Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Senator AS Desak Donald Trump Tutup Pasar Otomotif Untuk China

Senator AS Desak Donald Trump Tutup Pasar Otomotif Untuk China

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Penolakan terhadap masuknya mobil asal China ke pasar Amerika Serikat semakin menguat. Sejumlah senator dari Partai Demokrat mendesak Presiden Donald Trump untuk mengambil langkah tegas dengan menutup akses bagi produsen otomotif China.

Desakan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang ditandatangani oleh tiga senator, yakni Tammy Baldwin, Elissa Slotkin, dan Chuck Schumer. Mereka meminta pemerintah tidak hanya melarang pembangunan pabrik mobil China di AS, tetapi juga membatasi kendaraan buatan China yang dirakit di Meksiko maupun Kanada agar tidak masuk ke pasar domestik.

Dalam surat itu, para senator menilai kehadiran produsen otomotif China berpotensi menciptakan ketimpangan ekonomi yang sulit disaingi industri dalam negeri.

“Mengundang produsen mobil China masuk ke AS bisa memberikan keuntungan ekonomi yang tidak tertandingi oleh produsen lokal, sekaligus memicu risiko keamanan nasional,” tulis mereka.

Isu keamanan menjadi salah satu alasan utama penolakan tersebut. Pemerintah AS khawatir kendaraan produksi China dapat mengumpulkan data sensitif pengguna, yang berpotensi mengancam keamanan nasional.

Sebelumnya, pemerintahan Joe Biden telah menerapkan regulasi yang secara efektif membatasi penjualan mobil penumpang China di AS sejak Januari 2025.

Kebijakan ini mendapat dukungan luas dari industri otomotif dalam negeri, yang menilai langkah tersebut penting untuk melindungi daya saing serta lapangan kerja.

Di sisi lain, Presiden Trump sempat membuka peluang bagi produsen China untuk berinvestasi dan membangun pabrik di AS, terutama jika mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Namun, Gedung Putih menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengorbankan keamanan nasional demi menarik investasi asing.

Sementara itu, asosiasi industri otomotif AS juga mendesak pemerintah untuk mempertahankan kebijakan proteksionisme, terutama menjelang rencana pertemuan Trump dengan Presiden China, Xi Jinping.

Ketegangan ini mencerminkan persaingan global yang semakin tajam antara AS dan China, khususnya di sektor kendaraan listrik dan teknologi otomotif.

Meski China dikenal agresif dalam ekspansi industri otomotif global, AS tetap berupaya menjaga dominasi pasar domestik sekaligus melindungi kepentingan strategis nasional.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Drainase Tersumbat Picu Genangan di Simpang Mayang, Tim Gabungan Bersama-sama Bersihkan Saluran Air

    Drainase Tersumbat Picu Genangan di Simpang Mayang, Tim Gabungan Bersama-sama Bersihkan Saluran Air

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Genangan air yang menghambat lalu lintas di Simpang Mayang saat hujan dengan curah tinggi di Kota Jambi pada Jumat (12/12/2025) turut dipicu adanya penyumbatan drainase. Aliran air di drainase yang berada di RT 23, Kelurahan Simpang Tiga Sipin, Kecamatan Telanaipura, Simpang Mayang tersebut tersumbat sehingga melimpah ke jalan raya dan nyaris masuk ke […]

  • Direstui AS, India Borong 20 Juta Barel Minyak Rusia lewat Pengiriman Kilat

    Direstui AS, India Borong 20 Juta Barel Minyak Rusia lewat Pengiriman Kilat

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – emerintah India bergerak cepat mengamankan pasokan energi dengan membeli jutaan barel minyak mentah Rusia setelah mendapat dispensasi sementara dari Amerika Serikat. Departemen Keuangan AS memberikan pengecualian selama 30 hari yang memungkinkan perusahaan pengolahan minyak India mengimpor minyak dari Rusia. Kebijakan ini diambil untuk menjaga pasokan minyak global di tengah ketegangan geopolitik di kawasan […]

  • Harga Emas Antam Naik Drastis! 1 Gram Jadi Rp2.380.000

    Harga Emas Antam Naik Drastis! 1 Gram Jadi Rp2.380.000

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik drastis pada perdagangan Selasa (25/11/2025) ini. Pasalnya, kenaikannya melonjak Rp40.000 hingga menjadi Rp2.380.000 per gram. Sementara emas Antam paling murah kini dibanderol seharga Rp1,24 juta. Sedangkan yang paling mahal dijual seharga Rp2,32 miliar. Adanya kenaikan yang terjadi ini membuat harga beli kembali (buyback) emas […]

  • Harga Sembako Pasar Angso Duo Jambi 3 September 2026: Cabai Merah Naik, Rawit Merah Turun

    Harga Sembako Pasar Angso Duo Jambi 3 September 2026: Cabai Merah Naik, Rawit Merah Turun

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, bergerak berbeda pada Kamis, 3 September 2026. Di tengah mayoritas komoditas yang tercatat stabil, harga cabai merah naik, sementara cabai rawit merah justru mengalami penurunan cukup signifikan. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar berada di level Rp40.000 […]

  • Krisis Cabai! Tiga Pasar di Kota Jambi Kehabisan Stok, Harga Tembus Rp 100 Ribu

    Krisis Cabai! Tiga Pasar di Kota Jambi Kehabisan Stok, Harga Tembus Rp 100 Ribu

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di tiga pasar besar Kota Jambi, yakni Pasar Angso Duo, Pasar Talang Banjar, dan Pasar Rakyat Kasang, tercatat stabil untuk sebagian besar komoditas pada Minggu (16/11/2025). Namun, sejumlah komoditas seperti cabe merah besar, cabe merah kecil, dan cabe rawit merah mengalami kenaikan signifikan sehingga menjadi perhatian masyarakat. Data terbaru dari […]

  • PHRI Ungkap Banyak Hotel Tutup & Dijual, Okupansi Anjlok Akibat Daya Beli Turun

    PHRI Ungkap Banyak Hotel Tutup & Dijual, Okupansi Anjlok Akibat Daya Beli Turun

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani mengungkapkan banyak hotel di Indonesia menutup operasional dan bahkan dijual akibat penurunan tingkat hunian atau okupansi sepanjang 2025. Salah satunya terjadi di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang mengalami penurunan okupansi cukup drastis. “Tadi pagi saya baru rapat internal untuk menggambarkan, satu […]

expand_less