Minggu, 13 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Tidak Kuat Tekanan, Rupiah Melemah ke Level Rp16.788 per Dolar AS

Tidak Kuat Tekanan, Rupiah Melemah ke Level Rp16.788 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (27/2/2026).

Dikutip dari Antara, rupiah turun 29 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.788 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.759 per dolar AS.

Tekanan terhadap rupiah dipicu oleh kombinasi faktor eksternal, terutama meningkatnya premi risiko global akibat ketegangan geopolitik dan sikap hawkish dari pejabat bank sentral AS, The Fed, yang memberikan sinyal penundaan pemangkasan suku bunga.

Pengamat komoditas dan mata uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah ditutup melemah pada rentang Rp16.750-Rp16.780 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Ibrahim menjelaskan pasar mengamati dengan saksama perkembangan diplomatik saat para pejabat AS dan Iran bersiap untuk bertemu di Jenewa untuk membahas kembali program nuklir Teheran.

Kemudian, pasar menilai dampak dari Tarif Trump yang baru diumumkan setelah putusan Mahkamah Agung AS baru-baru ini yang mengubah kerangka hukum untuk beberapa langkah perdagangan. Pengenalan bea masuk global baru hingga 15% telah menambah ketidakpastian atas prospek perdagangan global.

Selain itu, pasar telah mengurangi ekspektasi terhadap pemotongan suku bunga Federal Reserve (Fed) dalam waktu dekat, karena para pembuat kebijakan terus menyampaikan kekhawatiran atas tekanan inflasi yang terus berlanjut.

Dari dalam negeri, pasar menilai positif tentang putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat (MA AS) yang membatalkan sebagian kebijakan tarif Trump langsung direspons Pemerintah Indonesia. Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya mengkaji seluruh potensi risiko pasca-keputusan tersebut, terutama terhadap implementasi perjanjian dagang Indonesia–AS.

Pemerintah memastikan, meski ada perubahan dalam kebijakan tarif Trump, perjanjian dagang Indonesia–AS tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah disepakati. Hal ini karena perjanjian bilateral memiliki mekanisme tersendiri.

Namun, pemerintah menilai kebijakan tarif 10% yang berlaku sementara selama 150 hari relatif lebih baik dibandingkan skenario sebelumnya. Selain itu, akan ada pembedaan perlakuan antara negara yang telah menandatangani perjanjian dan yang belum menandatangani perjanjian.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabut Asap Semakin Pekat, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp70.000 per Kilogram

    Kabut Asap Semakin Pekat, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp70.000 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, mengalami perubahan pada perdagangan Jumat (28/8/2026). Berdasarkan data harga pangan yang dirilis Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, beberapa komoditas tercatat naik dan turun. Perubahan paling mencolok terjadi pada kelompok cabai dan telur. Harga cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas yang […]

  • Purbaya Sebut Coretax Bermasalah dan “Aneh”, Ada Integrasi ke Vendor, Ada Apa?

    Purbaya Sebut Coretax Bermasalah dan “Aneh”, Ada Integrasi ke Vendor, Ada Apa?

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sistem perpajakan Coretax masih menghadapi sejumlah persoalan, baik dari sisi teknis maupun desain. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul banyaknya keluhan wajib pajak terkait gangguan saat pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan. Purbaya mengatakan, hasil penelusuran awal menunjukkan adanya kejanggalan dalam sistem. Ia menyebut Coretax kerap mengalami gangguan yang membuat […]

  • Harga Emas Galeri24 dan UBS Nyaris Tembus Rp3 Juta

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Nyaris Tembus Rp3 Juta

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas hari ini di Pegadaian mengalami kenaikan yang sangat tajam. Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Kamis (22/1/2026), baik emas Galeri24 dan juga UBS mengalami kenaikan signifikan. Harga emas Galeri24 kini berada di level Rp2.854.000 per gram. Terjadi kenaikan sebesar Rp85.000 dari semula di angka Rp2.766.000 per gram. Untuk emas […]

  • Harga Emas di Pegadaian Merosot! UBS dan Galeri24 Kompak Turun

    Harga Emas di Pegadaian Merosot! UBS dan Galeri24 Kompak Turun

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian hari ini terkoreksi setelah sempat bergerak stagnan sepanjang akhir pekan kemarin. Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Senin (6/4/2026), harga emas UBS dan Galeri24 yang diperjualbelikan di Pegadaian turun dengan nilai bervariasi. Emas UBS merosot Rp 17.000 menjadi Rp 2.868.000 per gram. Sementara itu, emas Galeri24 juga […]

  • Maduro Ditahan di Penjara Federal Brooklyn, Siap Jalani Sidang di Pengadilan Manhattan Pekan Depan

    Maduro Ditahan di Penjara Federal Brooklyn, Siap Jalani Sidang di Pengadilan Manhattan Pekan Depan

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Venezuela Nicolas Maduro dilaporkan telah tiba dan ditahan di Metropolitan Detention Center (MDC) Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Maduro dijadwalkan menghadapi proses hukum di pengadilan federal Manhattan pada pekan depan. Sejumlah pejabat penegak hukum Amerika Serikat menyebutkan, Maduro sebelumnya diterbangkan menggunakan helikopter menuju Manhattan sebelum akhirnya dibawa dengan pengawalan ketat aparat keamanan […]

  • ISPA Jambi Tembus 6.446 Kasus, Kabut Asap Karhutla Mulai Mengancam Kelompok Rentan

    ISPA Jambi Tembus 6.446 Kasus, Kabut Asap Karhutla Mulai Mengancam Kelompok Rentan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Provinsi Jambi kembali mengalami peningkatan di tengah musim kemarau dan munculnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) Jambi, kasus ISPA pada minggu ke-32 atau periode hingga 15 Agustus 2026 mencapai 6.446 kasus. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan […]

expand_less