Kamis, 6 Agu 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pemerintah Perkuat Skema Penugasan Khusus Ekspor untuk Lindungi Eksportir di Tengah Gejolak Global

Pemerintah Perkuat Skema Penugasan Khusus Ekspor untuk Lindungi Eksportir di Tengah Gejolak Global

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah memperkuat skema Penugasan Khusus Ekspor (PKE) sebagai upaya melindungi sekaligus mendorong kinerja eksportir nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya risiko geopolitik yang memicu gangguan rantai pasok serta fluktuasi pasar internasional. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menegaskan pendekatan adaptif diperlukan agar pelaku usaha tetap mampu bersaing.

Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Tony Prianto, mengatakan skema PKE memberikan dukungan strategis bagi eksportir, terutama untuk menjangkau pasar non-tradisional.

Menurut dia, kondisi geopolitik global yang berubah cepat justru membuka peluang baru bagi pelaku usaha dalam memperluas pasar ekspor.

“PKE memberikan tambahan dukungan, baik dari sisi penjaminan ketika pelaku usaha belum memiliki rekam jejak kuat di pasar tujuan, maupun pembiayaan modal kerja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, skema tersebut tidak hanya mendorong ekspansi, tetapi juga membantu eksportir yang menghadapi keterbatasan akses pembiayaan dari lembaga keuangan konvensional.

Selain itu, pemerintah juga menggandeng Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia untuk memperkuat mitigasi risiko dalam pembiayaan ekspor. Lembaga ini melakukan pengujian ketahanan portofolio atau stress testing guna mengantisipasi dampak gejolak global.

Direktur Pelaksana Bisnis II Indonesia Eximbank, Sulaeman, mengatakan pihaknya melakukan pemetaan terhadap sektor dan perusahaan yang terdampak, baik akibat gangguan pasar tujuan, rantai pasok, maupun fluktuasi nilai tukar.

Menurut dia, pemilihan instrumen pembiayaan yang tepat menjadi kunci, terutama melalui produk trade finance yang memiliki dasar transaksi jelas, mulai dari pembiayaan bahan baku hingga penjualan.

Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah dan lembaga pembiayaan, eksportir diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga memanfaatkan peluang di tengah disrupsi global.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako di Jambi Hari Ini: Cabai Turun, Daging dan Beras Tetap Stabil

    Harga Sembako di Jambi Hari Ini: Cabai Turun, Daging dan Beras Tetap Stabil

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di sejumlah pasar rakyat di Kota Jambi masih terpantau stabil pada Kamis, 9 Oktober 2025. Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, hanya beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga, seperti cabe dan daging ayam broiler, sementara komoditas utama lainnya relatif tidak bergerak. Di Pasar Rakyat Talang […]

  • 8 Manfaat Obat Angkung Cina: Herbal Tradisional yang Populer untuk Melancarkan Darah dan Mengurangi Nyeri

    8 Manfaat Obat Angkung Cina: Herbal Tradisional yang Populer untuk Melancarkan Darah dan Mengurangi Nyeri

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Obat angkung Cina atau Angelica sinensis kembali menjadi perhatian masyarakat karena dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Tanaman herbal yang telah digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok selama ratusan tahun ini dikenal mampu membantu melancarkan peredaran darah hingga meredakan nyeri. Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa penggunaan herbal tetap harus dilakukan secara bijak dan […]

  • OJK dan BI Inisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia, Dorong Talenta Digital Nasional

    OJK dan BI Inisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia, Dorong Talenta Digital Nasional

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Indonesia (BI) menginisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) sebagai langkah strategis memperkuat inovasi dan pengembangan talenta digital di sektor jasa keuangan nasional. Inisiatif tersebut ditandai dengan penyelenggaraan DIGDAYA x Hackathon 2026 bertema “Berinovasi untuk Masa Depan, Memberdayakan Talenta Digital” yang digelar secara hybrid di Kantor Bank Indonesia, […]

  • Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP yang Langgar Komitmen, Tak Bisa Kerja di Instansi Pemerintah

    Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP yang Langgar Komitmen, Tak Bisa Kerja di Instansi Pemerintah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menjatuhkan sanksi blacklist terhadap penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dinilai melanggar komitmen dan etika sebagai penerima dana publik. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya merespons polemik alumni LPDP yang viral di media sosial. Ia menyayangkan kejadian itu dan memastikan aturan yang berlaku akan ditegakkan […]

  • Rupiah Menguat Jadi Rp16.667 per Dolar AS

    Rupiah Menguat Jadi Rp16.667 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan pagi ini, Selasa (25/11/2025). Rupiah dibuka menguat 32 poin atau 0,19 persen menjadi Rp16.667 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.699 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan hampir seluruh mata uang di Asia. Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah […]

  • Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 50 Kantong Jenazah, 34 Korban Teridentifikasi

    Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 50 Kantong Jenazah, 34 Korban Teridentifikasi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah menerima sebanyak 50 kantong jenazah korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga Selasa (27/1/2026) malam, sebanyak 34 jenazah berhasil diidentifikasi. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan jumlah korban yang teridentifikasi terus bertambah dibandingkan data sebelumnya yang mencatat 30 jenazah. “Dari […]

expand_less