Rabu, 15 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » AS-Iran Gagal Damai, Harga Minyak Dunia Tembus US$101 per Barel

AS-Iran Gagal Damai, Harga Minyak Dunia Tembus US$101 per Barel

  • account_circle say say
  • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Harga minyak mentah dunia kembali melonjak dan menembus level psikologis US$100 per barel pada Senin (13/4/2026), menyusul kegagalan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi ini diperparah dengan rencana blokade jalur pelayaran menuju Iran di Selat Hormuz, yang menjadi salah satu jalur distribusi minyak terpenting di dunia.

Berdasarkan laporan Reuters, harga minyak mentah jenis Brent naik sebesar US$6,71 atau sekitar 7,05 persen menjadi US$101,91 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat meningkat US$7,59 atau 7,86 persen ke level US$104,16 per barel.

Kenaikan harga ini terjadi setelah negosiasi antara Washington dan Teheran gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang berlangsung. Situasi tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap terganggunya pasokan energi global.

Presiden AS Donald Trump dilaporkan menyatakan akan memulai blokade terhadap jalur pelayaran Iran di Selat Hormuz. Kebijakan ini dinilai berpotensi mengganggu aliran minyak global hingga jutaan barel per hari.

Kepala Penelitian Energi MST Marquee, Saul Kavonic, menyebut pasar energi kini kembali ke kondisi sebelum adanya gencatan senjata. Bahkan, langkah terbaru AS diperkirakan akan memperketat pasokan minyak dari Iran.

“AS akan memblokir aliran minyak yang tersisa hingga sekitar 2 juta barel per hari yang terkait dengan Iran melalui Selat Hormuz,” ujarnya.

Selain itu, Komando Pusat AS atau CENTCOM menyatakan bahwa kebijakan blokade akan mulai diberlakukan pada Senin (13/4) dan mencakup seluruh kapal yang menuju maupun keluar dari pelabuhan Iran.

Langkah tersebut menimbulkan respons keras dari pihak Iran. Garda Revolusi Iran memperingatkan bahwa setiap kapal militer yang mendekati wilayah tersebut akan dianggap melanggar gencatan senjata dan berpotensi ditindak tegas.

Di tengah meningkatnya ketegangan, sejumlah kapal tanker minyak mulai menghindari jalur Selat Hormuz. Namun, data menunjukkan masih ada beberapa kapal yang sempat melintas sebelum kebijakan blokade diberlakukan.

  • Penulis: say say

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AHY Pastikan Pemulihan Infrastruktur Vital Usai Banjir dan Longsor di Aceh Tengah

    AHY Pastikan Pemulihan Infrastruktur Vital Usai Banjir dan Longsor di Aceh Tengah

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung kawasan terdampak banjir dan longsor di Aceh Tengah. Dalam kunjungan menggunakan jalur darat tersebut, AHY memastikan pemulihan infrastruktur vital dipercepat, termasuk pembukaan akses jalan yang sempat terputus di sejumlah titik. Didampingi Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara serta Bupati Aceh […]

  • Mentan Awasi Ketat Harga Daging Sapi di Feedloter, Harga Masih di Bawah HAP

    Mentan Awasi Ketat Harga Daging Sapi di Feedloter, Harga Masih di Bawah HAP

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menegaskan pemerintah terus melakukan pengawasan ketat terhadap harga daging sapi di feedloter. Langkah ini dilakukan menyusul aksi mogok para pedagang daging sapi se-Jabodetabek akibat tingginya harga timbang sapi hidup. Menurut Amran, berdasarkan laporan feedloter yang hadir dalam rapat koordinasi harga pangan di […]

  • Mentan Amran Sulaiman Genjot Hilirisasi Kelapa, Target Devisa Rp1.200 Triliun

    Mentan Amran Sulaiman Genjot Hilirisasi Kelapa, Target Devisa Rp1.200 Triliun

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmennya mempercepat program hilirisasi komoditas hortikultura, termasuk kelapa dalam. Ia menargetkan, ke depan tidak ada lagi ekspor kelapa dalam bentuk utuh atau gelondongan, melainkan sudah dalam bentuk produk olahan bernilai tinggi. Dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (9/10/2025), Amran menjelaskan bahwa hilirisasi kelapa dapat […]

  • BRI Ungkap Modus Penipuan Kartu Kredit, Nasabah Diminta Waspada Saat Transaksi

    BRI Ungkap Modus Penipuan Kartu Kredit, Nasabah Diminta Waspada Saat Transaksi

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan kartu kredit seiring meningkatnya penggunaan transaksi non-tunai di Indonesia. Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, kemudahan transaksi menggunakan kartu kredit perlu diimbangi dengan kesadaran nasabah dalam menjaga keamanan data pribadi dan informasi perbankan. Pasalnya, kejahatan perbankan seperti […]

  • Jasa Marga Perbaiki Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi

    Jasa Marga Perbaiki Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jasa Marga kembali melakukan perbaikan dan pemeliharaan jalan di sejumlah titik pada ruas Tol Cipularang dan Tol Padaleunyi selama sepekan ke depan. Pekerjaan berlangsung mulai Minggu (16/11) hingga Sabtu (22/11) sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan jalan tol. Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agni Mayvinna, menjelaskan bahwa pekerjaan […]

  • Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Jumat (14/11/2025). IHSG menguat 10,27 poin atau 0,13% ke 8,377,75. Tercatat sebanyak 227 saham naik, 173 saham turun dan 212 saham stagnan pada sesi pertama ini. Tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral […]

expand_less