Breaking News
light_mode
Beranda » Otobiz » Cara Inspeksi Sebelum Beli Mobil Matik Bekas? Perhatikan Bagian Ini!

Cara Inspeksi Sebelum Beli Mobil Matik Bekas? Perhatikan Bagian Ini!

  • account_circle -
  • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Konsumen yang hendak membeli mobil bekas wajib memeriksa kondisi transmisinya, khususnya model matik. Pasalnya, jenis transmisi ini bisa rusak bila jarang dirawat atau kerap salah dioperasikan.

Dari berbagai sumber yang dirangkum Kompas.com menyebutkan kondisi transmisi pada mobil matik bekas harus dipastikan, masih prima atau tidak. Pemeriksaannya bisa mengajak ahli agar dilakukan pemindaian menggunakan alat diagnostik. Hal ini agar lebih akurat.

Bila tidak, menurut sumber, konsumen bisa menghitung jeda waktu pertautan transmisi saat memindahkan tuas dari N ke D atau R. Semakin singkat jeda waktu, antara waktu pengemudi menggeser tuas dengan entakan yang terasa, saat putaran mesin bertaut, maka semakin baik.
“Seharusnya tidak lama, hitungannya satu sampai dua detik bahkan bisa saja kurang dari itu, jika jedanya sudah terlalu lama bisa dipastikan ada masalah pada transmisi matiknya,” ujar sumber.

Selain jeda waktu pertautan, sumber juga menyinggung kemampuan transmisi matik menahan mobil di tanjakan tanpa menginjak pedal gas, dengan transmisi masuk ke posisi D. Matik yang masih sehat seharusnya bisa menahan mobil berhenti sesaat baru agak mundur, bahkan mungkin bisa membuatnya maju meski pedal gas tidak diinjak.

Ada istilah stall test untuk menguji kemampuan kampas kopling pada mobil matik. Stall test ini berfungsi untuk mengetahui kondisi kopling pada sistem matik dipantau dari putaran mesin saat sistem harus membuat kopling fluida aktif.

Caranya hidupkan mesin dan tarik rem tangan, lalu masukkan persneling ke posisi D. Tahan pedal rem, kemudian injak pedal gas agak dalam dan tahan selama tiga detik sembari memperhatikan posisi jarum Rpm.

Jika jarum Rpm naik di antara angka 1.800 hingga 2.200 Rpm, artinya kondisi kelompok kopling bagian drive masih cukup baik dan prima. Jika jarum berhenti di atas angka 2.200 Rpm, berarti ada slip. Jika jarum berhenti di bawah 1.500 rpm, berarti tenaga mesin sudah tidak lagi prima. Jika langkah di atas sudah dilakukan, matikan mobil dan diamkan sejenak selama setidaknya 10 menit untuk mendinginkan mesin dan transmisi.

Selanjutnya, ulangi lagi langkah di atas namun kali ini dengan memasukkan persneling ke posisi R atau gigi mundur untuk memeriksa performa kopling bagian mundur. Nah, itu cara mudah memeriksa kondisi transmisi pada mobil matik bekas tanpa alat khusus. Namun, untuk hasil yang lebih akurat perlu dilakukan pemindaian menggunakan alat diagnostik.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emas Perhiasan Hari Ini Tak Berubah, Cek Harga Raja Emas dan Laku Emas

    Emas Perhiasan Hari Ini Tak Berubah, Cek Harga Raja Emas dan Laku Emas

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas perhiasan pada Minggu (22/2/2026) terpantau relatif stabil. Sejumlah gerai emas ritel, termasuk Raja Emas dan Laku Emas, belum melakukan penyesuaian harga yang signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Stabilnya harga emas perhiasan terjadi di tengah pergerakan harga emas batangan yang cenderung menguat. Kondisi ini membuat pelaku usaha perhiasan memilih menahan harga jual agar […]

  • Wawako Jambi Diza Pastikan Pengobatan Balita Penderita Leukemia Ditanggung Pemerintah

    Wawako Jambi Diza Pastikan Pengobatan Balita Penderita Leukemia Ditanggung Pemerintah

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha memastikan pemerintah akan membantu kebutuhan pengobatan seorang balita berusia 4 tahun yang didiagnosis menderita Leukemia. Balita bernama Abrina Plesiah, yang akrab disapa Cia, saat ini menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Raden Mattaher. Cia merupakan anak dari pasangan Sri Juwita dan Fernades Sihombing yang tinggal […]

  • 4 Maskapai Resmi Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Ini Daftar Lengkapnya

    4 Maskapai Resmi Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mulai melakukan penataan operasional dengan memindahkan empat maskapai rute domestik ke Terminal 1B. Kebijakan ini dilakukan untuk menyeimbangkan distribusi layanan dan memperlancar arus penumpang. General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan penyesuaian dilakukan bertahap mulai Senin (17/11/2025). Perpindahan pertama dilakukan oleh Lion Air dan Airfast Indonesia, yang […]

  • BSI Luncurkan BYOND by BSI Versi 1.2.0, Investasi Emas Kini Semudah Top-Up e-Wallet

    BSI Luncurkan BYOND by BSI Versi 1.2.0, Investasi Emas Kini Semudah Top-Up e-Wallet

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi merilis BYOND by BSI versi 1.2.0, sebagai bagian dari komitmen mendukung transformasi digital dan memperluas akses investasi syariah di Indonesia. Melalui pembaruan terbaru ini, BSI menghadirkan fitur unggulan Bank Emas, yang memungkinkan masyarakat berinvestasi emas secara digital dengan cara yang aman, syariah, dan semudah top-up e-wallet. Fitur Bank […]

  • Harga Properti Residensial 2026 Naik: Permintaan Meningkat, Ukuran Mengecil

    Harga Properti Residensial 2026 Naik: Permintaan Meningkat, Ukuran Mengecil

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar properti residensial di Indonesia diproyeksikan akan terus mengalami tren kenaikan harga jual pada tahun 2026. Kondisi ini menciptakan disparitas yang semakin lebar antara daya beli masyarakat, khususnya first-time home buyer, dengan harga hunian yang ditawarkan. CEO Leads Property Services Indonesia, Hendra Hartono, memaparkan analisis mengenai dinamika pasar perumahan, yang menunjukkan pergeseran fokus […]

  • Segmen SME BSI Tumbuh 12,2% per September 2025, Dorong UMKM Naik Kelas

    Segmen SME BSI Tumbuh 12,2% per September 2025, Dorong UMKM Naik Kelas

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan signifikan pada pembiayaan segmen small medium enterprise (SME) sebesar 12,20% secara tahunan (year-on-year/YoY) hingga September 2025, dengan total nilai pembiayaan mencapai Rp 22,94 triliun. Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan, penguatan pembiayaan di sektor SME menjadi strategi utama perseroan dalam mendorong pelaku usaha […]

expand_less