Selasa, 1 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Terkendala Free Float, SUPR Siap Go Private dan Delisting dari BEI

Terkendala Free Float, SUPR Siap Go Private dan Delisting dari BEI

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Emiten menara telekomunikasi, PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), mengumumkan rencana untuk mengubah status perusahaan dari terbuka menjadi tertutup (go private) sekaligus melakukan penghapusan pencatatan saham (delisting) dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas kendala pemenuhan ketentuan minimum free float yang dipersyaratkan oleh BEI. Sejak April 2025, saham SUPR bahkan telah mengalami suspensi perdagangan.

Manajemen SUPR menjelaskan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk memenuhi ketentuan free float, namun belum membuahkan hasil. Oleh karena itu, perseroan memilih opsi go private sebagai langkah strategis jangka panjang. Keputusan ini juga merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap efisiensi operasional dan restrukturisasi kepemilikan saham dalam grup.

Rencana go private dan delisting tersebut akan dimintakan persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei 2026.

Persetujuan harus datang dari pemegang saham independen sesuai dengan ketentuan regulator, termasuk bukan pihak yang memiliki kepentingan langsung dalam aksi korporasi tersebut.

Sebagai bagian dari proses go private, pemegang saham pengendali, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), akan melakukan tender offer sukarela kepada pemegang saham publik.

Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp45.000 per saham, lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga historis sekitar Rp42.295 per saham dalam 12 bulan terakhir sebelum suspensi.

Jika rencana ini disetujui, investor publik yang tidak ikut dalam tender offer tetap akan menjadi pemegang saham, namun dalam perusahaan tertutup yang tidak lagi diperdagangkan di bursa.

Sebagai informasi, SUPR merupakan bagian dari Grup Djarum yang dikendalikan oleh pengusaha nasional Martin Basuki Hartono dan Victor Rachmat Hartono.

Seiring pengumuman tersebut, BEI telah menghentikan sementara perdagangan saham SUPR di seluruh pasar mulai 6 April 2026. Langkah ini menjadi bagian dari proses menuju delisting, sambil menunggu keputusan final dari pemegang saham dalam RUPSLB mendatang.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • IHSG Ditutup Menguat 0,22 Persen ke Level 8.184

    IHSG Ditutup Menguat 0,22 Persen ke Level 8.184

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 17,84 poin atau 0,22% ke level 8.184,06 pada akhir perdagangan Kamis (30/10/2025). Sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada level terendahnya 8.145,60 dan sempat menyentuh posisi tertinggi di 8.231,88. Sebanyak 346 saham naik, 308 saham turun dan 158 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hari […]

  • Usaha Bengkel Makin Mudah Sekarang, Bisa Punya Merek Sendiri

    Usaha Bengkel Makin Mudah Sekarang, Bisa Punya Merek Sendiri

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Membangun usaha toko sparepart sekarang semakin mudah. Selain mengumpulkan suplier lokal, membuat merek sendiri dengan barang dari luar negeri pun bisa jadi pilihan. PT eLangsung International Agency (eIA) menawarkan program Join Import Merek Sendiri untuk membantu pelaku usaha kecil menengah menciptakan brand suku cadang motor atau mobil. Lewat skema ini, pemesanan bisa dimulai […]

  • 5 Kebiasaan Hemat yang Justru Bikin Keuangan Bocor dan Merugikan

    5 Kebiasaan Hemat yang Justru Bikin Keuangan Bocor dan Merugikan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hemat itu penting, tapi tidak semua cara menghemat membawa manfaat nyata. Beberapa kebiasaan hemat justru membuat keuangan bocor, menghabiskan waktu, tenaga, dan uang lebih banyak. 5 Kebiasaan Hemat yang Perlu Diwaspadai: Berkeliling ke Banyak Toko demi Diskon Kecil Menghabiskan waktu dan bensin untuk potongan harga kecil sering lebih boros daripada untung. Terlalu Sibuk […]

  • Keluarga Serahkan Jenazah Try Sutrisno ke Negara, Upacara Militer Digelar di Masjid Sunda Kelapa

    Keluarga Serahkan Jenazah Try Sutrisno ke Negara, Upacara Militer Digelar di Masjid Sunda Kelapa

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Keluarga secara resmi menyerahkan jenazah Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, kepada negara pada Senin (2/3/2026). Prosesi penyerahan dilakukan melalui upacara militer di Aula Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, setelah pelaksanaan shalat jenazah. Berdasarkan pantauan di lokasi, peti jenazah dibopong oleh putra almarhum bersama anggota keluarga dan prajurit TNI menuju area upacara. […]

  • Menko Zulkifli Hasan Tinjau Pabrik Pupuk Kujang, Harga Pupuk Subsidi Turun hingga 20 Persen

    Menko Zulkifli Hasan Tinjau Pabrik Pupuk Kujang, Harga Pupuk Subsidi Turun hingga 20 Persen

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau langsung pabrik milik PT Pupuk Kujang Cikampek, Kamis (6/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli memastikan proses produksi dan operasional pabrik bisa lebih efisien sehingga harga pupuk subsidi dapat turun hingga 20 persen. “Saya hari ini berada di Pupuk Kujang yang dibangun tahun 1975, jadi sudah berusia 50 […]

  • Harga Cabai Rawit Merah Naik 20 Persen di Pasar Angso Duo, Cabai Merah Justru Anjlok 25 Persen

    Harga Cabai Rawit Merah Naik 20 Persen di Pasar Angso Duo, Cabai Merah Justru Anjlok 25 Persen

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, kembali menunjukkan dinamika pada Jumat (31/7/2026). Dari puluhan komoditas yang dipantau, mayoritas masih stabil. Namun, harga cabai dan ayam broiler mengalami perubahan cukup mencolok. Berdasarkan data terbaru Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan tertinggi. Harganya naik […]

expand_less