Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Respons KAI Soal Dugaan Penyalahgunaan Data Konsumen oleh Oknum Pegawai

Respons KAI Soal Dugaan Penyalahgunaan Data Konsumen oleh Oknum Pegawai

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Group menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan data pribadi pelanggan menyusul mencuatnya isu dugaan penyebaran dan penyalahgunaan data konsumen oleh oknum pegawai internal perusahaan. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan perlindungan data pribadi merupakan prioritas utama KAI Group dalam mendukung layanan transportasi publik yang aman, bertanggung jawab, dan transparan.

“Perlindungan data menjadi prioritas utama KAI Group dalam mendukung kenyamanan dan rasa aman masyarakat,” ujar Anne dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (8/1/2026), dikutip dari Antara.

Anne menegaskan, KAI secara konsisten terus memperkuat sistem keamanan informasi pelanggan dengan mengacu pada standar internasional. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan pengelolaan serta pengawasan akses data secara berkelanjutan di seluruh lini operasional perusahaan.

“KAI berkomitmen menjaga keamanan data pribadi pelanggan dan terus meningkatkan sistem pengelolaan serta pengawasan akses data,” katanya.

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola keamanan informasi, KAI Group telah menerapkan Sertifikasi ISO 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi. Sertifikasi tersebut menjadi acuan perusahaan dalam melindungi data pelanggan, aset informasi, serta sistem operasional dari berbagai potensi risiko kebocoran dan penyalahgunaan data.

Selain itu, sebagai badan publik, KAI Group juga memastikan kepatuhan terhadap Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Dalam penerapannya, KAI berupaya menyediakan informasi secara akurat dan transparan kepada publik, sekaligus tetap menjaga kerahasiaan informasi yang dikecualikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Terkait isu penyebaran data pelanggan yang mencuat dalam beberapa hari terakhir, Anne memastikan bahwa setiap laporan dan pengaduan telah ditindaklanjuti sejak awal melalui mekanisme internal perusahaan yang berlaku.

Ia menegaskan, setiap dugaan pelanggaran yang melibatkan oknum pegawai akan diproses secara tegas sesuai dengan ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku.

“KAI Group terus menjaga keseimbangan antara keterbukaan informasi, perlindungan data pribadi, dan kepatuhan terhadap regulasi demi menjaga kepercayaan publik,” pungkas Anne.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merger 7 BUMN Karya Mundur ke 2026, Danantara Beberkan Masalah Keuangan yang Belum Tuntas

    Merger 7 BUMN Karya Mundur ke 2026, Danantara Beberkan Masalah Keuangan yang Belum Tuntas

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana merger tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya dipastikan batal rampung pada 2025. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menargetkan penggabungan perusahaan tersebut bergeser ke kuartal I 2026. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa penundaan ini terjadi karena masih banyak persoalan keuangan yang harus dibereskan sebelum penggabungan […]

  • Belum Keluar dari Zona Merah, Rupiah Anjlok Lagi ke Rp17.967 per Dolar AS

    Belum Keluar dari Zona Merah, Rupiah Anjlok Lagi ke Rp17.967 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan terhadap nilai tukar rupiah belum juga mereda. Pada pembukaan perdagangan Kamis (25/6/2026) pagi, rupiah kembali anjlok dan masih bertahan di zona merah. Mengutip Antara, mata uang Indonesia dibuka melemah 15 poin atau tergerus 0,08 persen menembus level Rp17.967 per dolar AS. Penutupan sebelumnya, rupiah di posisi Rp17.952 per dolar AS. Analis mata […]

  • Hingga September 2025, Pajak Digital Tembus Rp 10,21 Triliun

    Hingga September 2025, Pajak Digital Tembus Rp 10,21 Triliun

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor digital kini menjadi penggerak baru penerimaan pajak Indonesia. Dari sektor ini pemerintah telah menghimpun pajak senilai Rp 10,21 triliun sepanjang Januari hingga September 2025. Hal itu disampaikan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rosmauli dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (23/10/2025). Secara rinci, penerimaan dari pajak pertambahan […]

  • Rupiah Balik Menguat! Pasar Mulai Bernapas Lega

    Rupiah Balik Menguat! Pasar Mulai Bernapas Lega

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Rabu (13/5/2026) pagi. Mata uang Garuda naik tipis seiring pelemahan indeks dolar AS di pasar global. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Antara, rupiah menguat 14 poin atau 0,08 persen ke posisi Rp17.515 per dolar AS. Angka tersebut lebih baik […]

  • Ring Jantung: Prosedur Medis untuk Atasi Penyumbatan Arteri dan Cegah Serangan Jantung

    Ring Jantung: Prosedur Medis untuk Atasi Penyumbatan Arteri dan Cegah Serangan Jantung

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Prosedur pemasangan ring jantung atau stent menjadi salah satu tindakan medis yang umum dilakukan untuk mengatasi penyumbatan pembuluh darah, khususnya pada arteri koroner. Tindakan ini bertujuan untuk melancarkan kembali aliran darah ke jantung sekaligus menurunkan risiko serangan jantung. Ring jantung merupakan alat berbentuk tabung kecil yang dipasang pada pembuluh darah yang menyempit akibat […]

  • Jusuf Kalla Ngamuk Lahannya di Makassar Diklaim Perusahaan, Tegaskan Sertifikat Tanah Sah

    Jusuf Kalla Ngamuk Lahannya di Makassar Diklaim Perusahaan, Tegaskan Sertifikat Tanah Sah

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Wakil Presiden RI dua periode sekaligus pendiri Kalla Group, Jusuf Kalla (JK), mengungkapkan kemarahannya setelah lahan miliknya di kawasan Tanjung Bunga, Makassar diklaim oleh PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD). JK menegaskan bahwa lahan seluas 16,4 hektare di depan Trans Mall Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, merupakan milik sah yang telah ia […]

expand_less