bisa periksa sebelum ekspor. Jadi kebocoran bisa dikendalikan,” kata dia.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danantara Ungkap Alasan Pilih Purnawirawan TNI dan Ekspat Pimpin Garuda Indonesia

    Danantara Ungkap Alasan Pilih Purnawirawan TNI dan Ekspat Pimpin Garuda Indonesia

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Danantara Indonesia menjelaskan alasan di balik pemilihan jajaran pimpinan baru PT Garuda Indonesia (Persero), termasuk penunjukan purnawirawan TNI sebagai Direktur Utama hingga dua ekspatriat untuk menduduki kursi strategis dalam manajemen maskapai pelat merah itu. Transformasi kepemimpinan ini menjadi bagian dari upaya besar Danantara memperbaiki kinerja Garuda, baik secara operasional maupun finansial. Managing Director […]

  • Trump Dikritik Usai Minta Bantuan China di Selat Hormuz, Demokrat: Tanda Putus Asa

    Trump Dikritik Usai Minta Bantuan China di Selat Hormuz, Demokrat: Tanda Putus Asa

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuai kritik tajam setelah meminta bantuan China untuk mengatasi ketegangan di Selat Hormuz yang ditutup Iran di tengah konflik kawasan Timur Tengah. Kritik tersebut salah satunya datang dari Senator Partai Demokrat Chuck Schumer yang menilai langkah Trump sebagai bentuk kebijakan luar negeri yang tidak konsisten. Schumer menyindir permintaan […]

  • Harga Perak Antam Naik Lagi, Cek Daftar Lengkapnya Disini

    Harga Perak Antam Naik Lagi, Cek Daftar Lengkapnya Disini

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produk Antam terpantau melejit pada Senin (12/1/2026). Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam meroket Rp 1.356 ke level Rp 51.156 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam pada Sabtu (10/1/2026) melonjak tinggi Rp 1.900 ke level Rp 49.800 per gram. Harga perak Antam pada Jumat (9/1/2026) sempat jatuh Rp […]

  • Melemah Lagi, Rupiah Kini Tembus Rp17.630 per Dolar AS

    Melemah Lagi, Rupiah Kini Tembus Rp17.630 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali bergerak melemah pada perdagangan Senin (18/5/2026) pagi. Mata uang Garuda turun 33 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp17.630 per dolar AS. Pelemahan tersebut terjadi dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.597 per dolar AS. Di sisi lain, indeks dolar AS juga tercatat mengalami […]

  • Strategi Polri Kawal 92 Ribu Buruh ke Jakarta saat May Day, Bus Diberi Stiker Warna

    Strategi Polri Kawal 92 Ribu Buruh ke Jakarta saat May Day, Bus Diberi Stiker Warna

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepolisian menyiapkan skema pengamanan pergerakan puluhan ribu buruh menuju Jakarta dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026. Salah satu langkah yang diterapkan adalah penandaan bus rombongan dengan stiker warna berdasarkan asal wilayah. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, koordinasi telah dilakukan bersama jajaran Polda Jawa […]

  • OJK Dorong Percepatan Digitalisasi Dokumen Pertanahan untuk Perkuat Penyaluran Kredit Perbankan

    OJK Dorong Percepatan Digitalisasi Dokumen Pertanahan untuk Perkuat Penyaluran Kredit Perbankan

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi dokumen pertanahan sebagai langkah strategis untuk mempercepat proses penyaluran kredit perbankan sekaligus memperkuat keamanan agunan. Dalam sebuah forum diskusi nasional bertema “Penguatan Sinergi Digitalisasi Dokumen Pertanahan dalam Mendukung Penyaluran Kredit Perbankan yang Aman, Efisien, dan Terintegrasi”, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menekankan […]

expand_less