Senin, 11 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bea Keluar Batu Bara Segera Berlaku 1 April 2026, Pemerintah Bidik Tambahan Rp19,3 Triliun untuk APBN

Bea Keluar Batu Bara Segera Berlaku 1 April 2026, Pemerintah Bidik Tambahan Rp19,3 Triliun untuk APBN

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah berencana menerapkan kebijakan bea keluar atas ekspor komoditas batu bara mulai 1 April 2026 guna mendongkrak penerimaan negara. Kebijakan ini diproyeksikan mampu menambah kas negara hingga Rp19,3 triliun, sekaligus menjadi bantalan fiskal di tengah tekanan kenaikan harga minyak global terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa implementasi kebijakan tersebut masih menunggu finalisasi dalam rapat koordinasi lintas kementerian. Meski demikian, sinyal persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto telah dikantongi.

“Harusnya kalau besok jadi, ya 1 April [2026 penerapannya]. Namun masih akan dirapatkan kembali,” ujar Purbaya di Jakarta.

Dari sisi fiskal, Kepala Riset Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar menilai kebijakan ini berpotensi signifikan dalam meningkatkan penerimaan negara, terutama di tengah ancaman pelebaran defisit akibat lonjakan harga energi.

Menurutnya, dengan asumsi harga batu bara global meningkat 23,81% secara tahunan dan nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp16.900 per dolar AS, penerapan tarif bea keluar sebesar 5% dapat menghasilkan tambahan penerimaan hingga Rp19,3 triliun.

“Tambahan ini memang tidak besar dibandingkan total target pendapatan negara dalam APBN 2026, tetapi cukup krusial untuk mengejar target penerimaan bea keluar,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan penerimaan bea keluar tahun ini mencapai Rp42,56 triliun atau meningkat signifikan dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Kebijakan ini juga dipandang sebagai instrumen untuk menangkap windfall profit sektor batu bara di tengah tren harga komoditas yang menguat.

Selain itu, pendekatan bea keluar dinilai lebih efektif dibandingkan pajak langsung seperti Pajak Penghasilan (PPh), terutama untuk menekan praktik penghindaran pajak di sektor pertambangan. Melalui skema ini, pungutan tetap berlaku selama aktivitas ekspor dilakukan, tanpa bergantung pada laporan laba perusahaan.

Di sisi lain, pemerintah menyadari bahwa kebijakan tersebut berpotensi mendapat resistensi dari pelaku usaha batu bara. Namun demikian, otoritas fiskal menilai momentum kenaikan harga komoditas saat ini menjadi peluang strategis untuk mengoptimalkan penerimaan negara.

Kebijakan ini juga akan berdampak pada penyesuaian rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) perusahaan tambang, dengan evaluasi lebih lanjut dilakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Sebagai catatan, realisasi defisit APBN hingga Februari 2026 tercatat sebesar Rp135,7 triliun atau setara 0,53% terhadap produk domestik bruto (PDB). Pemerintah menargetkan defisit APBN sepanjang tahun ini berada di level 2,68% terhadap PDB.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov DKI Lanjutkan Bebas Pajak dan Ganjil Genap Mobil Listrik

    Pemprov DKI Lanjutkan Bebas Pajak dan Ganjil Genap Mobil Listrik

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tetap mempertahankan insentif bagi kendaraan listrik berbasis baterai, termasuk pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Kepala Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta, Lusiana Herawati, mengatakan kebijakan tersebut sejalan dengan arahan pemerintah pusat melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri mengenai pemberian insentif fiskal kendaraan […]

  • Bank Dunia Nilai Dampak Tarif AS terhadap Ekspor RI Relatif Kecil

    Bank Dunia Nilai Dampak Tarif AS terhadap Ekspor RI Relatif Kecil

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Dunia menilai dampak kebijakan global Amerika Serikat (AS) termasuk kebijakan tarif, terhadap kinerja ekspor Indonesia relatif terbatas. Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Aaditya Mattoo menjelaskan total tarif yang dihadapi Indonesia saat ini masih di bawah 20 persen, sebanding dengan Vietnam, meski sedikit lebih tinggi dibanding Malaysia dan Thailand. […]

  • Kuota Impor Daging Sapi 2026 Dipangkas Drastis, Importir Teriak Terancam PHK & Gejolak Pasokan

    Kuota Impor Daging Sapi 2026 Dipangkas Drastis, Importir Teriak Terancam PHK & Gejolak Pasokan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebijakan pemangkasan kuota impor daging sapi 2026 menuai protes keras dari pelaku usaha. Para importir daging sapi yang tergabung dalam sejumlah asosiasi mendatangi Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mempertanyakan keputusan pemerintah yang memangkas kuota secara drastis tanpa sosialisasi sebelumnya. Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha dan Distributor Daging Indonesia (APDDI), Teguh Boediyana, menyebut kuota impor daging […]

  • Investasi RI Kuartal I 2026 Tembus Rp498,8 Triliun, Pertumbuhan Melambat ke 7,2% di Tengah Tekanan Global

    Investasi RI Kuartal I 2026 Tembus Rp498,8 Triliun, Pertumbuhan Melambat ke 7,2% di Tengah Tekanan Global

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Realisasi investasi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai Rp 498,8 triliun. Meski tetap tumbuh, lajunya melambat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan pertumbuhan investasi hanya sebesar 7,2 persen secara tahunan (year on year/yoy), turun dari capaian 15,9 persen pada kuartal I 2025. […]

  • Harga Perak Antam Naik Rp75 Jadi Rp31.925 per Gram

    Harga Perak Antam Naik Rp75 Jadi Rp31.925 per Gram

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada Senin (24/11/2025). Mengutip laman Logam Mulia, harga perak Antam naik Rp75 menjadi Rp 31.925 per gram. Harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 8.381.250, dengan harga yang termasuk PPN 11% menjadi Rp 9.303.188. Sedangkan perak murni […]

  • BPK Temukan Pemborosan Rp 9,9 Triliun di PT Pupuk Indonesia Akibat Pabrik Tua

    BPK Temukan Pemborosan Rp 9,9 Triliun di PT Pupuk Indonesia Akibat Pabrik Tua

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pemeriksa Keuangan mengungkap adanya pemborosan biaya produksi pupuk mencapai Rp 9,9 triliun yang terjadi di tubuh PT Pupuk Indonesia. Temuan tersebut berkaitan dengan operasional pabrik tua yang dinilai tidak efisien. Dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II 2025, BPK menyoroti tingginya konsumsi energi pada pabrik amonia milik perusahaan. Rata-rata konsumsi gas tercatat […]

expand_less