Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Terkendala Free Float, SUPR Siap Go Private dan Delisting dari BEI

Terkendala Free Float, SUPR Siap Go Private dan Delisting dari BEI

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Emiten menara telekomunikasi, PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), mengumumkan rencana untuk mengubah status perusahaan dari terbuka menjadi tertutup (go private) sekaligus melakukan penghapusan pencatatan saham (delisting) dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas kendala pemenuhan ketentuan minimum free float yang dipersyaratkan oleh BEI. Sejak April 2025, saham SUPR bahkan telah mengalami suspensi perdagangan.

Manajemen SUPR menjelaskan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk memenuhi ketentuan free float, namun belum membuahkan hasil. Oleh karena itu, perseroan memilih opsi go private sebagai langkah strategis jangka panjang. Keputusan ini juga merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap efisiensi operasional dan restrukturisasi kepemilikan saham dalam grup.

Rencana go private dan delisting tersebut akan dimintakan persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei 2026.

Persetujuan harus datang dari pemegang saham independen sesuai dengan ketentuan regulator, termasuk bukan pihak yang memiliki kepentingan langsung dalam aksi korporasi tersebut.

Sebagai bagian dari proses go private, pemegang saham pengendali, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), akan melakukan tender offer sukarela kepada pemegang saham publik.

Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp45.000 per saham, lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga historis sekitar Rp42.295 per saham dalam 12 bulan terakhir sebelum suspensi.

Jika rencana ini disetujui, investor publik yang tidak ikut dalam tender offer tetap akan menjadi pemegang saham, namun dalam perusahaan tertutup yang tidak lagi diperdagangkan di bursa.

Sebagai informasi, SUPR merupakan bagian dari Grup Djarum yang dikendalikan oleh pengusaha nasional Martin Basuki Hartono dan Victor Rachmat Hartono.

Seiring pengumuman tersebut, BEI telah menghentikan sementara perdagangan saham SUPR di seluruh pasar mulai 6 April 2026. Langkah ini menjadi bagian dari proses menuju delisting, sambil menunggu keputusan final dari pemegang saham dalam RUPSLB mendatang.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Kedatangan Pesawat Bandara Jambi Hari Ini, 10 Penerbangan Tiba hingga Malam

    Jadwal Kedatangan Pesawat Bandara Jambi Hari Ini, 10 Penerbangan Tiba hingga Malam

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS,COM – Jadwal kedatangan pesawat di Bandara Sultan Thaha Jambi pada Kamis (15/10/2026) perlu dicermati masyarakat yang berencana menjemput keluarga, kerabat, maupun rekan bisnis. Berdasarkan data jadwal yang tersedia, terdapat 10 penerbangan yang dijadwalkan tiba di Kota Jambi, dengan sejumlah kedatangan terkonsentrasi pada sore hingga malam hari. Kepadatan jadwal mulai terlihat sekitar pukul 17.00 WIB. […]

  • BPBD Tanjab Timur Ingatkan Warga Waspada Puncak Musim Kemarau 2026, Karhutla Jadi Ancaman Utama

    BPBD Tanjab Timur Ingatkan Warga Waspada Puncak Musim Kemarau 2026, Karhutla Jadi Ancaman Utama

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Agustus hingga September 2026. Masyarakat diminta berperan aktif mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepala BPBD Tanjab Timur, Amri Juhardy, mengatakan langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini menyusul prakiraan Badan […]

  • Harga Tiket Pesawat Jeddah-Jakarta Melonjak, Puluhan Ribu Jemaah Umrah RI Terancam Tertahan

    Harga Tiket Pesawat Jeddah-Jakarta Melonjak, Puluhan Ribu Jemaah Umrah RI Terancam Tertahan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tiket pesawat rute Jeddah-Jakarta melonjak tajam imbas eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Kondisi ini memicu risiko tertahannya puluhan ribu jemaah umrah asal Indonesia di Tanah Suci, sekaligus menambah beban biaya perjalanan. Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Anggawira, mengatakan, lonjakan harga tiket terjadi di tengah pembatalan sejumlah penerbangan […]

  • Ini yang Dikhawatirkan Petani Kelapa Sawit Terkait Kenaikan Pungutan Eskpor

    Ini yang Dikhawatirkan Petani Kelapa Sawit Terkait Kenaikan Pungutan Eskpor

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana kenaikan Pungutan Ekspor (PE) sawit yang dikaitkan dengan rencana peningkatan mandatori biodiesel dari B40 menjadi B50 pada 2026 menimbulkan kecemasan petani. Kebijakan ini dinilai melemahkan daya saing sawit Indonesia yang berujung pada penerimaan petani terkait harga sawit. Menurut Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) kebijakan tersebut dinilai berisiko merusak ekosistem kelapa sawit […]

  • John Herdman Masuk Daftar Kandidat Pelatih Timnas Indonesia

    John Herdman Masuk Daftar Kandidat Pelatih Timnas Indonesia

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pencarian pelatih Timnas Indonesia masih terus bergulir. Terkini, ada sosok pelatih asal Kanada, John Herdman, yang dikabarkan masuk dalam kandidat pelatih Timnas Indonesia. Sebelumnya, nama asisten pelatih Liverpool Giovanni van Bronckhorst juga sempat dilaporkan masuk dalam daftar kandidat pelatih yang sebelumnya diisi oleh Patrick Kluivert itu. Dilansir dari Sky Sports, Herdman bahkan telah […]

  • Resep Tekwan Khas Palembang, Kuah Gurih Segar dengan Cita Rasa Ikan Tenggiri

    Resep Tekwan Khas Palembang, Kuah Gurih Segar dengan Cita Rasa Ikan Tenggiri

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekwan menjadi salah satu kuliner khas Palembang yang digemari banyak orang karena cita rasanya yang gurih, segar, dan menghangatkan. Hidangan berkuah ini terbuat dari bola-bola ikan tenggiri berpadu dengan kuah kaldu udang yang ringan namun kaya rasa. Berbeda dari pempek yang digoreng, tekwan disajikan seperti sup bening dengan tambahan jamur kuping, bunga sedap […]

expand_less