Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Gen Z Ini Raup Rp 1,6 Miliar Setahun dari Bengkel Mesin Pesawat

Gen Z Ini Raup Rp 1,6 Miliar Setahun dari Bengkel Mesin Pesawat

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Selama bertahun-tahun, rumus sukses dianggap sederhana: kuliah, dapat gelar, lalu kerja di perusahaan besar. Namun bagi banyak anak muda Gen Z, rumus itu kini terasa usang.

Biaya kuliah yang melambung, utang mahasiswa yang menumpuk, dan pasar kerja yang tak pasti membuat banyak dari mereka mencari jalan yang lebih cepat dan murah menuju karier mapan.

Salah satunya adalah Bianca Miller. Awalnya, perempuan 25 tahun ini mengambil jurusan teknik mesin di universitas empat tahun. Ia ingin bekerja dengan mesin dan permesinan, namun lama-kelamaan merasa apa yang dipelajari tak sesuai dengan impian.

“Saya tidak suka kenyataan bahwa separuh kelas saya tidak ada hubungannya dengan karier yang saya inginkan,” ujar Miller kepada Fortune seperti dikutip Kontan, Selasa (21/10/2025).

Ia juga melihat teman-temannya yang tetap bertahan di jurusan itu tidak lebih beruntung. Banyak dari mereka kesulitan mendapat pekerjaan, bahkan sekadar magang tanpa bayaran.

Akhirnya, Miller memutuskan mengambil alih masa depannya sendiri. Ia keluar dari kampus dan mendaftar di program pelatihan teknisi selama 21 bulan di Aviation Institute of Maintenance, New Jersey, pada awal 2022.

Keputusan itu terbukti tepat. Setelah lulus, perusahaan-perusahaan justru berebut mempekerjakannya. Kini ia bekerja di United Airlines sebagai teknisi avionik di Bandara Internasional Newark Liberty, memperbaiki mesin dan sistem kelistrikan pesawat.

Penghasilannya kini menembus lebih dari US$ 100.000 per tahun, atau setara lebih dari Rp 1,6 miliar, dua kali lipat dari investasi pendidikannya.

Selain itu, pekerjaannya juga relatif aman dari ancaman otomatisasi dan kecerdasan buatan (AI).

“Kesempatannya tidak ada habisnya,” kata Miller. 

Kisah Miller mencerminkan tren baru di kalangan Gen Z yang mulai meninggalkan pendidikan empat tahun dan beralih ke pelatihan berbasis keterampilan.

Industri penerbangan menjadi salah satu contoh paling jelas. Seiring meningkatnya perjalanan pascapandemi dan banyaknya teknisi yang pensiun, permintaan tenaga terampil melonjak tajam.

Menurut laporan CAE Aviation Talent Forecast, industri penerbangan membutuhkan sekitar 416.000 teknisi perawatan pesawat baru dalam delapan tahun ke depan.

Di Amerika Serikat, gaji median teknisi pesawat mencapai sekitar US$79.000 per tahun, dan bisa menembus US$300.000 dengan lembur.

Data dari National Student Clearinghouse juga mencatat, pendaftaran di sekolah kejuruan meningkat hampir 20% sejak 2020, menandakan perubahan pandangan besar di kalangan muda.

Namun, pendidikan tinggi tradisional tidak sepenuhnya ditinggalkan. Gelar sarjana masih menawarkan imbal hasil jangka panjang—rata-rata 682% sepanjang karier.

Hanya saja, jalur alternatif seperti sekolah kejuruan kini terbukti lebih cepat, terjangkau, dan juga menguntungkan.

“Sekolah kejuruan jarang dibicarakan. Sejak kecil, kita diajarkan bahwa jalannya adalah kuliah,” kata Miller.”(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • IHSG Menguat Pagi Ini, Dipicu Pemangkasan Suku Bunga AS

    IHSG Menguat Pagi Ini, Dipicu Pemangkasan Suku Bunga AS

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Senin (24/11/2025) di zona hijau. Mengutip data RTI, IHSG naik 0,35 persen atau 29,39 poin ke level 8.443,74. Dari ratusan konstituen, sebanyak 287 saham menguat, 202 saham melemah, dan 192 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 4,1 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,25 triliun. […]

  • Ekspor Mobil Toyota ke Timur Tengah Tertunda Akibat Konflik Iran dan AS

    Ekspor Mobil Toyota ke Timur Tengah Tertunda Akibat Konflik Iran dan AS

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Konflik yang memanas antara Amerika Serikat dan Iran berdampak pada aktivitas ekspor mobil dari Indonesia ke kawasan Timur Tengah. Salah satu yang terdampak adalah pengiriman kendaraan produksi Toyota dari pabrik di Indonesia. Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto, mengatakan proses produksi kendaraan untuk pasar ekspor masih berjalan normal sesuai pesanan […]

  • Presiden Peru Dina Boluarte Dimakzulkan Parlemen

    Presiden Peru Dina Boluarte Dimakzulkan Parlemen

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Dina Boluarte resmi dimakzulkan dari jabatannya sebagai Presiden Peru pada Jumat waktu setempat usai Kongres Peru menyetujui mosi pemakzulan melalui pemungutan suara. Keputusan tersebut tercapai setelah mayoritas anggota Kongres Peru menyetujui mosi untuk memulai proses pemakzulan terhadap Boluarte. “Kongres Republik Peru menyetujui (pemakzulan) Presiden Dina Boluarte Segarra. Dengan demikian, proses suksesi jabatan yang ditetapkan […]

  • Rupiah Hari Ini Menguat Jadi Rp16.872 per Dolar AS

    Rupiah Hari Ini Menguat Jadi Rp16.872 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini, Senin (9/2/2026), perkasa. Rupiah dibuka bergerak menguat 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.872 per dolar AS. Sebelumnya mata uang Indonesia ini diposisi Rp16.876 per dolar AS. Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah terjadi di tengah membaiknya sentimen risk on […]

  • Tidak Diproduksi Lagi, Motor Sport Yamaha Vixion R Disuntik Mati

    Tidak Diproduksi Lagi, Motor Sport Yamaha Vixion R Disuntik Mati

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Yamaha Indonesia resmi menutup perjalanan salah satu motor sport naked andalannya, yaitu Vixion R yang telah disuntik mati pada akhir 2025. Model ini tak lagi diproduksi, meski Vixion versi standar masih tetap dipertahankan. Konfirmasi tersebut disampaikan langsung oleh Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Rifki Maulana. “Vixion […]

  • Emas Pegadaian Kompak Ambruk! UBS Paling Dalam, Turun Rp18 Ribu

    Emas Pegadaian Kompak Ambruk! UBS Paling Dalam, Turun Rp18 Ribu

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual melalui Pegadaian kompak melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026). Tiga produk emas yang tersedia, yakni UBS, Galeri24, dan Antam, sama-sama mengalami penurunan harga. Koreksi paling dalam terjadi pada emas produksi UBS. Mengutip laman Sahabat Pegadaian, harga emas UBS hari ini turun Rp18.000 per gram. Setelah terkoreksi, harga emas UBS di […]

expand_less