Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Beranda » Properti » Israel Babak Belur Dihantam Rudal Iran, Dugaan Kerusakan Tel Aviv Disebut Ditutup-tutupi

Israel Babak Belur Dihantam Rudal Iran, Dugaan Kerusakan Tel Aviv Disebut Ditutup-tutupi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Serangan balasan Iran dalam konflik dengan Israel dan Amerika Serikat disebut menimbulkan kerugian besar bagi Israel. Namun, sejumlah laporan menyebut dampak kerusakan akibat serangan tersebut tidak sepenuhnya dipublikasikan kepada publik. Konflik antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat mulai memanas sejak 28 Februari 2026. Kedua pihak saling melancarkan serangan yang menargetkan fasilitas militer hingga wilayah strategis.

Sejumlah laporan menyebut Israel mengalami korban jiwa serta kerugian material yang tidak sedikit. Selain itu, biaya perang yang harus dikeluarkan juga terus meningkat setiap harinya.

Di sisi lain, Iran dinilai mampu melancarkan serangan dengan biaya yang relatif lebih murah dibandingkan sistem pertahanan milik Israel dan Amerika Serikat. Iran diketahui menggunakan drone Shahed-136, yang diperkirakan memiliki harga sekitar 20.000 hingga 50.000 dolar AS per unit atau setara ratusan juta rupiah.

Sebaliknya, sistem pencegat rudal yang digunakan Israel memiliki biaya jauh lebih mahal. Salah satunya adalah sistem pertahanan udara Arrow-3, yang disebut dapat mencapai sekitar 3 juta dolar AS atau sekitar Rp50 miliar untuk satu rudal pencegat.

Perbedaan biaya tersebut membuat serangan drone dan rudal Iran dinilai mampu menguras sumber daya militer Israel dan sekutunya. Di tengah situasi tersebut, muncul pula laporan mengenai pembatasan peliputan media di Israel.

Seorang jurnalis asal India, Praj Mohan Singh, mengaku mengalami keterbatasan saat meliput dampak serangan rudal Iran di Israel. Ia menyebut wartawan tidak diizinkan mengakses sejumlah lokasi penting, termasuk rumah sakit yang menampung korban.

Menurut Singh, otoritas Israel juga membatasi dokumentasi kerusakan akibat serangan rudal. Ia bahkan mengklaim bahwa beberapa rudal Iran menghantam target tanpa sirene peringatan terlebih dahulu, berbeda dengan pernyataan resmi pemerintah Israel yang menyebut sistem peringatan dini berfungsi dengan baik.

Pernyataan tersebut memicu perdebatan di media sosial mengenai transparansi informasi selama konflik berlangsung. Sejumlah pengamat menilai pembatasan informasi tersebut merupakan bagian dari strategi komunikasi perang untuk mengendalikan persepsi publik.

Sementara itu, pihak lain berpendapat bahwa langkah tersebut bertujuan menjaga stabilitas domestik di tengah konflik yang masih berlangsung. Hingga kini, Kementerian Kesehatan Israel melaporkan sedikitnya 13 orang tewas dan lebih dari 1.900 orang terluka akibat serangan yang terjadi sejak akhir Februari. Konflik antara Iran dan Israel sendiri masih terus berlangsung dan memicu kekhawatiran akan eskalasi perang yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak Toko Baju Gulung Tikar, Begini Cara Bertahan di Tengah Gempuran Belanja Online

    Banyak Toko Baju Gulung Tikar, Begini Cara Bertahan di Tengah Gempuran Belanja Online

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dulu, setiap akhir pekan menjadi waktu yang ditunggu pemilik toko pakaian. Pembeli datang, melihat-lihat rak, memilih ukuran, mencoba baju, lalu pulang membawa kantong belanja. Sekarang ceritanya mulai berbeda. Banyak orang cukup duduk di rumah sambil menggulir layar ponsel. Model pakaian muncul silih berganti. Harga bisa dibandingkan dalam hitungan detik. Belum lagi ada gratis […]

  • Polda Jambi Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri

    Polda Jambi Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepolisian Daerah Jambi menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Tugu Keris Siginjai, Kota Jambi, Jumat (13/3/2026), dan diikuti oleh masyarakat yang ingin membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran. Program […]

  • Iran dan Oman Kenakan Biaya Transit Selat Hormuz hingga Rp33,9 Miliar per Kapal

    Iran dan Oman Kenakan Biaya Transit Selat Hormuz hingga Rp33,9 Miliar per Kapal

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Iran dan Oman berencana mengenakan biaya transit bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz selama periode gencatan senjata dua pekan. Kebijakan tersebut muncul setelah kesepakatan gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran, menyusul konflik yang berlangsung lebih dari satu bulan sejak akhir Februari 2026. Mengutip laporan kantor berita Tasnim, dana dari pungutan tersebut […]

  • Purbaya Tolak Permintaan Bos Danantara: Pembebasan Pajak BUMN

    Purbaya Tolak Permintaan Bos Danantara: Pembebasan Pajak BUMN

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menolak permintaan CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, untuk membebaskan kewajiban pajak sejumlah BUMN yang belum dipenuhi sejak 2023. Purbaya mengungkapkan bahwa perusahaan yang dimaksud justru mencatatkan keuntungan dan sebagian sahamnya dimiliki investor asing. “Ya, enggak bisa itu kan sudah terjadi […]

  • Harga Minyak Dunia Naik 5 Persen Usai AS Jatuhkan Sanksi ke Dua Raksasa Energi Rusia

    Harga Minyak Dunia Naik 5 Persen Usai AS Jatuhkan Sanksi ke Dua Raksasa Energi Rusia

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia melonjak tajam hingga lebih dari 5 persen pada perdagangan Kamis (23/10/2025) waktu setempat. Lonjakan ini dipicu oleh keputusan pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kembali menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap dua perusahaan minyak terbesar asal Rusia, yakni Rosneft dan Lukoil. Langkah ini diambil karena Washington menilai Moskow belum menunjukkan komitmen […]

  • Rupiah Hari Ini Merosot, Sentimen Pasar Ekuitas Domestik Belum Pulih

    Rupiah Hari Ini Merosot, Sentimen Pasar Ekuitas Domestik Belum Pulih

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali melemah pada perdagangan hari ini, Jumat (30/1/2026). Rupiah dibuka melemah 52 poin atau 0,31 persen menjadi Rp16.807 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.755 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,18% ke posisi 96,46. Pergerakan rupiah sejalan dengan hampir seluruh mata uang di Asia. Baht Thailand […]

expand_less