Menaker Perkuat Pencegahan Gratifikasi di Ketenagakerjaan
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Jum, 6 Feb 2026
- comment 0 komentar

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
JAMBISNIS.COM – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan komitmen memperkuat pencegahan gratifikasi dan korupsi di kementeriannya, guna memastikan layanan ketenagakerjaan berjalan bersih, adil, dan meningkatkan kepercayaan publik.
Dalam acara “Penguatan Integritas dan Komitmen Pencegahan Gratifikasi dan Korupsi” di Jakarta, Yassierli menekankan bahwa penguatan integritas bukan sekadar slogan, melainkan kerja harian yang menuntut kejujuran, kepatuhan, dan pemahaman risiko gratifikasi di setiap lini kerja.
“Pencegahan harus dibangun lewat sistem yang rapi, bukan hanya imbauan,” kata Menaker. Integritas yang kuat akan menghasilkan layanan publik lebih transparan dan dapat diprediksi, serta menekan risiko penyimpangan.
Yassierli menambahkan, Kemnaker terbuka terhadap berbagai informasi terkait potensi gratifikasi dan korupsi, karena keberanian menyampaikan informasi adalah fondasi menjaga martabat institusi.
Sementara itu, Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK Arif Waluyo Widiarto menegaskan bahwa tugas pejabat publik adalah amanah, bukan sarana mencari keuntungan pribadi, serta wajib menjaga kepercayaan publik.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar