Breaking News
light_mode
Beranda » Otobiz » Tips Mengatasi Kantuk Saat Nyetir Mudik Lebaran

Tips Mengatasi Kantuk Saat Nyetir Mudik Lebaran

  • account_circle say say
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Rasa kantuk saat mengemudi jarak jauh, terutama saat perjalanan mudik Lebaran, menjadi salah satu faktor utama yang dapat memicu kecelakaan di jalan. Kondisi ini dapat menyebabkan pengemudi kehilangan konsentrasi hingga mengalami Microsleep, yaitu tertidur dalam waktu sangat singkat tanpa disadari.

Pengamat keselamatan berkendara sekaligus Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, menjelaskan ada beberapa faktor yang memicu rasa kantuk saat mengemudi jarak jauh.

Menurutnya, durasi perjalanan yang terlalu lama, cuaca panas, serta suasana berkendara yang monoton dapat membuat pengemudi mudah mengantuk.

“Kalau mengemudi ngantuk biasanya karena durasi panjang, cuaca panas, atau suasana membosankan. Tiga hal itu sering memicu kantuk yang akhirnya bisa berujung microsleep,” kata Sony.

Microsleep merupakan kondisi ketika seseorang tertidur selama beberapa detik tanpa disadari. Dalam situasi berkendara, kondisi ini sangat berbahaya karena pengemudi kehilangan kendali terhadap kendaraan.

Kecelakaan bisa terjadi hanya dalam hitungan detik ketika mobil keluar jalur, terlambat mengerem, atau tidak mampu menghindari rintangan di jalan.

Karena itu, pengemudi yang melakukan perjalanan mudik disarankan menerapkan beberapa cara untuk mengurangi rasa kantuk agar perjalanan tetap aman.

1. Lakukan Commentary Driving

Cara pertama adalah menerapkan teknik commentary driving, yaitu berbicara sambil menjelaskan kondisi jalan atau objek di sekitar kendaraan.

Teknik ini dinilai efektif karena ketika seseorang berbicara, rahang akan bergerak sehingga membantu memompa oksigen ke otak. Aliran oksigen yang lancar membuat otak tetap fokus dan mengurangi rasa kantuk.

2. Istirahat Secara Berkala

Pengemudi juga disarankan tidak menunggu hingga benar-benar mengantuk untuk beristirahat. Idealnya, istirahat dilakukan setiap dua hingga tiga jam perjalanan.

Pengemudi dapat berhenti di rest area untuk meregangkan otot, berjalan sebentar, atau sekadar menyegarkan tubuh dan pikiran.

Istirahat singkat selama sekitar 15 menit sudah cukup membantu meningkatkan konsentrasi sebelum melanjutkan perjalanan.

3. Ciptakan Suasana Kabin yang Nyaman

Selain itu, kondisi kabin juga berpengaruh terhadap tingkat kewaspadaan pengemudi. Suasana yang terlalu panas atau membosankan dapat mempercepat rasa kantuk.

Pengemudi disarankan memilih navigator atau pendamping perjalanan yang dapat membantu menjaga fokus selama perjalanan. Navigator yang tepat dapat membantu memberi arahan sekaligus menjaga komunikasi agar pengemudi tetap terjaga. Jika mengemudi sendirian, pengemudi juga bisa menyalakan musik yang membantu meningkatkan fokus selama perjalanan jauh.

  • Penulis: say say

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Said Iqbal Terima Aturan Baru UMP 2026, Demo Buruh di Istana Ditunda

    Said Iqbal Terima Aturan Baru UMP 2026, Demo Buruh di Istana Ditunda

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan menerima aturan baru penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026 yang ditetapkan pemerintah. Seiring dengan itu, aksi demonstrasi buruh yang semula direncanakan berlangsung di depan Istana Negara pada Jumat (19/12/2025) resmi ditunda. Said Iqbal mengatakan, penerimaan tersebut diberikan dengan catatan […]

  • BPJPH Apresiasi Dukungan DPR dalam Penguatan Jaminan Produk Halal Nasional

    BPJPH Apresiasi Dukungan DPR dalam Penguatan Jaminan Produk Halal Nasional

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten DPR RI, khususnya Komisi VIII, dalam memperkuat penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) di Indonesia. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan atau Babe Hasan, dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI yang membahas pelaksanaan dan rencana program halal nasional. […]

  • Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Sekretariat RCEP, Perkuat Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik

    Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Sekretariat RCEP, Perkuat Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia mendorong pembentukan Sekretariat Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) untuk memperkuat koordinasi dan memastikan keberlanjutan kerja sama ekonomi di kawasan Asia-Pasifik. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi Indonesia memperkuat peran sebagai pusat ekonomi regional. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, dorongan tersebut disampaikan langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto […]

  • Drama Meja Akhir, Percasi Bungo Juara Umum Turnamen Catur Non Master Seri II Pengprov Percasi Jambi di Kerinci

    Drama Meja Akhir, Percasi Bungo Juara Umum Turnamen Catur Non Master Seri II Pengprov Percasi Jambi di Kerinci

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kontingen Percasi Kabupaten Bungo memastikan diri sebagai juara umum dalam Turnamen Catur Bulanan Non Master Seri II yang digelar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Jambi di Kabupaten Kerinci. Dari total 106 pecatur yang ambil bagian, Bungo tampil konsisten dan dominan hingga babak terakhir yang berlangsung dramatis. Penentuan juara berlangsung menegangkan di dua […]

  • Jelang Ramadan, Harga Cabai Tembus Rp100.000 per Kg di Sejumlah Daerah

    Jelang Ramadan, Harga Cabai Tembus Rp100.000 per Kg di Sejumlah Daerah

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan penyebab kenaikan harga cabai di sejumlah daerah yang bahkan menembus Rp100.000 per kilogram menjelang Ramadan. Menurut dia, lonjakan harga lebih dipicu oleh terganggunya distribusi akibat faktor cuaca, terutama hujan yang terjadi terus-menerus di sejumlah sentra produksi. “Jadi kami sudah koordinasi dengan asosiasi petani, karena hujannya terus-terusan. Sebenarnya […]

  • Bahlil Targetkan LPG Diganti DME Batu Bara Mulai 2026

    Bahlil Targetkan LPG Diganti DME Batu Bara Mulai 2026

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia berencana mengganti penggunaan gas LPG dengan Dimethyl Ether (DME) berbasis batu bara mulai tahun 2026. Langkah ambisius ini diinisiasi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai upaya mengurangi ketergantungan impor LPG dan memperkuat ketahanan energi nasional. Program ini sejatinya sudah digagas sejak masa pemerintahan Presiden Joko Widodo […]

expand_less