Kamis, 18 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Bank of Japan Tahan Suku Bunga di 0,75%, Tiga Anggota Dewan Dorong Kenaikan

Bank of Japan Tahan Suku Bunga di 0,75%, Tiga Anggota Dewan Dorong Kenaikan

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank of Japan memutuskan mempertahankan suku bunga acuan pada level 0,75 persen dalam rapat kebijakan yang berakhir Selasa, 28 April 2026. Namun, keputusan tersebut tidak bulat. Tiga dari sembilan anggota dewan justru mengusulkan kenaikan suku bunga menjadi 1 persen. Perbedaan pandangan ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran terhadap tekanan inflasi, terutama akibat konflik geopolitik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga energi dan gangguan pasokan global.

Gubernur Kazuo Ueda dijadwalkan menyampaikan pandangan resmi bank sentral dalam konferensi pers, termasuk arah kebijakan moneter ke depan di tengah ketidakpastian global.

Dalam laporan prospek triwulanan, BOJ merevisi naik perkiraan inflasi inti untuk beberapa tahun ke depan. Sebaliknya, proyeksi pertumbuhan ekonomi justru dipangkas, mencerminkan tekanan eksternal yang semakin kuat terhadap perekonomian Jepang.

Jepang, yang sangat bergantung pada impor energi, dinilai rentan terhadap lonjakan harga minyak. Ketegangan di kawasan Timur Tengah, termasuk risiko gangguan distribusi di jalur strategis seperti Selat Hormuz, menjadi faktor utama yang memengaruhi kebijakan tersebut.

Di sisi lain, pelemahan yen terhadap dolar Amerika Serikat juga menambah tekanan inflasi domestik. Mata uang Jepang sempat mendekati level 160 per dolar, kondisi yang sebelumnya memicu intervensi pemerintah di pasar valuta asing.

Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama menegaskan pemerintah siap mengambil langkah untuk meredam volatilitas nilai tukar jika diperlukan.

Sejumlah ekonom memperkirakan BOJ masih memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan. Survei Reuters menunjukkan mayoritas analis memproyeksikan suku bunga acuan dapat mencapai 1 persen pada pertengahan 2026, seiring tekanan inflasi yang tetap tinggi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Harga Emas Pegadaian!  Antam–Galeri24 Nanjak, UBS Turun

    Update Harga Emas Pegadaian! Antam–Galeri24 Nanjak, UBS Turun

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga emas di Pegadaian hari ini, Selasa (9/6/2026), terpantau bervariasi. Dua produk unggulan, Antam dan Galeri24, kompak mengalami kenaikan. Sementara emas UBS justru bergerak turun tipis. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas Antam naik menjadi Rp2.853.000 per gram. Sementara itu, emas Galeri24 menguat ke level Rp2.734.000 […]

  • OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Untuk Bank Syariah

    OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Untuk Bank Syariah

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan OJK (POJK) terbaru. POJK terbaru ini untuk memperkuat ketahanan dan daya saing industri perbankan syariah nasional, yaitu POJK Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR) dan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio/NSFR) bagi Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit […]

  • Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Intervensi Bond Market

    Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Intervensi Bond Market

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menembus level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026. Pemerintah merespons pelemahan tersebut dengan menyiapkan langkah stabilisasi melalui intervensi di pasar obligasi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah akan mulai masuk ke pasar surat utang melalui skema Bond Stabilization Fund (BSF). Instrumen ini digunakan untuk […]

  • VF8 Generasi Kedua Jadi Sorotan, Performa Dinilai Lebih Lambat

    VF8 Generasi Kedua Jadi Sorotan, Performa Dinilai Lebih Lambat

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Produsen otomotif asal Vietnam, VinFast resmi meluncurkan VF8 generasi kedua di pasar Vietnam. Peluncuran model terbaru ini langsung menarik perhatian karena muncul penilaian bahwa performanya tidak seagresif model sebelumnya. Berdasarkan laporan yang diwartakan CarsCoops pada Jumat (22/5/2026), VF8 generasi terbaru dinilai memiliki tingkat kecepatan yang kurang optimal dibandingkan varian pendahulunya. Meski hadir dengan […]

  • IHSG Hari Ini 23 Februari 2026 Naik 1% ke Level 8.334, Saham Basic dan Energi Pimpin Penguatan

    IHSG Hari Ini 23 Februari 2026 Naik 1% ke Level 8.334, Saham Basic dan Energi Pimpin Penguatan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada awal perdagangan Senin (23/2/2026). Berdasarkan data perdagangan, IHSG naik sekitar 1 persen dan kembali menembus level 8.300. IHSG dibuka naik 63 poin ke posisi 8.334,54 dari penutupan sebelumnya di 8.271,76. Sepanjang sesi awal, indeks bergerak di rentang 8.327 hingga 8.375. Sebanyak 366 saham menguat, 206 […]

  • BGN Angkat Suara soal Mobil MBG Tabrak Siswa SDN 01 Kalibaru, 19 Korban Dirawat

    BGN Angkat Suara soal Mobil MBG Tabrak Siswa SDN 01 Kalibaru, 19 Korban Dirawat

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan penjelasan resmi terkait insiden kecelakaan mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak sejumlah siswa di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025). Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, mengungkapkan bahwa sebanyak 19 siswa menjadi korban dan seluruhnya telah mendapat penanganan medis di dua rumah sakit. “Sebanyak 19 […]

expand_less