Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pemerintah Jajaki Ekspor Ikan Patin 700 Ton ke Arab Saudi saat Musim Haji

Pemerintah Jajaki Ekspor Ikan Patin 700 Ton ke Arab Saudi saat Musim Haji

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menjajaki peluang ekspor ikan patin sebanyak 600 hingga 700 ton ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji pada musim haji mendatang.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Machmud mengatakan rencana ekspor tersebut masih dalam tahap negosiasi dan menunggu persetujuan dari otoritas setempat.

“Kalau untuk kebutuhan haji, dengan sekitar 200 ribu jemaah, permintaannya bisa mencapai 600 sampai 700 ton,” ujar Machmud di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Kamis (19/2).

Machmud menjelaskan Indonesia sebenarnya pernah mengekspor ikan patin ke Arab Saudi pada 2019, sebelum pandemi Covid-19. Saat itu, volume ekspor mencapai hampir 300 ton dalam bentuk fillet dan potongan ikan.

“Waktu 2019 sebelum pandemi, kita ekspor hampir 300 ton patin untuk kebutuhan haji. Mudah-mudahan syaratnya bisa segera diselesaikan agar ekspor ini bisa berjalan kembali,” katanya.

Selama ini, pasokan ikan patin untuk konsumsi jemaah haji di Arab Saudi sebagian besar berasal dari Vietnam. Selain patin, Indonesia juga telah mengekspor produk perikanan lain seperti tuna dan cakalang kaleng untuk kebutuhan konsumsi jemaah haji dan umrah.

Sementara itu, Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan KKP Ishartini mengatakan pemerintah telah membentuk tim terpadu ekosistem pangan haji dan umrah guna mempercepat proses ekspor produk perikanan budidaya ke Arab Saudi.

Menurutnya, KKP saat ini masih bernegosiasi dengan Saudi Food and Drug Authority (SFDA) terkait persyaratan ekspor ikan budidaya.

“Kita masih menunggu approval dari SFDA. Seluruh persyaratan yang diminta sebenarnya sudah kami penuhi, dan komunikasi terus dilakukan,” ujar Ishartini.

KKP menilai potensi ekspor ikan patin ke Arab Saudi cukup besar, tidak hanya untuk musim haji tetapi juga umrah. Jumlah jemaah umrah yang lebih tinggi dinilai membuka peluang ekspor yang berkelanjutan, tergantung menu konsumsi yang ditetapkan pihak otoritas Saudi.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Dibuka Menguat Jadi Rp16.642 per Dolar AS Hari Ini

    Rupiah Dibuka Menguat Jadi Rp16.642 per Dolar AS Hari Ini

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Senin (15/12/2025). Rupiah dibuka menguat 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.642 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.646 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia […]

  • Rupiah Tertekan, Sentuh Rp16.920 per Dolar AS

    Rupiah Tertekan, Sentuh Rp16.920 per Dolar AS

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka melemah pada level Rp16.920 pada perdagangan Rabu (25/3/2026). Mengutip Antara, rupiah melemah 22 poin atau 0,13 persen ke level Rp16.920 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.898 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS turun 0,23% ke level 99,20. Sejumlah mata uang […]

  • Pembukaan Kejurprov dan Open Turnamen Bupati Cup Catur 2025 di Tanjung Jabung Barat

    Pembukaan Kejurprov dan Open Turnamen Bupati Cup Catur 2025 di Tanjung Jabung Barat

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, secara resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur dan Open Turnamen Bupati Cup Catur Tahun 2025 yang digelar di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Selasa malam (14/10/2025). Bupati hadir bersama Wakil Bupati Dr. H. Katamso, S.Ag, S.E., M.E., serta sejumlah pejabat daerah dan pengurus olahraga catur. […]

  • Harga Sembako di Talang Banjar Mayoritas Stabil, Cabai Masih Jadi Pemicu Kenaikan

    Harga Sembako di Talang Banjar Mayoritas Stabil, Cabai Masih Jadi Pemicu Kenaikan

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau stabil pada pembaruan data per 25 November 2025. Berdasarkan informasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas tidak mengalami perubahan harga, sementara beberapa jenis cabai justru mencatat kenaikan. Untuk komoditas beras, hampir seluruh jenis berada pada kondisi stabil. Beras […]

  • Meroket! Harga Emas Antam Dibanderol Rp3.027.000 per Gram, Buybacknya Segini

    Meroket! Harga Emas Antam Dibanderol Rp3.027.000 per Gram, Buybacknya Segini

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali menggila. Harga terbaru hari ini emas Antam sudah dibanderol Rp3.027.000 per gram. Dikutip dari laman Logam Mulia, Senin (2/2/2026), harga emas Antam meroket Rp167.000 dari semula Rp2.860.000 menjadi Rp3.027.000 per gram. ‎ Meski demikian, harga yang naik tak berlaku pada penjualan kembali (buyback), yang ternyata tercatat turun sebesar Rp21.000 […]

  • Rupiah Terpuruk, Perajin Tahu Tempe Khawatir Harga Kedelai Tembus Rp12.000

    Rupiah Terpuruk, Perajin Tahu Tempe Khawatir Harga Kedelai Tembus Rp12.000

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai dirasakan langsung oleh pelaku industri tahu dan tempe. Harga kedelai impor terus mengalami kenaikan dan kini berada di kisaran Rp9.000 hingga Rp10.000 per kilogram, memicu kekhawatiran akan keberlangsungan usaha perajin kecil. Berdasarkan pantauan di sentra industri tahu tempe Cibuntu, Kota Bandung, harga kedelai impor naik […]

expand_less