Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » JBC Tawarkan ROI 8% per Tahun, Jadi Alternatif Investasi Paling Menarik di Kota Jambi

JBC Tawarkan ROI 8% per Tahun, Jadi Alternatif Investasi Paling Menarik di Kota Jambi

  • account_circle -
  • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Jambi Business Center (JBC) kembali memperkuat posisinya sebagai kawasan investasi properti paling prospektif di Kota Jambi melalui penawaran skema Return on Investment (ROI) hingga 8% per tahun untuk produk propertinya.

Di tengah tren bunga deposito bank yang saat ini berada di kisaran ±1% per tahun, investasi properti di kawasan superblok JBC memberikan potensi imbal hasil yang jauh lebih tinggi dan kompetitif. Perbandingan ini menempatkan JBC sebagai opsi investasi yang lebih agresif, namun tetap berbasis aset riil yang stabil dan terus bertumbuh.

Sebagai kawasan bisnis terpadu yang memadukan ruko, area komersial, hiburan, dan arus pengunjung yang tinggi, JBC menghadirkan ekosistem yang mendorong nilai properti dan potensi sewa terus meningkat. Hal ini menjadi faktor utama yang menopang tingginya proyeksi ROI bagi para investor.

Manajemen Jambi Business Center menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan investor yang menginginkan keuntungan lebih tinggi dibandingkan instrumen keuangan konvensional, sekaligus memiliki aset properti di kawasan dengan pertumbuhan ekonomi yang aktif.

“Dengan ROI hingga 8% per tahun, properti di JBC tidak hanya menjadi tempat usaha, tetapi juga instrumen investasi yang mampu memberikan arus pendapatan dan kenaikan nilai aset dalam jangka menengah hingga panjang,” ujar Manajemen JBC.

Program investasi ini berlaku hingga 31 Januari 2026 dan terbuka bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang ingin mengamankan posisi di kawasan bisnis paling berkembang di Kota Jambi.

Melalui penawaran ini, JBC menegaskan posisinya sebagai investasi properti terbaik di Kota Jambi, yang menggabungkan lokasi strategis, traffic pengunjung tinggi, serta potensi cuan yang signifikan bagi para investor.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi 0811-710-188 atau mengunjungi situs resmi www.pkpjbc.com.

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sungai Penuh Perintahkan Verifikasi Data BPJS, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

    Wali Kota Sungai Penuh Perintahkan Verifikasi Data BPJS, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Kota Sungai Penuh bergerak cepat memperbaiki data penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan. Wali Kota Alfin menginstruksikan agar dilakukan verifikasi ulang secara menyeluruh terhadap data kepesertaan yang selama ini ditanggung pemerintah. Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Alfin pada Rabu (11/3/2026). Ia menegaskan bahwa langkah ini penting agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat […]

  • Menkeu Purbaya Soroti Pemborosan Rumah Sakit, Tagihan BPJS Kesehatan Bengkak Gara-Gara Alkes Tak Efisien

    Menkeu Purbaya Soroti Pemborosan Rumah Sakit, Tagihan BPJS Kesehatan Bengkak Gara-Gara Alkes Tak Efisien

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti pemborosan anggaran di sejumlah rumah sakit yang menyebabkan tagihan BPJS Kesehatan membengkak. Inefisiensi pengadaan alat kesehatan (alkes) dinilai menjadi salah satu penyebab meningkatnya beban keuangan lembaga jaminan kesehatan tersebut. Dalam paparannya di Jakarta, Rabu (22/10/2025), Purbaya mencontohkan adanya aturan Kementerian Kesehatan yang mewajibkan rumah sakit memiliki 10 […]

  • Jerman Peringatkan Dampak Ekonomi Perang Iran Bisa Lebih Parah dari COVID-19

    Jerman Peringatkan Dampak Ekonomi Perang Iran Bisa Lebih Parah dari COVID-19

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kanselir Jerman, Friedrich Merz, memperingatkan bahwa eskalasi konflik Iran berpotensi menimbulkan dampak ekonomi besar bagi Eropa, bahkan lebih berat dibandingkan krisis saat pandemi COVID-19. Peringatan tersebut disampaikan Merz dalam konferensi pers bersama Presiden Suriah, Ahmed al Sharaa, di Berlin, Selasa (31/3/2026). Menurut Merz, jika konflik berkembang menjadi perang regional berskala besar, dampaknya dapat […]

  • Cuaca Jambi Hari Ini 17 November 2025: Hujan Ringan Merata, Beberapa Daerah Berpotensi Petir

    Cuaca Jambi Hari Ini 17 November 2025: Hujan Ringan Merata, Beberapa Daerah Berpotensi Petir

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Provinsi Jambi hari ini, Senin (17/11/2025). Mayoritas wilayah di Jambi diprediksi akan diguyur hujan ringan, sementara sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan disertai petir pada siang hingga malam hari. Cuaca lembap dan suhu yang relatif rendah tinggi di setiap kabupaten/kota juga menandakan kondisi atmosfer […]

  • Demam Emas Modern, Ketika Harga Emas Terus Melonjak dan Ancaman Inflasi

    Demam Emas Modern, Ketika Harga Emas Terus Melonjak dan Ancaman Inflasi

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mereka yang mengamati pergerakan harga emas dalam setahun terakhir tentu mendapati, betapa cepatnya harga emas beranjak naik. Siapa nyana rilis inflasi 2025 oleh BPS mendapati, emas punya andil dalam angjka inflasi tahunan. Memang, ia tidak seperti komoditas lainnya semisal cabai merah, rokok yang acap menyumbang inflasi. Dua yang disebut terakhir, boleh disebut konsumsi […]

  • DJP Akan Audit Coretax Usai Serah Terima dengan Vendor Korea Selatan pada 2026

    DJP Akan Audit Coretax Usai Serah Terima dengan Vendor Korea Selatan pada 2026

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyiapkan proses audit menyeluruh terhadap sistem perpajakan Coretax menjelang serah terima dari vendor asal Korea Selatan, LG CNS Qualysoft Consortium, yang dijadwalkan pada 2026. Saat ini, sistem tersebut tengah memasuki masa latency atau masa penjaminan. Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menjelaskan bahwa masa latency merupakan periode jeda […]

expand_less