Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Rupiah Terpuruk, Perajin Tahu Tempe Khawatir Harga Kedelai Tembus Rp12.000

Rupiah Terpuruk, Perajin Tahu Tempe Khawatir Harga Kedelai Tembus Rp12.000

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai dirasakan langsung oleh pelaku industri tahu dan tempe. Harga kedelai impor terus mengalami kenaikan dan kini berada di kisaran Rp9.000 hingga Rp10.000 per kilogram, memicu kekhawatiran akan keberlangsungan usaha perajin kecil.

Berdasarkan pantauan di sentra industri tahu tempe Cibuntu, Kota Bandung, harga kedelai impor naik secara bertahap setiap pekan. Kenaikan tercatat rata-rata Rp100 hingga Rp200 per kilogram, seiring memburuknya nilai tukar rupiah.

Salah satu pelaku usaha tahu tempe, Angga, mengatakan bahwa kondisi saat ini cukup memberatkan perajin. Pasalnya, harga kedelai sebelumnya masih berada di level aman.

“Sekarang sudah di kisaran Rp9.000 sampai Rp10.000 per kilo. Kalau lagi normal biasanya Rp7.000 sampai Rp8.000,” ujar Angga, Minggu (25/1/2026).

Menurutnya, jika tren kenaikan ini terus berlanjut, perajin akan dihadapkan pada pilihan sulit antara menaikkan harga jual atau mengurangi produksi.

Sementara itu, Ketua Gabungan Koperasi Pengrajin Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo), Aip Syarifuddin, menegaskan bahwa stok kedelai di pasaran sebenarnya masih mencukupi. Namun, persoalan utama terletak pada faktor nilai tukar rupiah dan sistem perdagangan kedelai yang masih bergantung pada swasta.

“Kalau harga kedelai sudah tembus Rp11.000 atau Rp12.000 per kilogram, itu sudah masuk harga psikologis dan akan sangat merepotkan perajin,” kata Aip.

Ia menilai kondisi ekonomi saat ini mengarah ke situasi tersebut, mengingat rupiah terus melemah tanpa intervensi signifikan. Jika dibiarkan, dampaknya bukan hanya pada perajin, tetapi juga pada harga tahu dan tempe yang dikonsumsi masyarakat luas.

Gakoptindo pun mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret guna menahan kenaikan harga kedelai, termasuk menjaga stabilitas nilai tukar dan memperbaiki tata niaga kedelai nasional.

Tanpa kebijakan yang berpihak pada perajin, industri tahu tempe yang selama ini menjadi penopang pangan murah masyarakat berisiko semakin tertekan dalam jangka panjang.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Ungkap 10 Perusahaan Lakukan Under Invoicing

    Menkeu Purbaya Ungkap 10 Perusahaan Lakukan Under Invoicing

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya praktik under invoicing yang dilakukan sejumlah perusahaan dan berpotensi menyebabkan kebocoran penerimaan negara. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah mengidentifikasi perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam praktik tersebut dan saat ini tengah menghitung potensi kerugian yang ditimbulkan. “Under invoicing kan banyak, kita sudah kejar. Kita sudah deteksi perusahaan-perusahaan yang […]

  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini 1 Desember 2025: UBS dan Galeri24 Kompak Stagnan di Level Tertinggi

    Harga Emas Pegadaian Hari Ini 1 Desember 2025: UBS dan Galeri24 Kompak Stagnan di Level Tertinggi

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Pegadaian dari dua produk logam mulia, yakni UBS dan Galeri24, kompak stagnan pada perdagangan Senin, 1 Desember 2025. Stabilnya harga ini terjadi setelah beberapa hari sebelumnya emas sempat merangkak naik mendekati level Rp 2,5 juta per gram. Harga jual emas Galeri24 tetap di Rp 2.458.000 per gram, sementara emas UBS tidak […]

  • Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU IKN, Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara

    Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU IKN, Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (UU IKN). Dalam putusannya, MK menegaskan bahwa status ibu kota Indonesia hingga kini masih berada di Jakarta. Ketua MK, Suhartoyo, membacakan amar putusan perkara Nomor 71/PUU-XXIV/2026 dalam sidang di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026. “Menolak permohonan pemohon […]

  • Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

    Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah China melalui Kementerian Keuangan (Ministry of Finance/ MOF) resmi membentuk departemen baru khusus pengelolaan utang daerah kepada pemerintah China. Ini menjadi langkah terbaru untuk mengendalikan risiko utang daerah di tengah perlambatan ekonomi nasional. Dalam pernyataannya pada Senin (3/11/2025) yang dilansir Reuters, Kementerian Keuangan China menyebutkan Departemen Manajemen Utang ini akan bertanggung jawab […]

  • Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri24 Sama-Sama Melonjak

    Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri24 Sama-Sama Melonjak

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Galeri24, Antam, dan UBS yang dijual di Pegadaian mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu (20/5/2026). Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Sahabat Pegadaian, ketiga produk emas tersebut mengalami kenaikan harga yang cukup seragam. Emas Antam menjadi produk dengan harga tertinggi, yakni mencapai Rp2.887.000 per gram. Sementara emas UBS dipatok Rp2.845.000 per […]

  • Uang rupiah Play Button

    Terkait Redenominasi Rupiah, Pelaku Usaha Perlu Pembaruan Sistem Akuntasi dan Teknologi Informasi

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wacana redenominasi rupiah yang sudah sejak lama diapungkan ke publik, kembali diseriusi oleh pemerintah. Hal ini diketahui mulai diseriusi pemerintah setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025-2029 Dimintai pendapatnya mengenai rencana ini, Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede, […]

expand_less