Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menkop: Keuangan Syariah dan Sektor Riil Akan Tumbuh Saling Menguatkan

Menkop: Keuangan Syariah dan Sektor Riil Akan Tumbuh Saling Menguatkan

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ferry Juliantono, menegaskan bahwa keuangan syariah dan sektor riil di Indonesia akan berkembang secara berdampingan dan saling memperkuat.

Hal tersebut disampaikan dalam agenda Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2026 di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Menurut Ferry, penguatan keuangan syariah tidak bisa dilepaskan dari aktivitas ekonomi riil, seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), industri halal, serta berbagai usaha produktif di masyarakat.

“Keuangan syariah pada hakikatnya akan tumbuh berdampingan dengan aktivitas ekonomi riil, mulai dari UMKM hingga industri halal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah hingga ke tingkat desa. Dalam hal ini, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih diharapkan menjadi pilar utama dalam membangun ekosistem ekonomi syariah nasional.

Saat ini, puluhan ribu koperasi desa telah dibangun lengkap dengan fasilitas fisik seperti gudang, gerai, dan sarana pendukung lainnya. Pemerintah optimistis koperasi tersebut dapat menjadi pusat pertumbuhan baru yang berkelanjutan.

Ferry menambahkan, koperasi desa juga akan menjadi wadah pemasaran produk lokal, khususnya dari pelaku UMKM di daerah. Produk-produk tersebut akan diprioritaskan untuk mengisi gerai ritel modern yang dikelola koperasi.

“UMKM tidak perlu khawatir produknya tidak laku. Kami akan prioritaskan masuk ke gerai koperasi desa,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga akan mendorong program kurasi, inkubasi, serta pembiayaan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM. Dengan pendekatan terintegrasi antara literasi, pembiayaan, dan penguatan sektor riil, pemerintah optimistis koperasi desa akan mendorong transformasi masyarakat dari konsumen menjadi produsen.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah nasional sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi berbasis komunitas.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6 Benda Pembawa Sial Menurut Feng Shui, Wajib Disingkirkan dari Rumah

    6 Benda Pembawa Sial Menurut Feng Shui, Wajib Disingkirkan dari Rumah

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam feng shui, keseimbangan energi di dalam rumah sangat dipengaruhi oleh benda-benda yang kita simpan. Meski tampak sepele, sejumlah objek dipercaya dapat membawa energi negatif dan sebaiknya disingkirkan agar keberuntungan tidak terhambat. Berikut enam benda yang dianggap paling sial menurut feng shui, dikutip dari Homes and Gardens. 1. Tanaman Kering atau Mati Tanaman […]

  • Ekonomi Provinsi Jambi 2025 Tumbuh 4,93 Persen, PDRB Tembus Rp349,66 Triliun

    Ekonomi Provinsi Jambi 2025 Tumbuh 4,93 Persen, PDRB Tembus Rp349,66 Triliun

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian Provinsi Jambi sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Jambi tumbuh 4,93 persen (year on year), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang tercatat 4,50 persen. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jambi atas dasar harga berlaku pada 2025 mencapai Rp349,66 triliun, sementara PDRB atas […]

  • 2 Calon Jemaah Haji Kota Jambi Mundur karena Sakit, Kuota Kloter Berkurang

    2 Calon Jemaah Haji Kota Jambi Mundur karena Sakit, Kuota Kloter Berkurang

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua calon jemaah haji (CJH) asal Kota Jambi mengundurkan diri dari keberangkatan musim haji 2026 karena alasan kesehatan. Keputusan ini membuat jumlah jemaah dalam kelompok terbang (kloter) pertama berkurang. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Jambi, M Kholis, mengatakan kondisi kesehatan menjadi faktor utama yang membuat kedua calon jemaah tidak dapat melanjutkan […]

  • Baru Terungkap! Al Haris Sebut BBM Subsidi Disalahgunakan untuk Tambang Ilegal, Warga Jadi Antre di SPBU

    Baru Terungkap! Al Haris Sebut BBM Subsidi Disalahgunakan untuk Tambang Ilegal, Warga Jadi Antre di SPBU

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi, Al Haris, menyoroti keras praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang dialihkan ke aktivitas tambang ilegal. Ia menegaskan bahwa distribusi BBM bersubsidi harus tepat sasaran dan tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan industri. Menurut Al Haris, pihaknya telah menerima laporan adanya oknum yang membeli BBM subsidi di SPBU untuk kemudian digunakan […]

  • BI Paparkan Daya Tahan Ekonomi RI pada Investor Global

    BI Paparkan Daya Tahan Ekonomi RI pada Investor Global

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia menegaskan kinerja ekonomi yang berdaya tahan di tengah berbagai krisis. Kinerja ekonomi Indonesia tersebut dinilai memperkuat kepercayaan para pelaku usaha AS yang beroperasi di Asia Tenggara. Hal itu disampaikan dalam sejumlah pertemuan Gubernur Bank Indonesia bersama Menteri Keuangan RI dengan investor global, serta pertemuan dengan US-ASEAN Business Council dan International Monetary Fund […]

  • Utang Proyek Whoosh Jadi Ujian bagi Danantara, Investor Waspadai Persepsi Negatif

    Utang Proyek Whoosh Jadi Ujian bagi Danantara, Investor Waspadai Persepsi Negatif

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Besarnya utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh kini menjadi ujian berat bagi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Sejumlah pengamat menilai, kegagalan Danantara mengelola beban keuangan proyek strategis nasional ini bisa menimbulkan persepsi negatif dari investor global terhadap stabilitas makroekonomi Indonesia. “Masalah persepsi negatif akan muncul ketika Danantara tidak mampu mengatasi utang […]

expand_less