Senin, 6 Jul 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Emmanuel Macron Serukan Dunia Tak Jadi ‘Kacung’ AS-China

Emmanuel Macron Serukan Dunia Tak Jadi ‘Kacung’ AS-China

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan kepada negara-negara di dunia agar tidak menjadi “bawahan” dua kekuatan besar global, yakni Amerika Serikat dan China, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik internasional. Pernyataan itu disampaikan Macron saat kunjungannya ke Korea Selatan, di tengah konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran yang belum mereda.

“Saya pikir tujuan kita bukan menjadi bawahan dari dua kekuatan hegemonik. Kita tidak ingin bergantung pada dominasi China, juga tidak ingin terlalu terpapar ketidakpastian Amerika,” kata Macron dalam forum mahasiswa di Seoul.

Pernyataan Macron mencerminkan meningkatnya kegelisahan negara-negara Eropa terhadap dinamika kepemimpinan global AS, terutama di bawah Presiden Donald Trump.

Dalam beberapa waktu terakhir, Washington mendorong sekutu Eropa untuk terlibat lebih jauh dalam konflik melawan Iran. Namun, respons yang muncul justru cenderung dingin.

Tidak ada dukungan terbuka dari negara-negara Eropa terhadap rencana agresif AS, termasuk wacana pembukaan jalur strategis Selat Hormuz.

Sejumlah analis menilai kondisi ini sebagai indikasi melemahnya dominasi global AS yang selama puluhan tahun menjadi pilar utama tatanan internasional.

Pengamat hubungan internasional Carlo Norrlof menyebut jaringan keamanan global yang dibangun AS selama beberapa generasi kini menghadapi tekanan serius.

Menurutnya, sikap negara-negara sekutu yang mulai menjaga jarak dari konflik menunjukkan adanya pergeseran keseimbangan kekuatan dunia.

“Kita mungkin sedang menyaksikan berakhirnya supremasi global yang selama ini dianggap wajar oleh banyak warga Amerika,” ujarnya.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah, terutama di sekitar Selat Hormuz, menjadi ujian nyata bagi pengaruh global AS. Jalur tersebut merupakan salah satu titik vital distribusi energi dunia. Setiap eskalasi konflik berpotensi memicu dampak luas terhadap ekonomi global.

Namun, dalam situasi krisis yang semakin kompleks, kemampuan AS untuk mengendalikan dinamika geopolitik dinilai tidak lagi sekuat sebelumnya. Fenomena ini memperkuat pandangan bahwa dunia kini bergerak menuju sistem multipolar, di mana kekuatan global tidak lagi terpusat pada satu negara.

Macron melalui pernyataannya mendorong negara-negara untuk mengambil posisi independen dan tidak terjebak dalam tarik-menarik kepentingan dua kekuatan besar. Langkah tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Eropa mulai mencari peran baru dalam peta geopolitik global yang terus berubah.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi Indonesia: Diproyeksi Tumbuh 5% pada 2026, Naik 5,2% pada 2027

    Ekonomi Indonesia: Diproyeksi Tumbuh 5% pada 2026, Naik 5,2% pada 2027

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Dunia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya akan mencapai 5% pada 2026, dan 5,2% pada 2027. Pertumbuhan ini lebih rendah dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar 5,4%. Meski demikian, Dalam Laporan Bertajuk Fondasi Digital untuk Pertumbuhan oleh Bank Dunia edisi Desember 2025 menyebut, proyeksi pertumbuhan tersebut masih menandakan […]

  • Menkeu Purbaya Serahkan Sinkronisasi Data Dana Pemda ke BI, Selisih Capai Rp18,97 Triliun

    Menkeu Purbaya Serahkan Sinkronisasi Data Dana Pemda ke BI, Selisih Capai Rp18,97 Triliun

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Kementerian Keuangan tidak akan ikut campur dalam proses sinkronisasi data dana pemerintah daerah (pemda) yang tersimpan di perbankan. Ia menyebut, tanggung jawab penyelarasan data tersebut sepenuhnya berada di tangan Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas moneter yang memiliki akses langsung terhadap sistem perbankan nasional. “Enggak, bukan urusan […]

  • Bertemu Raja Charles III, Prabowo Dorong Kerja Sama Konservasi Gajah Sumatra

    Bertemu Raja Charles III, Prabowo Dorong Kerja Sama Konservasi Gajah Sumatra

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Raja Charles III di London, Inggris, untuk membahas penguatan kerja sama konservasi gajah dan perlindungan habitat alaminya. Pertemuan tersebut berlangsung di sela agenda kenegaraan Prabowo saat menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan di Lancaster House, Rabu (21/1/2026). Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin menegaskan komitmen bersama dalam mendorong pembangunan […]

  • Raja Malaysia Sultan Ibrahim Iskandar Koleksi Mobil Putin, Limosin Aurus Senat

    Raja Malaysia Sultan Ibrahim Iskandar Koleksi Mobil Putin, Limosin Aurus Senat

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Raja Malaysia, Sultan Ibrahim Iskandar, kembali menjadi perhatian publik setelah menambah koleksi kendaraan mewahnya. Kali ini, ia memiliki limosin eksklusif Aurus Senat, yang dikenal sebagai mobil resmi Presiden Rusia, Vladimir Putin. Dalam pernyataannya di media sosial, Sultan Ibrahim menyebut kepemilikan kendaraan tersebut sebagai simbol hubungan erat dan persahabatan antara Malaysia dan Rusia. Aurus […]

  • KONI Pusat Tegaskan Komitmen Selesaikan Dualisme Cabang Olahraga Sebelum Akhir 2025

    KONI Pusat Tegaskan Komitmen Selesaikan Dualisme Cabang Olahraga Sebelum Akhir 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menegaskan komitmennya untuk segera menyelesaikan persoalan dualisme kepengurusan cabang olahraga yang masih terjadi di sejumlah daerah. Langkah ini dilakukan sesuai arahan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) agar organisasi olahraga di Indonesia berjalan lebih solid dan profesional. Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menyampaikan hal […]

  • Erupsi Semeru Hari Ini: Status Awas, 3 Desa Terdampak dan 300 Warga Mengungsi

    Erupsi Semeru Hari Ini: Status Awas, 3 Desa Terdampak dan 300 Warga Mengungsi

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas sejak Rabu (19/11/2025). Pada pukul 17.00 WIB, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) resmi menaikkan status Semeru ke Level IV atau Awas. Pemerintah Kabupaten Lumajang menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari, terhitung 19–26 November 2025. Dalam enam jam pengamatan terakhir pada Kamis (20/11/2025) pukul 00.00–06.00 WIB, […]

expand_less