Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pemerintah Jajaki Ekspor Ikan Patin 700 Ton ke Arab Saudi saat Musim Haji

Pemerintah Jajaki Ekspor Ikan Patin 700 Ton ke Arab Saudi saat Musim Haji

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menjajaki peluang ekspor ikan patin sebanyak 600 hingga 700 ton ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji pada musim haji mendatang.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Machmud mengatakan rencana ekspor tersebut masih dalam tahap negosiasi dan menunggu persetujuan dari otoritas setempat.

“Kalau untuk kebutuhan haji, dengan sekitar 200 ribu jemaah, permintaannya bisa mencapai 600 sampai 700 ton,” ujar Machmud di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Kamis (19/2).

Machmud menjelaskan Indonesia sebenarnya pernah mengekspor ikan patin ke Arab Saudi pada 2019, sebelum pandemi Covid-19. Saat itu, volume ekspor mencapai hampir 300 ton dalam bentuk fillet dan potongan ikan.

“Waktu 2019 sebelum pandemi, kita ekspor hampir 300 ton patin untuk kebutuhan haji. Mudah-mudahan syaratnya bisa segera diselesaikan agar ekspor ini bisa berjalan kembali,” katanya.

Selama ini, pasokan ikan patin untuk konsumsi jemaah haji di Arab Saudi sebagian besar berasal dari Vietnam. Selain patin, Indonesia juga telah mengekspor produk perikanan lain seperti tuna dan cakalang kaleng untuk kebutuhan konsumsi jemaah haji dan umrah.

Sementara itu, Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan KKP Ishartini mengatakan pemerintah telah membentuk tim terpadu ekosistem pangan haji dan umrah guna mempercepat proses ekspor produk perikanan budidaya ke Arab Saudi.

Menurutnya, KKP saat ini masih bernegosiasi dengan Saudi Food and Drug Authority (SFDA) terkait persyaratan ekspor ikan budidaya.

“Kita masih menunggu approval dari SFDA. Seluruh persyaratan yang diminta sebenarnya sudah kami penuhi, dan komunikasi terus dilakukan,” ujar Ishartini.

KKP menilai potensi ekspor ikan patin ke Arab Saudi cukup besar, tidak hanya untuk musim haji tetapi juga umrah. Jumlah jemaah umrah yang lebih tinggi dinilai membuka peluang ekspor yang berkelanjutan, tergantung menu konsumsi yang ditetapkan pihak otoritas Saudi.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Data Gaikindo: Penjualan Mobil 2025 Turun 7%, Tapi Akhir Tahun Justru Meledak

    Data Gaikindo: Penjualan Mobil 2025 Turun 7%, Tapi Akhir Tahun Justru Meledak

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar otomotif nasional sepanjang tahun 2025 menunjukkan dua wajah yang kontras. Di satu sisi, penjualan mobil Indonesia secara tahunan masih melemah. Namun di sisi lain, Desember 2025 justru mencetak rekor penjualan tertinggi sepanjang tahun, menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Gaikindo mencatat, penjualan mobil wholesales sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 803.687 unit, […]

  • Harga Tiket Pesawat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Turun 14%, Cek Jadwal & Cara Beli

    Harga Tiket Pesawat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Turun 14%, Cek Jadwal & Cara Beli

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar baik bagi masyarakat yang berencana bepergian saat libur akhir tahun. Pemerintah resmi memberlakukan diskon tiket pesawat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sebesar 14 persen untuk penerbangan domestik kelas ekonomi. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan biaya perjalanan sekaligus menjaga kelancaran arus penumpang selama periode puncak liburan. Diskon tiket pesawat Natal dan Tahun […]

  • 7 Tips Memulai Bisnis dengan Modal Kecil agar Tetap Berpeluang Cuan Besar

    7 Tips Memulai Bisnis dengan Modal Kecil agar Tetap Berpeluang Cuan Besar

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memulai bisnis tidak selalu harus dengan modal besar. Banyak pelaku usaha justru berhasil membangun bisnis dari skala kecil hingga berkembang pesat berkat perencanaan matang dan strategi yang tepat. Bagi calon wirausaha dengan keterbatasan modal, kunci utama bukan hanya soal uang, tetapi juga ketekunan, kreativitas, dan kemampuan membaca peluang pasar. Berikut sejumlah tips yang […]

  • Harga Emas Antam Tancap Gas, Naik Rp25 Ribu dalam Sehari

    Harga Emas Antam Tancap Gas, Naik Rp25 Ribu dalam Sehari

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan Selasa (19/5/2026). Kenaikan tajam sebesar Rp25.000 per gram membuat harga logam mulia kembali bergerak menguat setelah sebelumnya sempat melemah. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman logam mulia, emas Antam kini dibanderol Rp2.789.000 per gram. Angka tersebut naik dari harga sebelumnya yang berada […]

  • Tergelincir dari Level Tertinggi, Harga Perak Jadi Rp57.550 per Gram

    Tergelincir dari Level Tertinggi, Harga Perak Jadi Rp57.550 per Gram

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni PT Antam tergelincir pada Kamis, 22 Januari 2026. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun Rp 1.650 ke level Rp 57.550 per gram. Untuk harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 14.787.500, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 16.414.125. Sedangkan yang […]

  • LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Rp25,96 Miliar Usai Izin BPRS Gayo Dicabut

    LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Rp25,96 Miliar Usai Izin BPRS Gayo Dicabut

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menetapkan Simpanan Layak Bayar (SLB) sebesar Rp 25,96 miliar untuk pembayaran dana nasabah Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Gayo Perseroda yang izin usahanya telah dicabut. Kepala Kantor Perwakilan Wilayah I LPS M. Yusron menjelaskan, total simpanan nasabah di BPRS Gayo mencapai sekitar Rp 29 miliar. Jumlah tersebut, Rp 25,96 […]

expand_less