Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Bank of Japan Tahan Suku Bunga di 0,75%, Tiga Anggota Dewan Dorong Kenaikan

Bank of Japan Tahan Suku Bunga di 0,75%, Tiga Anggota Dewan Dorong Kenaikan

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank of Japan memutuskan mempertahankan suku bunga acuan pada level 0,75 persen dalam rapat kebijakan yang berakhir Selasa, 28 April 2026. Namun, keputusan tersebut tidak bulat. Tiga dari sembilan anggota dewan justru mengusulkan kenaikan suku bunga menjadi 1 persen. Perbedaan pandangan ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran terhadap tekanan inflasi, terutama akibat konflik geopolitik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga energi dan gangguan pasokan global.

Gubernur Kazuo Ueda dijadwalkan menyampaikan pandangan resmi bank sentral dalam konferensi pers, termasuk arah kebijakan moneter ke depan di tengah ketidakpastian global.

Dalam laporan prospek triwulanan, BOJ merevisi naik perkiraan inflasi inti untuk beberapa tahun ke depan. Sebaliknya, proyeksi pertumbuhan ekonomi justru dipangkas, mencerminkan tekanan eksternal yang semakin kuat terhadap perekonomian Jepang.

Jepang, yang sangat bergantung pada impor energi, dinilai rentan terhadap lonjakan harga minyak. Ketegangan di kawasan Timur Tengah, termasuk risiko gangguan distribusi di jalur strategis seperti Selat Hormuz, menjadi faktor utama yang memengaruhi kebijakan tersebut.

Di sisi lain, pelemahan yen terhadap dolar Amerika Serikat juga menambah tekanan inflasi domestik. Mata uang Jepang sempat mendekati level 160 per dolar, kondisi yang sebelumnya memicu intervensi pemerintah di pasar valuta asing.

Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama menegaskan pemerintah siap mengambil langkah untuk meredam volatilitas nilai tukar jika diperlukan.

Sejumlah ekonom memperkirakan BOJ masih memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan. Survei Reuters menunjukkan mayoritas analis memproyeksikan suku bunga acuan dapat mencapai 1 persen pada pertengahan 2026, seiring tekanan inflasi yang tetap tinggi.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendag Budi Santoso Desak Reformasi WTO yang Inklusif dan Berbasis Kebersamaan

    Mendag Budi Santoso Desak Reformasi WTO yang Inklusif dan Berbasis Kebersamaan

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso menegaskan pentingnya reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang bersifat inklusif dan berorientasi pada semangat kebersamaan antarnegara anggota. Pernyataan ini menjadi sorotan dalam pertemuan Informal WTO Working Dinner di Gqeberha, Afrika Selatan, Kamis (9/10), di tengah meningkatnya tekanan global terhadap sistem perdagangan multilateral yang dinilai kian kehilangan relevansi. […]

  • Trump dan Prabowo Saling Puji di KTT ASEAN ke-47, Bahas Perdamaian dan Kerja Sama Strategis

    Trump dan Prabowo Saling Puji di KTT ASEAN ke-47, Bahas Perdamaian dan Kerja Sama Strategis

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Momen menarik terjadi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, Minggu (26/10/2025). Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saling melempar pujian atas peran mereka dalam memperkuat perdamaian dan kerja sama strategis di kawasan dan dunia. Dalam pidatonya, Presiden Trump […]

  • NTP Jambi Tembus 190,26, Tapi Biaya Hidup Petani Makin Menghimpit

    NTP Jambi Tembus 190,26, Tapi Biaya Hidup Petani Makin Menghimpit

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi menjadi sinyal positif bagi ekonomi perdesaan. Namun, di balik penguatan tersebut terdapat tantangan lain yang tidak bisa diabaikan, yakni meningkatnya biaya konsumsi rumah tangga petani. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat NTP Jambi Juli 2026 mencapai 190,26, naik 0,79 persen dibandingkan Juni. Kenaikan tersebut terjadi ketika Indeks […]

  • UBS dan Galeri24 Kompak Stagnan, Cek Disini!

    UBS dan Galeri24 Kompak Stagnan, Cek Disini!

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual PT Pegadaian pada hari ini kompak tidak mengalami perubahan alias stagnan pada setiap jenisnya. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman resmi Pegadaian, Senin (19/1/2026). Harga emas UBS stabil di posisi Rp 2.739.000 per gram. Demikian juga harga jual emas Galeri24 stagnan di posisi […]

  • Pertamina Operasikan SPBU Mobile untuk Percepat Layanan BBM di Wilayah Bencana Sumatera

    Pertamina Operasikan SPBU Mobile untuk Percepat Layanan BBM di Wilayah Bencana Sumatera

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan penggunaan Pertamina Mobile SPBU dan perangkat canting atau tabung mini guna mempercepat distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatera. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga pasokan energi selama proses pemulihan pascabencana. Menurutnya, akses energi […]

  • Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

    Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian global pada 2026 diperkirakan menghadapi tekanan serius akibat meningkatnya eskalasi geopolitik internasional. Ketegangan politik di Iran serta manuver agresif Amerika Serikat di berbagai kawasan dinilai berpotensi menekan nilai tukar Rupiah dan memperberat beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia. Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro menyampaikan bahwa meski […]

expand_less