Breaking News
light_mode
Beranda » Kuliner » Roti Awet Hingga 6 Bulan, Masih Aman Dikonsumsikah?

Roti Awet Hingga 6 Bulan, Masih Aman Dikonsumsikah?

  • account_circle -
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Roti dengan masa simpan hingga enam bulan kerap menimbulkan pertanyaan di masyarakat: apakah masih aman dikonsumsi?

Produk roti awet biasanya melalui proses pengolahan, pengemasan, dan penambahan bahan tertentu untuk memperpanjang daya tahan.

Ahli Gizi sekaligus Ketua PD Asosiasi Dietisien Indonesia (Asdi) Jakarta Siti Dharma Azizah mengatakan, roti yang mengandung pengawet, dan legal alias diizinkan beredar oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), seharusnya aman dikonsumsi oleh masyarakat.

“Tetapi harus dalam batas-batas yang memang sesuai ketentuan. Biasanya, ketentuan regulasinya tentu berbeda-beda, tergantung rotinya,” kata Siti dikutip dari Kompas, Jumat (20/2/2026).

Biasanya, kata Siti, roti dengan sedikit kadar pengawet, masa simpannya maksimal sampai lima hari. Lantas, bagaimana dengan roti yang masih awet tanpa jamur hingga enam bulan lamanya?

Siti memaparkan, lamanya masa simpan roti pada dasarnya tergantung beberapa faktor. Salah satunya yaitu kadar air yang ada pada roti. Semakin tinggi kadar air pada roti, maka masa simpannya akan semakin lama. Contoh roti yang cukup lama masa simpannya yaitu roti kering seperti bagelan.

“Yang jelas, biasanya produsen roti sudah memasukkan batas ambang aman kadaluarsanya. Jadi jangan sampai setelah lewat kadaluarsa, walaupun belum ada jamur, kita enggak boleh mengonsumsinya,” ujar Siti.

Begitu juga dengan roti tawar. Apabila satu bagian roti sudah berjamur, tetapi bagian lainnya masih tampak bersih dari jamur, sebaiknya roti tersebut tidak lagi dikonsumsi.

Lain halnya dengan roti buatan sendiri, alias roti homemade. Kata Siti, roti yang dibuat sendiri di rumah biasanya masa simpannya cenderung lebih singkat, yakni sekitar dua hingga tiga hari.

“Batas ambang untuk roti tentu berbagai macam, tergantung dari kadar air si roti tersebut,” katanya.

Bagaimana dengan roti yang awet hingga 6 bulan?

Menurut Siti, roti yang masa simpannya hingga 6 bulan perlu diperhatikan apakah penggunaan bahan pengawet pada adonan sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh BPOM.

Biasanya, sambung Siti, kadar pengawet roti yang aman dikonsumsi sekitar 1.000 sampai 3.000 miligram per kilogram bahan roti.

Bahkan di Kanada, lanjutnya, kadar pengawet yang dianjurkan yakni 1.000 miligram per kilogram bahan.

“Jadi tentunya memang walaupun aman, pengawetnya itu ber-BPOM, batas penggunaannya itu tetap harus diperhatikan, tidak boleh melebihi dari batas yang memang dianjurkan,” tutur Siti.

Kemudian, perlu dipastikan bahwa bahan pengawet yang dipakai pada adonan merupakan pengawet yang sudah legal oleh BPOM.

“Konsumen harus bijak melihat komposisi dari roti. Selama roti tersebut memang ada labelnya, ada label halalnya, kemudian diproduksi dengan produksi tertentu yang memang legal, tidak ada masalah,” ujar Siti.

Ia menyambung, selama roti yang dikonsumsi masih dalam batas ambang kadaluarsa, maka masih aman dikonsumsi.

“Roti itu tahan tergantung bagaimana pengawetnya, bagaimana kadar air roti tersebut, kemudian gula dan garam yang ditambahkan lebih banyak, kemasannya juga mungkin yang kedap udara,” tutur Siti.

Maka dari itu penting untuk teliti apakah roti yang dikonsumsi sudah berlabel BPOM dan Halal. Sebab, kata Siti, jika sudah melewati kedua proses penyaringan dua label tersebut, roti termasuk aman dikonsumsi, selama belum kadaluarsa.

“Kalau sudah (tersertifikasi) BPOM dan Halal, biasanya sudah melewati berbagai macam prosedur. Berarti ini kita masih bisa mempergunakan, selama di luar expired date-nya,” ujar Siti.

Siti juga mengingatkan masyarakat agar jangan membeli roti yang tidak punya kedua label tersebut. “Kalau sudah berlabel, itu biasanya sudah memenuhi kriteria pangan yang aman,” katanya.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Kompas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aston Villa Hajar Manchester United 2-1, MU Gagal Dekati Lima Besar

    Aston Villa Hajar Manchester United 2-1, MU Gagal Dekati Lima Besar

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aston Villa sukses menaklukkan Manchester United (MU) dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga Primer Inggris yang digelar di Villa Park, Birmingham, Minggu (21/12/2025). Kemenangan ini membuat The Villans terus menempel papan atas klasemen, sementara MU harus menunda ambisi menembus lima besar. Dua gol kemenangan Aston Villa dicetak oleh Morgan Rogers pada menit ke-45 […]

  • Menteri ATR/BPN Soroti Penerima TORA yang Banyak Salah Sasaran

    Menteri ATR/BPN Soroti Penerima TORA yang Banyak Salah Sasaran

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkap sejumlah persoalan yang masih muncul dalam pelaksanaan Reforma Agraria. Salah satunya ketidaktepatan sasaran subjek Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA). Padahal, aturan sudah jelas bahwa penerima TORA harus memenuhi kriteria prioritas, antara lain warga yang tinggal di sekitar objek tanah. Kemudian, masyarakat […]

  • Menkeu Purbaya Bongkar 4 Modus Penghindaran Bea Keluar, Negara Rugi Besar

    Menkeu Purbaya Bongkar 4 Modus Penghindaran Bea Keluar, Negara Rugi Besar

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap empat modus utama yang selama ini digunakan eksportir untuk menghindari kewajiban pembayaran bea keluar atas sejumlah komoditas. Praktik tersebut dinilai dapat merugikan negara karena berpotensi mengurangi penerimaan dari sektor kepabeanan. Purbaya menjelaskan, modus pertama adalah kesalahan administratif dalam penyampaian dokumen ekspor. Kesalahan tersebut ditemukan pada jenis […]

  • Rupiah Pagi Ini Menguat Jadi Rp16.780 per Dolar AS

    Rupiah Pagi Ini Menguat Jadi Rp16.780 per Dolar AS

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pagi ini, Selasa (27/1/2026). Dikutip dari Antara, rupiah dibuka bergerak menguat 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.780 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.782 per dolar AS. Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memprediksi nilai tukar rupiah hari ini akan menguat […]

  • China Larang 73 Orang Terlibat Sepak Bola Seumur Hidup

    China Larang 73 Orang Terlibat Sepak Bola Seumur Hidup

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas sepak bola China menjatuhkan sanksi larangan seumur hidup kepada 73 individu yang terbukti terlibat berbagai pelanggaran serius di dunia sepak bola. Hukuman tersebut menjadi bagian dari upaya besar-besaran memberantas praktik korupsi, pengaturan skor, dan judi bola di negeri tersebut. Sanksi itu dikeluarkan oleh Asosiasi Sepak Bola China (CFA) dan menyasar sejumlah figur […]

  • Antam dan BRIN Kolaborasi Tingkatkan Produksi dan Kualitas SDA Nasional

    Antam dan BRIN Kolaborasi Tingkatkan Produksi dan Kualitas SDA Nasional

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menjalin kerja sama strategis dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk meningkatkan produksi dan kualitas pengolahan sumber daya alam (SDA) melalui penerapan riset dan teknologi terkini. Direktur Utama Antam Achmad Ardianto menjelaskan, kemitraan ini tidak hanya berfokus pada penelitian, tetapi juga pemanfaatan teknologi untuk efisiensi operasional dan […]

expand_less