Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Properti » BSDE Catat Prapenjualan Rp7,1 Triliun di Kuartal III-2025, Capai 71 Persen dari Target Tahunan

BSDE Catat Prapenjualan Rp7,1 Triliun di Kuartal III-2025, Capai 71 Persen dari Target Tahunan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perusahaan properti milik Grup Sinar Mas Land, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), mencatatkan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp7,10 triliun hingga kuartal III-2025. Angka ini setara 71 persen dari target tahunan sebesar Rp10 triliun.

Direktur BSDE Hermawan Wijaya mengatakan, capaian tersebut tumbuh 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp6,84 triliun, menandakan permintaan pasar properti yang tetap solid di tengah kondisi ekonomi global yang menantang.

“Pencapaian hingga kuartal III-2025 tumbuh sekitar 4 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Hal ini mencerminkan adanya permintaan yang tetap terjaga di pasar properti,” ujar Hermawan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/10/2025).

Hermawan menjelaskan, segmen residensial menyumbang Rp3,14 triliun atau 44 persen dari total prapenjualan perseroan.
Pertumbuhan ini ditopang oleh proyek-proyek unggulan seperti Nava Park, Hiera, Armont Residences, Eonna, dan Terravia di BSD City, serta proyek Kaia Yara, Klasika Vicente, dan proyek baru Altara di Grand Wisata Bekasi.
Sementara proyek Richmond dan Averon di Kota Wisata Cibubur turut memperkuat kinerja segmen residensial.

Adapun segmen komersial mencatatkan prapenjualan Rp3,33 triliun atau 47 persen dari total penjualan, terdiri atas ruko senilai Rp1,88 triliun, kavling komersial Rp1,08 triliun, dan unit apartemen Rp372 miliar.

“Kinerja ruko didukung oleh peluncuran proyek baru seperti Nava Park Business Suites, Xlane Community Complex, The Exquis Lifestyle Park BSD, dan Asterra Business Park,” ungkap Hermawan.

Untuk segmen apartemen, penjualan ditopang proyek The Elements, Southgate, dan Aerium di Jakarta, serta Akasa dan Upper West di BSD City. Berdasarkan lokasi proyek, BSD City masih menjadi penyumbang utama dengan kontribusi 64 persen terhadap total prapenjualan hingga September 2025. Di antara proyek andalannya, Nava Park berkontribusi sekitar 12 persen, sedangkan Hiera mencapai 5 persen. Sementara itu, proyek Grand Wisata Bekasi menyumbang 10 persen, Kota Wisata Cibubur sebesar 4 persen, dan Grand City Balikpapan sebesar 4 persen.

Menjelang kuartal IV-2025, BSDE akan melanjutkan strategi penjualan melalui kampanye nasional “Move in Quickly”, serta memanfaatkan kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (PPNDTP) yang berlaku hingga akhir 2026.

“Dukungan kebijakan fiskal dan moneter pemerintah, termasuk penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia dan pelonggaran likuiditas, menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan sektor properti di paruh kedua tahun ini,” ujar Hermawan.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut telah meningkatkan daya beli masyarakat dan memperluas akses pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

“Kebijakan itu membuat pembiayaan KPR lebih terjangkau dan meningkatkan minat beli, terutama untuk produk hunian siap huni. Dengan portofolio proyek yang beragam, kami optimistis dapat menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan,” tutup Hermawan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembobolan Lewat BI Fast, OJK Akui Kompleksitas dan Sulit Ditangani Play Button

    Pembobolan Lewat BI Fast, OJK Akui Kompleksitas dan Sulit Ditangani

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kasus pembobolan perbankan melalui BI Fast menjadi kekhawatiran tersendiri. Terlebih peristiwa ini diduga dilakukan oleh jaringan yang terorganisir. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyampaikan keyakinan itu, Senin (15/12). Ia mengatakan kasus penipuan dan serangan siber di sektor keuangan saat ini merupakan persoalan yang semakin kompleks dan sulit ditangani. Dilansir Kompas.com, […]

  • Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Bertahan, Jual atau Beli?

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Bertahan, Jual atau Beli?

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produk buatan Galeri24 dan UBS yang dijual di Pegadaian tidak mengalami perubahan harga jual pada Senin (2/2/2026) ini. Keduanya kompak stabil akibat harga emas dunia yang merosot empat persen pada awal pekan ini. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, harga jual emas Galeri24 stagnan di angka Rp2.981.000 per gram. Begitu pula […]

  • Nvidia Jadi Perusahaan Pertama Tembus Valuasi US$ 5 Triliun

    Nvidia Jadi Perusahaan Pertama Tembus Valuasi US$ 5 Triliun

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Raksasa chip asal Silicon Valley, Nvidia, berada di jalur untuk menjadi perusahaan pertama di dunia dengan valuasi mencapai US$ 5 triliun. Pencapaian ini datang hanya tiga bulan setelah Nvidia mencatat rekor menembus nilai pasar US$ 4 triliun. Permintaan tinggi terhadap chip buatan Nvidia menjadi pendorong utama lonjakan harga saham perusahaan sejak awal 2023. […]

  • Out! PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert Cs

    Out! PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert Cs

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert, dan jajaran pelatih asal Belanda yang menangani berbagai level Timnas Indonesia. Pengumuman pemecatan Patrick Kluivert dkk ini dikeluarkan Kamis (16/10/2025) siang. Keputusan tersebut diambil menyusul kegagalan Timnas melaju ke Piala Dunia 2026. Dalam pernyataan resmi yang dirilis, PSSI menyebutkan bahwa […]

  • Rupiah Melemah Pagi Ini, Kini Dilevel Rp16.673 per Dolar AS

    Rupiah Melemah Pagi Ini, Kini Dilevel Rp16.673 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (16/12/2025). Rupiah tercatat melemah 6 poin atau sekitar 0,04 persen ke level Rp16.673 per dolar AS. Angka tersebut menunjukkan pelemahan tipis dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di level Rp16.667 per dolar AS. Meski pergerakannya tidak terlalu besar, arah […]

  • AC Milan Pertimbangkan Formasi 4-3-3, Efektifkan Serangan

    AC Milan Pertimbangkan Formasi 4-3-3, Efektifkan Serangan

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – AC Milan membuka peluang untuk kembali menggunakan formasi 4-3-3 pada sisa musim ini guna meningkatkan efektivitas serangan tim. Pelatih Massimiliano Allegri disebut mulai menguji kembali skema tersebut dalam beberapa pertandingan, meski belum diterapkan secara penuh sejak menit awal. Langkah ini diambil setelah performa tim dinilai mengalami penurunan dalam beberapa laga terakhir. Perubahan taktik […]

expand_less