Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Ini Strategi Bisnis Tetap Tumbuh di Tengah Ketatnya Kompetisi, Simak!

Ini Strategi Bisnis Tetap Tumbuh di Tengah Ketatnya Kompetisi, Simak!

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Di tengah mahalnya biaya digital dan tekanan performa pemasaran, banyak brand masih mengandalkan pola lama yaitu mengganti kampanye setiap kali hasil tidak sesuai target. Visual diperbarui, influencer diganti, kanal ditambah. Namun pertumbuhan tidak selalu mengikuti.

Menurut Co-Founder dan Chief Executive Officer Sepenuhati, Faiz Fashridjal, persoalannya bukan pada kurangnya kreativitas, melainkan pada absennya strategi relevansi yang konsisten.

“Digital mengubah perilaku manusia secara fundamental. Karena itu yang perlu berubah bukan hanya cara brand berkomunikasi, tetapi cara brand berpikir, termasuk ketika merancang produk, membangun pengalaman bagi konsumen, hingga menentukan arah pertumbuhan,” jelasnya dikutip dari Liputan6, Senin (16/3/2026).

Temuan McKinsey & Company menunjukkan bahwa perusahaan dengan strategi brand kuat menghasilkan ROI jangka panjang 20–30 persen lebih tinggi dibandingkan perusahaan yang hanya berfokus pada taktik jangka pendek.

Hal ini menjelaskan mengapa branding kembali menjadi prioritas bagi banyak perusahaan, terutama di tengah naik turunnya biaya media digital. Di sinilah agensi kreatif dapat mengambil peran sebagai mitra strategis.

Di sepenuhati, kami tidak bekerja dalam pola ‘brief–campaign–selesai’. Kami menemani klien dan menjadi growth partner mereka,” ujar Faiz.

Implementasi nyata dari pendekatan ini terlihat pada kolaborasi bersama ParagonCorp. Untuk brand Wardah, peran agensi tidak berhenti pada satu periode kampanye, melainkan merancang sistem komunikasi berkelanjutan.

Salah satu manifestasinya adalah pengembangan ekosistem House of W, ruang yang dirancang Wardah untuk menghubungkan Women, Wisdom, dan Wellness dalam satu pengalaman komunitas. Dengan membangun ‘rumah’ bagi komunitasnya, Wardah kini hadir sebagai lifestyle partner yang relevan dalam keseharian konsumen.

Latar belakang Faiz di berbagai perusahaan teknologi dan consumer brand memberinya perspektif bahwa marketing tidak pernah berdiri sendiri, melainkan selalu berada dalam konteks bisnis yang lebih besar.

Sementara Co-Founder dan Chief Creative Officer Sepenuhati Andreas Edwitia membawa perspektif dari industri kreatif dan digital commerce. Bagi dia, tantangan industri kreatif hari ini bukan kekurangan ide.

“Industri ini gak pernah kekurangan ide kreatif. Yang lebih sulit adalah menjaga relevansi brand secara konsisten. Banyak brand sibuk membuat kampanye baru, tetapi lupa membangun hubungan jangka panjang dengan konsumennya. Di situlah kreativitas seharusnya bekerja,” tutup dia.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Dunia Nilai Dampak Tarif AS terhadap Ekspor RI Relatif Kecil

    Bank Dunia Nilai Dampak Tarif AS terhadap Ekspor RI Relatif Kecil

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Dunia menilai dampak kebijakan global Amerika Serikat (AS) termasuk kebijakan tarif, terhadap kinerja ekspor Indonesia relatif terbatas. Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Aaditya Mattoo menjelaskan total tarif yang dihadapi Indonesia saat ini masih di bawah 20 persen, sebanding dengan Vietnam, meski sedikit lebih tinggi dibanding Malaysia dan Thailand. […]

  • Jelang Perayaan tahun Baru 2026 Jambi Diguyur Hujan

    Jelang Perayaan tahun Baru 2026 Jambi Diguyur Hujan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuaca di Provinsi Jambi pada hari ini diprakirakan masih didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sejumlah wilayah bahkan berpotensi mengalami hujan disertai petir, terutama pada siang hingga malam hari. Berdasarkan prakiraan cuaca, Kota Jambi berpotensi mengalami hujan petir dengan suhu berkisar 23–31 derajat Celsius dan tingkat kelembapan mencapai 70–98 persen. Kondisi […]

  • Produsen Kardus Asal Tangerang, ALVAboard Ekspansi ke Pasar Asia dan Eropa Mulai 2026

    Produsen Kardus Asal Tangerang, ALVAboard Ekspansi ke Pasar Asia dan Eropa Mulai 2026

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Alpha Gemilang Makmur, produsen kardus berbahan dasar Polypropylene board (PP board) dengan merek ALVAboard, resmi mengumumkan rencana ekspansi ke pasar Asia Timur dan Eropa. Langkah ini menjadi upaya strategis untuk menjawab meningkatnya permintaan produk ramah lingkungan dari sektor agrikultur, logistik, hingga kebutuhan sosial. Chief Business Development Officer (CBDO) PT Alpha Gemilang Makmur, […]

  • Menkeu Purbaya: Ekonomi China Masih Kuat, Tak Percaya Akan Hancur dalam Waktu Dekat

    Menkeu Purbaya: Ekonomi China Masih Kuat, Tak Percaya Akan Hancur dalam Waktu Dekat

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dirinya tidak percaya bahwa ekonomi China akan hancur dalam waktu dekat. Menurutnya, meski menunjukkan tanda-tanda perlambatan, fundamental ekonomi Negeri Tirai Bambu masih kuat dengan dukungan kebijakan pemerintah yang efektif. Purbaya menyampaikan hal itu dalam Rapat Kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, Selasa […]

  • Bursa Asia Melemah, Kekhawatiran Biaya AI Tekan Saham Teknologi Global

    Bursa Asia Melemah, Kekhawatiran Biaya AI Tekan Saham Teknologi Global

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar saham Asia bergerak melemah pada perdagangan Kamis (5/2/2026) seiring meningkatnya kewaspadaan investor terhadap lonjakan biaya investasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang membebani sektor teknologi global. Tekanan terjadi di tengah aksi jual saham teknologi dunia, meski kontrak berjangka Wall Street mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan berkat penguatan saham produsen chip. Indeks MSCI Asia Pasifik […]

  • Bansos BPNT, PKH dan Beras 10 Kg Bisa Dicoret, Ini Penyebabnya

    Bansos BPNT, PKH dan Beras 10 Kg Bisa Dicoret, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah kembali melakukan pemutakhiran data penerima bantuan sosial (bansos) pada Agustus 2026. Penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga bantuan beras 10 kilogram tidak otomatis menerima bantuan secara permanen. Kementerian Sosial (Kemensos) menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai salah satu dasar dalam menentukan sasaran penerima bansos. […]

expand_less