Senin, 15 Jun 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Toyota Soroti Kesiapan Industri Lokal dalam Wacana Insentif Mobil Listrik 2026

Toyota Soroti Kesiapan Industri Lokal dalam Wacana Insentif Mobil Listrik 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Toyota Indonesia menyatakan siap mengikuti regulasi baru terkait insentif mobil listrik 2026 yang tengah diwacanakan pemerintah. Meski demikian, Toyota menegaskan penyusunan aturan tersebut harus mempertimbangkan kesiapan industri lokal, baik dari sisi hulu maupun hilir.

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto, mengatakan sebagai pelaku industri, Toyota akan mematuhi setiap regulasi yang ditetapkan pemerintah. Namun, menurutnya, kebijakan insentif kendaraan listrik tidak bisa diterapkan secara instan tanpa kesiapan industri pendukung.

“Kalau itu regulasi, tentu kami harus mengikuti. Tapi kesiapan industri lokal itu penting untuk diperhatikan,” kata Nandi di Jakarta, Senin (26/1/2026).

Nandi menjelaskan, kebijakan insentif mobil listrik yang mensyaratkan penggunaan bahan baku lokal, termasuk baterai, harus disesuaikan dengan kemampuan industri nasional. Proses menuju tingkat kandungan lokal tinggi, lanjut dia, perlu dilakukan secara bertahap.

“Kalau sudah sampai purchase part atau material, tentu harus dilihat kesiapan industri lokalnya seperti apa. Itu yang menjadi perhatian,” ujarnya.

Toyota juga menyoroti pentingnya kesiapan industri pendukung dalam penyusunan kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Salah satu sektor yang disinggung adalah industri baja otomotif yang meski volumenya tidak besar, namun membutuhkan standar kualitas tinggi.

Selain itu, Nandi menekankan pengembangan industri baterai kendaraan listrik memerlukan persiapan menyeluruh, tidak hanya dari sisi regulasi dan ketersediaan sumber daya alam, tetapi juga investasi, sumber daya manusia, serta teknologi.

“Kesiapan dari masing-masing industri itu harus benar-benar dilihat,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan pemerintah telah mengajukan usulan insentif dan stimulus otomotif 2026 kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Insentif tersebut ditujukan untuk menjaga keberlangsungan industri otomotif nasional serta melindungi tenaga kerja.

Pemerintah juga tengah mempertimbangkan skema insentif berdasarkan segmentasi kendaraan, teknologi, serta tingkat TKDN. Dalam skema tersebut, kendaraan listrik dengan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) disebut berpotensi menerima insentif lebih kecil dibandingkan baterai berbasis nikel.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Program Nasional, Dipimpin Airlangga dan Zulhas

    Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Program Nasional, Dipimpin Airlangga dan Zulhas

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan program strategis nasional. Satgas ini dipimpin oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai Ketua I, dan Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) sebagai Ketua II. Satgas ini memiliki tiga kelompok kerja (Pokja) yang bertugas mengawasi, mempercepat, dan menyelesaikan hambatan implementasi program pemerintah di […]

  • Menkeu Purbaya Targetkan Revisi PMK Kredit Kopdes Merah Putih Rampung Pekan Depan

    Menkeu Purbaya Targetkan Revisi PMK Kredit Kopdes Merah Putih Rampung Pekan Depan

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 terkait skema kredit untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) akan diselesaikan paling lambat pekan depan. Revisi aturan tersebut menjadi kunci agar pencairan pembiayaan dan pembangunan fasilitas Kopdes dapat dipercepat. “Harusnya sudah selesai dari kemarin. Saya nggak tahu kenapa […]

  • Kerinci Jadi Tuan Rumah Turnamen Catur Bulanan Pengprov Percasi Jambi 2026

    Kerinci Jadi Tuan Rumah Turnamen Catur Bulanan Pengprov Percasi Jambi 2026

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabupaten Kerinci dipercaya menjadi tuan rumah pergelaran Turnamen Catur Bulanan Non Master ke-2 Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jambi Tahun 2026. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 15–16 Februari 2026 dan akan dipusatkan di Aula SMAN 1 Kerinci. Turnamen catur bulanan ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang digagas Pengprov […]

  • 70 Hektare Sawah Gagal Panen akibat Banjir di Gayo Lues Aceh

    70 Hektare Sawah Gagal Panen akibat Banjir di Gayo Lues Aceh

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan banjir yang melanda Kabupaten Gayo Lues akibat rusaknya bendungan dan tanggul desa telah merendam sekitar 70 hektare lahan pertanian warga. “Dampak material rusaknya fasilitas bendungan Desa Ulun Tanoh, Kecamatan Kuta Panjang, terdampak 68 hektare lahan persawahan sehingga gagal panen,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBA Aceh Fadmi Ridwan […]

  • Prabowo Resmikan Pabrik Petrokimia Terbesar se-ASEAN Milik Lotte Chemical di Cilegon

    Prabowo Resmikan Pabrik Petrokimia Terbesar se-ASEAN Milik Lotte Chemical di Cilegon

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan pabrik petrokimia terbesar se-Asia Tenggara milik PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Kota Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025). Fasilitas modern ini menjadi proyek strategis yang menandai penguatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Korea Selatan. Pabrik yang dibangun di atas lahan seluas 107,8 hektare atau sekitar 1,08 juta […]

  • Saat Berkendara Jarak Jauh Pengemudi Harus Tahu Ini? Waspada!

    Saat Berkendara Jarak Jauh Pengemudi Harus Tahu Ini? Waspada!

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Microsleep bisa menyerang siapa saja saat mengemudi, khususnya saat perjalanan jauh di musim Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Apa itu Microsleep? Berbahayakah. Dilansir kompas.com, Microsleep merupakan fenomena kelelahan yang terjadi pada manusia karena aktivitas monoton seperti mengemudi dalam waktu lama. Ketika pengemudi kena microsleep dalam tiga detik, sementara mobil melaju dengan kecepatan […]

expand_less