Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Menguat 1 Poin, Rupiah di Level Rp16.982 per Dolar AS

Menguat 1 Poin, Rupiah di Level Rp16.982 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Jadilah 1 poin menguatnya. Dengan nilai itu, kini nilai tukar rupiah menjadi Rp16.982 per dolar AS pada Kamis (2/4/2026). Sebelumnya, rupiah ditutup di level Rp16.983 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,24% ke level 99,89.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai penguatan rupiah dipengaruhi surplus perdagangan Indonesia yang meningkat.

“Surplus perdagangan meningkat menjadi 1,27 miliar dolar AS pada Februari 2026 dari 0,95 miliar dolar AS, ditopang oleh penurunan impor migas,” katanya dikutip dari Antara, Kamis (2/4/2026).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia di Februari 2026 masih surplus, sehingga surplus ekspor impor terjadi selama 70 bulan berturut-turut.

Adapun surplus neraca perdagangan secara kumulatif periode Januari hingga Februari 2026 mencapai 2,23 miliar dolar AS.

Untuk inflasi Maret 2026, tercatat melambat jadi 3,48 persen year-on-year (yoy) dari 4,76 persen yoy, yang berarti berada dalam kisaran target Bank Indonesia (BI) sebesar 1,5-3,5 persen. Hal itu berkat didorong memudarnya low base effect (angka pertumbuhan persentase terlihat melonjak secara semu), serta penurunan harga emas.

Melihat sentimen global, optimisme terhadap potensi berakhirnya konflik Timur Tengah terus menopang pasar keuangan.

Mengutip Anadolu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim “kepemimpinan baru” Iran meminta gencatan senjata dengan Washington, tetapi dirinya berkata AS hanya akan mempertimbangkan permohonan itu jika Selat Hormuz dibuka.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmaeli Baqaei dengan serta-merta membantah klaim Trump tersebut. Ia mengatakan, pernyataan bahwa Tehran meminta gencatan senjata tidak sesuai realitas.

Untuk data ekonomi AS, tercatat ADP Employment AS meningkat menjadi 62 ribu pada Maret 2026, melampaui ekspektasi 40 ribu, kendati sedikit menurun dari 66 ribu sebelumnya.

Sementara itu, penjualan ritel rebound menjadi 0,6 month-on-month (mom) pada Februari 20 26 dari -0,1 persen mom, lebih tinggi dari proyeksi 0,5 persen mom.

Di sisi lain, indikator manufaktur menunjukkan hasil yang beragam, dengan PMI Manufaktur S&P Global sedikit turun dari 52,4 menjadi 52,3, sementara indeks manufaktur ISM meningkat dari 52,4 menjadi 52,7.

Berdasarkan sejumlah faktor tersebut, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp16.900-Rp17 ribu per dolar AS.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fabio Quartararo Kirim Sinyal Keras ke Yamaha di Tengah Rayuan Honda

    Fabio Quartararo Kirim Sinyal Keras ke Yamaha di Tengah Rayuan Honda

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa transfer pembalap MotoGP untuk musim 2027 mulai memanas jauh sebelum musim benar-benar berjalan. Nama Fabio Quartararo mendadak menjadi pusat perhatian setelah muncul kabar bahwa Honda diam-diam membuka jalur komunikasi dengan juara dunia MotoGP 2021 tersebut. Isu yang beredar bahkan menyebut Quartararo disodori kontrak bernilai fantastis, mencapai 15 juta euro per musim. Namun, […]

  • Tidak Kuat Tekanan, Rupiah Melemah ke Level Rp16.788 per Dolar AS

    Tidak Kuat Tekanan, Rupiah Melemah ke Level Rp16.788 per Dolar AS

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (27/2/2026). Dikutip dari Antara, rupiah turun 29 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.788 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.759 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah dipicu oleh kombinasi faktor eksternal, terutama meningkatnya premi risiko global akibat ketegangan […]

  • Harga Emas Antam Turun Tajam, Cek Lengkap Disini!

    Harga Emas Antam Turun Tajam, Cek Lengkap Disini!

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terperosok pada perdagangan Senin (27/10/2025). Emas Antam turun tajam sebesar Rp 23.000 menjadi Rp 2.327.000 per gram. Atas penurunan tersebut mengimbas pada harga beli kembali atau buyback emas Antam yang juga anjlok sebanyak Rp 23.000 menjadi Rp 2.192.000 per gram. Transaksi harga jual […]

  • 7 Kesalahan Finansial Ibu Rumah Tangga Saat Memulai Usaha Rumahan

    7 Kesalahan Finansial Ibu Rumah Tangga Saat Memulai Usaha Rumahan

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Usaha rumahan kerap dipilih ibu rumah tangga sebagai cara menambah penghasilan keluarga. Modal yang relatif kecil, fleksibilitas waktu, dan bisa dijalankan dari rumah membuat jenis usaha ini terlihat minim risiko. Namun pada praktiknya, tidak sedikit usaha rumahan justru berhenti di tengah jalan. Penyebabnya bukan semata karena produk tidak laku atau persaingan ketat, melainkan […]

  • Purbaya Dapat Pujian Pengembang Properti, Ini Penyebabnya

    Purbaya Dapat Pujian Pengembang Properti, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengembang perumahan mengapresiasi keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terkait kepastian Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah. “Ini dengan pendekatan Menkeu Purbaya, kita sangat apresiasi,” kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Real Estat Indonesia (REI) Joko Suranto dikutip dari Kompas, Jumat (31/10/2025). Menurutnya, keputusan perpanjangan PPN DTP […]

  • PIS Kurangi Emisi Karbon 116 Ribu Ton Sepanjang 2025

    PIS Kurangi Emisi Karbon 116 Ribu Ton Sepanjang 2025

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina International Shipping (PIS) mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pengurangan emisi karbon sepanjang 2025. Anak usaha PT Pertamina (Persero) ini berhasil menekan emisi hingga 116.761 ton setara karbon dioksida (CO2e) melalui berbagai inisiatif pelayaran berkelanjutan. Kontribusi penurunan emisi terbesar berasal dari armada tanker unggulan PIS, di antaranya Pertamina Prime sebesar 37.596 ton […]

expand_less