Kamis, 16 Jul 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Kredit Macet di Bawah Rp1 Juta Tak Muncul di SLIK, Bisa KPR

Kredit Macet di Bawah Rp1 Juta Tak Muncul di SLIK, Bisa KPR

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi melonggarkan kebijakan dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) guna mendukung percepatan program perumahan nasional, termasuk target pembangunan 3 juta rumah.

Salah satu kebijakan utama yang diambil adalah hanya menampilkan catatan kredit dengan nominal di atas Rp1 juta dalam laporan SLIK. Artinya, kredit macet dengan nilai di bawah Rp1 juta tidak lagi tercantum dan tidak menjadi penghambat utama dalam pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Komisioner sebagai bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Informasi yang ditampilkan dalam SLIK adalah kredit dengan nominal di atas Rp1 juta, baik dari sisi akumulasi maupun baki debet,” ujar Friderica dalam keterangan resminya.

SLIK sendiri merupakan sistem yang digunakan lembaga keuangan sebagai bahan pertimbangan dalam analisis kredit, termasuk dalam proses persetujuan KPR. Dengan perubahan ini, masyarakat dengan riwayat kredit kecil bermasalah kini memiliki peluang lebih besar untuk mengakses pembiayaan perumahan.

Tak hanya itu, OJK juga mempercepat proses pembaruan data pelunasan kredit. Status pelunasan kini wajib diperbarui maksimal tiga hari kerja setelah pinjaman dilunasi. Kebijakan ini ditargetkan mulai berlaku paling lambat akhir Juni 2026.

Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat proses pengajuan kredit, terutama bagi masyarakat yang sebelumnya terkendala status kredit yang belum ter-update di SLIK.

Di sisi lain, OJK juga memberikan akses data SLIK kepada BP Tapera sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini bertujuan untuk mempercepat penyaluran pembiayaan perumahan bagi masyarakat.

Selain itu, regulator juga akan menerbitkan penegasan terkait pengakuan KPR bersubsidi sebagai bagian dari program prioritas pemerintah, yang berdampak pada aspek penjaminan pembiayaan.

Sebagai bentuk penguatan koordinasi, OJK bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman akan membentuk Satuan Tugas Percepatan Program 3 Juta Rumah. Satgas ini akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pengembang dan lembaga terkait.

OJK juga menegaskan bahwa data dalam SLIK bersifat netral dan bukan menjadi satu-satunya penentu dalam persetujuan kredit. Keputusan akhir tetap berada di masing-masing bank dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko.

Dengan berbagai kebijakan ini, OJK berharap akses pembiayaan perumahan semakin inklusif dan mampu mendorong percepatan realisasi program perumahan nasional.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industri Garmen Bandung Siap Tembus Pasar Internasional

    Industri Garmen Bandung Siap Tembus Pasar Internasional

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri garmen Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar global, terutama melalui produk dengan spesialisasi dan nilai tambah tinggi. Salah satu contohnya datang dari Bandung, Jawa Barat, yang dikenal sebagai salah satu sentra industri garmen nasional. Perkembangan tren fesyen yang semakin mengarah pada fungsi dan kenyamanan membuka ruang bagi produk-produk khusus, […]

  • Harga Sembako di Jambi Hari Ini: Cabai Turun, Daging dan Beras Tetap Stabil

    Harga Sembako di Jambi Hari Ini: Cabai Turun, Daging dan Beras Tetap Stabil

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di sejumlah pasar rakyat di Kota Jambi masih terpantau stabil pada Kamis, 9 Oktober 2025. Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, hanya beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga, seperti cabe dan daging ayam broiler, sementara komoditas utama lainnya relatif tidak bergerak. Di Pasar Rakyat Talang […]

  • Daftar Upah Minimum Negara ASEAN, Singapura Tertinggi Disusul Malaysia

    Daftar Upah Minimum Negara ASEAN, Singapura Tertinggi Disusul Malaysia

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perundingan terkait formula acuan penetapan upah minimum 2026 masih berlangsung. Di tengah pembahasan tersebut, data yang dihimpun menunjukkan bahwa besaran upah minimum di kawasan Asia Tenggara cukup beragam. Singapura tercatat sebagai negara dengan upah minimum tertinggi di ASEAN. Hingga saat ini upah minimum di Singapura berada pada kisaran SGD 1.400–1.600 atau setara Rp16–18 […]

  • Polsek Bahar Selatan Edukasi Pekerja Sumur Minyak Rakyat soal K3 dan Regulasi ESDM di Tanjung Lebar

    Polsek Bahar Selatan Edukasi Pekerja Sumur Minyak Rakyat soal K3 dan Regulasi ESDM di Tanjung Lebar

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja dalam aktivitas pengeboran minyak terus menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Hal ini terlihat dari kegiatan sosialisasi yang dilakukan Polsek Bahar Selatan kepada para pekerja sumur minyak rakyat di Desa Tanjung Lebar, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada edukasi terkait penerapan Keselamatan […]

  • IHSG Anjlok 2,46% ke 6.926 Sesi I, Saham Tambang Tersungkur Pimpin Penurunan

    IHSG Anjlok 2,46% ke 6.926 Sesi I, Saham Tambang Tersungkur Pimpin Penurunan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok dalam pada perdagangan sesi I, Kamis, 30 April 2026. Indeks ditutup melemah 174,67 poin atau 2,46% ke level 6.926,54. Tekanan jual mendominasi pasar. Sebanyak 618 saham turun, hanya 95 saham menguat, dan 98 saham bergerak stagnan. Pelemahan merata di seluruh sektor, menandakan sentimen negatif yang luas di […]

  • Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Jumat (14/11/2025). IHSG menguat 10,27 poin atau 0,13% ke 8,377,75. Tercatat sebanyak 227 saham naik, 173 saham turun dan 212 saham stagnan pada sesi pertama ini. Tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral […]

expand_less