Aktifitas 24 Jam, Jambi Business Center Hidupkan Akses dan Ekonomi Jambi
- account_circle Syaiful Amri
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

PUSAT BISNIS MODERN: Dengan konsep kawasan terpadu yang modern, JBC tidak hanya hadir sebagai pusat bisnis, tetapi juga sebagai ruang aktivitas masyarakat yang terus hidup sepanjang hari. (F:Jambisnis.com)
JAMBISNIS.COM – Jambi Business Center (JBC) kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kawasan superblok paling strategis dan berkembang di Kota Jambi. Dengan konsep kawasan terpadu yang modern, JBC tidak hanya hadir sebagai pusat bisnis, tetapi juga sebagai ruang aktivitas masyarakat yang terus hidup sepanjang hari.
Mengusung sistem kawasan terbuka tanpa portal, JBC menawarkan kemudahan akses bagi siapa saja. Lalu lintas yang aktif selama 24 jam menjadikan kawasan ini selalu ramai, baik siang maupun malam. Aktivitas kendaraan yang terus bergerak, ditambah dengan keberadaan berbagai fasilitas, membuat kawasan ini menjadi salah satu titik paling dinamis di kota.
Jambi Business Center dibangun di atas lahan seluas 73.938 meter persegi dan dirancang dengan konsep superblok modern. Di dalamnya terdapat berbagai fasilitas seperti pusat perbelanjaan (mall), hotel, convention center, hingga ruko yang mendukung aktivitas bisnis dan komersial.
Berada di antara tiga jalan utama—Jalan Kapt. A. Bakaruddin, Jalan Patimura, dan Jalan Amir Hamzah— memberikan keunggulan tersendiri bagi JBC. Posisi tersebut membuat JBC mudah dijangkau dari berbagai arah, sekaligus menjadi titik temu strategis bagi masyarakat dari berbagai kawasan di Kota Jambi.
Tak hanya itu, kawasan di sekitar JBC juga telah berkembang pesat. Berbagai fasilitas umum seperti rumah sakit, sekolah, hotel, dan pusat usaha lainnya berada sangat dekat dengan lokasi ini. Kondisi tersebut menciptakan sebuah ekosistem bisnis yang saling mendukung dan terus tumbuh secara alami.
Dengan potensi pasar yang besar dan arus pengunjung yang stabil, JBC menjadi peluang emas bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya. Tingginya mobilitas masyarakat di kawasan ini memberikan eksposur yang maksimal bagi setiap usaha yang beroperasi di dalamnya.
Selain menjadi pusat bisnis, keberadaan JBC juga membawa dampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas di sekitarnya. Salah satu manfaat yang paling dirasakan masyarakat adalah dibukanya akses jalan yang menghubungkan kawasan Mayang menuju Sungai Kambang.
Sebelum adanya akses ini, masyarakat harus memutar cukup jauh untuk mencapai tujuan tersebut. Kondisi itu kerap menyebabkan kemacetan, terutama di kawasan Simpang Mayang yang dikenal padat pada jam-jam tertentu.
Kini, dengan dibukanya jalan di area JBC untuk umum, arus kendaraan menjadi lebih terurai. Warga memiliki alternatif jalur yang lebih cepat dan efisien, sehingga waktu tempuh pun dapat dipangkas secara signifikan.
Alfani, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Provinsi Jambi yang tinggal di kawasan Mayang, mengaku sangat terbantu dengan adanya akses tersebut.
“Sejak adanya JBC dan dibukanya jalan ini, perjalanan saya ke kantor gubernur jadi jauh lebih singkat. Dulu harus memutar cukup jauh, sekarang tinggal lurus saja menuju Sungai Kambang. Ini benar-benar memudahkan aktivitas kerja saya setiap hari,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa akses tersebut tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga membuat perjalanan terasa lebih nyaman karena tidak lagi terjebak kemacetan panjang.
Hal serupa juga dirasakan oleh Indrawan, warga Telanaipura yang setiap hari mengantar dan menjemput anaknya sekolah.
“Dulu kalau mau antar anak ke sekolah harus ambil jalan memutar, cukup menyita waktu dan tenaga. Sekarang jauh lebih cepat dan lancar. Kehadiran JBC ini sangat membantu masyarakat, terutama yang punya aktivitas harian seperti saya,” katanya.
Menurutnya, akses jalan yang dibuka oleh manajemen JBC menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat. Tidak hanya untuk kepentingan bisnis, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan.
Salah satu keunggulan lain dari JBC adalah suasananya yang tetap hidup hingga malam hari. Aktivitas bisnis, kuliner, hingga mobilitas masyarakat membuat kawasan ini tidak pernah benar-benar sepi.
Lampu-lampu dari pertokoan dan kendaraan yang hilir mudik menciptakan suasana kota yang dinamis dan modern. Hal ini turut memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di malam hari.
Bagi pelaku usaha, kondisi ini tentu menjadi nilai tambah. Kawasan yang aktif selama hampir 24 jam membuka peluang lebih besar untuk menjangkau konsumen dari berbagai segmen, baik pekerja, keluarga, maupun anak muda.
Kehadiran Jambi Business Center tidak hanya berdampak pada sektor bisnis, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi Kota Jambi menuju kota yang lebih modern dan terintegrasi. Konsep superblok yang diusung menghadirkan efisiensi dalam satu kawasan, di mana berbagai kebutuhan dapat terpenuhi dalam satu lokasi.
Mulai dari berbelanja, menginap, menghadiri acara, hingga menjalankan usaha, semuanya dapat dilakukan di satu kawasan yang sama. Hal ini mencerminkan gaya hidup urban yang praktis dan efisien.
Dengan segala keunggulan yang dimiliki, JBC kini tidak hanya menjadi pusat keramaian, tetapi juga simbol perkembangan kota. Kehadirannya membawa perubahan nyata, baik dari sisi ekonomi, infrastruktur, maupun kemudahan mobilitas masyarakat.
Ke depan, kawasan ini diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan pertumbuhan kota. Jambi Business Center pun semakin menegaskan perannya sebagai salah satu motor penggerak utama yang mendukung kemajuan Kota Jambi secara menyeluruh.(*)
- Penulis: Syaiful Amri
- Editor: -



Saat ini belum ada komentar