Update Kurs Rupiah Hari Ini: Tertekan
- account_circle darmanto zebua
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

ILUSTRASI: Nilai tukar rupiah.
JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali melemah pada perdagangan pagi ini, Jumat (13/3/2026). Rupiah melemah 30 poin atau 0,18 persen menjadi Rp16.923 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.893 per dolar AS.
Tekanan terhadap rupiah dipicu lonjakan harga minyak dunia yang memicu kekhawatiran inflasi global dan potensi kebijakan moneter yang lebih agresif. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun tipis 0,05% ke level 99,69.
Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan, mata uang rupiah hari ini diprediksi fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 16.890 – 16.920 Hal itu karena rupiah masih terdampak sentimen lonjakan harga minyak dunia yang telah menembus US$ 100 per barel.
“Harga minyak yang lebih tinggi membuat pasar sebagian besar waspada terhadap peningkatan inflasi jangka panjang. Hal ini pada gilirannya memicu kekhawatiran atas kebijakan bank sentral yang lebih agresif dalam beberapa bulan mendatang,” papar Ibrahim, baru-baru ini.
Menurut Ibrahim, rupiah juga diproyeksi kembali melemah meski Presiden AS Donald Trump telah mengeluarkan sinyal bahwa perang di Iran hampir berakhir. Dari sentimen moneter, prospek rupiah juga terpengaruh rilis data CPI Februari yang sesuai ekspektasi memberikan sedikit petunjuk.
Ibrahim menambahkan, fokus minggu ini sepenuhnya tertuju pada data indeks harga PCE untuk bulan Januari, yang akan dirilis pada hari Jumat, untuk mendapatkan petunjuk yang lebih pasti mengenai inflasi.
“Data tersebut merupakan tolok ukur inflasi pilihan The Fed dan kemungkinan akan menjadi faktor dalam ekspektasi inflasi jangka panjang,” tutup Ibrahim.(*)
- Penulis: darmanto zebua
- Editor: Darmanto Zebua


Saat ini belum ada komentar