Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Ekonom Peringatkan Dampak Kebijakan Trump: Risiko Geopolitik Global Bisa Ditiru China

Ekonom Peringatkan Dampak Kebijakan Trump: Risiko Geopolitik Global Bisa Ditiru China

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kebijakan kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinilai berpotensi memicu disrupsi besar terhadap stabilitas ekonomi dan keamanan global. Sejumlah ekonom mengingatkan bahwa langkah-langkah ekstrem Trump, termasuk kebijakan tarif dagang hingga aksi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, dapat menjadi preseden berbahaya yang berisiko ditiru negara-negara besar lain, termasuk China.

Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi mengatakan kebijakan Trump telah mendorong eskalasi ketegangan geoekonomi dan geopolitik dunia. Ia menilai situasi ini bahkan telah masuk dalam daftar risiko global yang diwaspadai komunitas internasional.

Menurut Fithra, Global Risk Report World Economic Forum 2026 secara eksplisit menempatkan konfrontasi geoekonomi global sebagai salah satu disrupsi utama yang berpotensi mengguncang tatanan dunia. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Outlook Perpajakan & Partnership Gathering IKPI 2026 di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Ia menambahkan, tindakan Trump yang dinilai melampaui batas hukum internasional dapat menciptakan rasa ketidakamanan global. Fithra mempertanyakan siapa yang bisa menjamin tindakan serupa tidak akan dilakukan oleh negara besar lainnya terhadap pemimpin atau wilayah strategis dunia.

“Jika Amerika Serikat bisa bertindak sejauh itu, tidak ada jaminan Rusia tidak melakukan hal serupa terhadap Ukraina, atau China terhadap Taiwan,” ujarnya.

Di tengah meningkatnya ketidakpastian global tersebut, Fithra menilai Indonesia perlu memperkuat kesiapan nasional. Ia menyebut isu keamanan dan pertahanan telah menjadi bagian penting dalam visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya melalui Asta Cita.

Menurutnya, ketahanan keamanan nasional menjadi fondasi utama dalam menghadapi dinamika global yang semakin tidak menentu. Prinsip kesiapsiagaan dinilai penting agar Indonesia tetap mampu menjaga stabilitas di tengah meningkatnya tensi geopolitik dunia.

Selain risiko keamanan, gejolak geopolitik juga berdampak langsung pada perekonomian global. Dana Moneter Internasional (IMF) dalam World Economic Outlook Update Januari 2026 memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia akan cenderung stagnan dalam beberapa tahun ke depan.

IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,3% pada 2026, sama seperti tahun 2025 dan 2024. Namun, pada 2027, pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan melambat ke level 3,2%.

Tekanan ekonomi global dinilai masih akan berlanjut akibat ketidakpastian kebijakan ekonomi dan perdagangan internasional, konflik geopolitik yang berkepanjangan, serta kondisi pasar keuangan global yang semakin rentan.

Situasi tersebut membuat pelaku pasar dan pembuat kebijakan di berbagai negara dituntut untuk bersikap lebih waspada dalam menghadapi potensi guncangan ekonomi dan geopolitik yang dapat muncul sewaktu-waktu.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonom Beri 4 Catatan Penting untuk Suksesnya Rencana Redenominasi Rupiah

    Ekonom Beri 4 Catatan Penting untuk Suksesnya Rencana Redenominasi Rupiah

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai bahwa Indonesia sudah berada pada kondisi yang tepat untuk membahas rencana redenominasi rupiah. Namun, ia mengingatkan agar kebijakan tersebut dilakukan dengan hati-hati dan disertai sejumlah catatan penting agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat. “Kita berada di kondisi yang siap, namun ada beberapa hal yang harus […]

  • Kenaikan Harga Minyak Dunia Berpotensi Menambah Beban APBN

    Kenaikan Harga Minyak Dunia Berpotensi Menambah Beban APBN

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan kenaikan harga minyak dunia berpotensi menambah tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Lonjakan harga energi dipicu ketegangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Menurut Juda, setiap kenaikan harga minyak mentah acuan Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) sebesar satu […]

  • Benda Ini yang Mengganggu Energi Positif di Rumah?

    Benda Ini yang Mengganggu Energi Positif di Rumah?

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam praktiknya, feng shui tidak hanya berbicara soal tata letak furnitur, tapi juga tentang benda-benda yang disimpan di rumah. Sejumlah ahli feng shui menyebut, ada beberapa barang rumah tangga yang tanpa disadari dapat menghambat aliran energi positif dan memicu rasa tidak nyaman. Dilansir dari Homes and Gardens, berikut ini 7 benda yang sebaiknya […]

  • Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini, Jadi Rp16.666 per Dolar AS

    Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini, Jadi Rp16.666 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah dibuka menguat ke posisi Rp16.669 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Jumat (12/12/2025). Rupiah menguat 10 poin atau 0,06 persen dari sebelumnya Rp16.676 per dolar AS. Sejumlah mata uang di Asia juga mengalami penguatan. Dolar Taiwan mencatat penguatan terbesar yakni 0,14%, disusul ringgit Malaysia yang menguat 0,10%. dolar Singapura […]

  • Menkeu Purbaya Pastikan Dana Rp 200 Triliun Tersalurkan, Bank & Koperasi Ajukan Tambahan

    Menkeu Purbaya Pastikan Dana Rp 200 Triliun Tersalurkan, Bank & Koperasi Ajukan Tambahan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan penyaluran dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun melalui Himbara terus meningkat hingga Oktober 2025. Beberapa bank bahkan sudah mengajukan permintaan tambahan karena dana sebelumnya terserap habis ke sektor riil. Selain perbankan, dana juga diarahkan ke Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) untuk pemberdayaan ekonomi desa. Bank penyalur hanya […]

  • Xiaomi Debut Vision GT, Supercar Futuristis untuk Era Kendaraan Listrik

    Xiaomi Debut Vision GT, Supercar Futuristis untuk Era Kendaraan Listrik

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Xiaomi menegaskan ambisinya masuk ke dunia otomotif performa tinggi melalui debut mobil konsep Vision GT di ajang Mobile World Congress (MWC) 2026, Barcelona, Spanyol. Supercar listrik ini bukan sekadar pajangan, melainkan pernyataan serius perusahaan teknologi asal China untuk menembus pasar global kendaraan listrik. Mobil konsep dua pintu ini mengusung nama lengkap Vision Gran […]

expand_less