Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Polisi Jepang Kembangkan Sistem AI Buat Sketsa Wajah Tersangka

Polisi Jepang Kembangkan Sistem AI Buat Sketsa Wajah Tersangka

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Polisi Jepang bersama sebuah universitas di Prefektur Aichi bersama perusahaan teknologi dan layanan IT NTT Data Group Corp. telah mengembangkan sistem berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) untuk membuat gambar sketsa wajah tersangka.

Kyodo melaporkan pada Rabu (31/12/2025), sistem tersebut bertujuan menghemat waktu dan memungkinkan siapa pun, termasuk mereka yang tidak memiliki kemampuan menggambar, untuk menghasilkan sketsa yang andal.

Sistem tersebut dijadwalkan untuk diuji coba pada periode April 2026 hingga September 2027. Namun, kepolisian di prefektur Jepang bagian tengah itu belum mengumumkan jadwal penerapan sistem tersebut secara praktis.

Pada pertengahan Desember 2025, mahasiswa Universitas Human Environments menguji purwarupa sistem tersebut di markas kepolisian di Nagoya.

Para mahasiswa mengamati wajah seorang polisi yang berperan sebagai tersangka selama sekitar 30 detik, lalu memasukkan data seperti jenis kelamin, perkiraan usia, ukuran hidung, dan gaya rambut ke dalam sistem.

Selanjutnya, mereka memilih gambar yang paling menyerupai wajah yang telah mereka lihat dari empat sketsa komposit yang dibuat oleh sistem, kemudian melakukan penyesuaian kecil. Proses pembuatan sketsa tersebut selesai dalam waktu sekitar 10 menit.

“Memang sulit, tetapi saya bisa membuat sketsa yang mirip dengan model. Saya berharap sistem ini dapat dimanfaatkan untuk mempercepat penangkapan tersangka,” ujar Kaho Hibino (22), mahasiswa universitas tersebut.

Sementara itu, Yoshihiro Aoyama, kepala unit siber kepolisian setempat menyampaikan komentarnya. “Kami bertujuan meningkatkan efisiensi kerja kepolisian dengan mengadopsi AI,” kata dia.

Pengembangan sistem sketsa wajah berbasis AI oleh Kepolisian Jepang ini mencerminkan tren global di mana penegak hukum semakin mengintegrasikan teknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam investigasi. Secara tradisional, pembuatan sketsa wajah sangat bergantung pada keahlian seniman forensik dan ingatan saksi, yang prosesnya memakan waktu dan rentan terhadap subjektivitas.

Adopsi AI bertujuan mengatasi keterbatasan ini dengan menyediakan alat yang terstandardisasi dan cepat. Inovasi ini sejalan dengan upaya Jepang untuk memimpin dalam pemanfaatan teknologi, tidak hanya di sektor industri tetapi juga dalam layanan publik dan keamanan, memastikan bahwa kepolisian dapat memanfaatkan data dan kemampuan komputasi untuk mempercepat penangkapan dan menjaga ketertiban masyarakat.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Indonesia vs Irak: Optimalkan Kekuatan Garuda, Bangkit!

    Timnas Indonesia vs Irak: Optimalkan Kekuatan Garuda, Bangkit!

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Indonesia akan menghadapi laga krusial melawan Timnas Irak dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran keempat grup B. Pertandingan penentu ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 12 Oktober 2025, pukul 02.30 WIB, di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah. Laga Indonesia vs Irak ini menjadi sangat vital untuk menjaga asa skuad […]

  • Robert Lewandowski Segera Berakhir, Barca Buru Penyerang Baru

    Robert Lewandowski Segera Berakhir, Barca Buru Penyerang Baru

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Barcelona tengah mencari penyerang baru untuk menggantikan Robert Lewandowski. Sang striker veteran mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan performa. Musim lalu, Lewandowski tampil luar biasa dengan torehan 42 gol dari 52 laga. Ia membawa Barcelona meraih treble domestik dan mencapai semifinal Liga Champions. Namun musim ini berbeda. Striker Polandia itu baru mencetak empat gol dari […]

  • BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Salurkan Rp2,3 Triliun Awal 2026

    BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Salurkan Rp2,3 Triliun Awal 2026

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan hunian bagi masyarakat. Hal itu dilakukan melalui optimalisasi penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) guna mendukung Program 3 Juta Rumah. Sepanjang Januari hingga Februari 2026, BRI telah menyalurkan pembiayaan KPP senilai Rp2,30 triliun kepada 17.443 debitur. Realisasi tersebut […]

  • Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Angso Duo Hari ini Tembus Rp90 Ribu

    Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Angso Duo Hari ini Tembus Rp90 Ribu

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Selasa (6/10/2026) relatif stabil. Namun, beberapa komoditas hortikultura, terutama cabai, mengalami kenaikan harga. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi dengan pembaruan terakhir 6 Oktober 2026, harga beras di pasar tersebut berada pada kisaran Rp15.200 hingga Rp15.600 per kilogram untuk […]

  • Migas

    Blok Migas di Muara Tembesi Dilelang, Potensinya Paling Kecil

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Satu dari 9 blok migas atau wilayah kerja (WK) yang dilelang pemerintah adalah WK Muara Tembesi. Dari 9 WK itu, potensi minyak di WK Muara Tembesi yang terkecil. Untuk diketahui, Jumat (24/10) Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengungkapkan perusahaan migas asal Inggris, […]

  • Realisasi Penyaluran KUR Capai Rp286 Triliun, Mayoritas Sektor Produksi

    Realisasi Penyaluran KUR Capai Rp286 Triliun, Mayoritas Sektor Produksi

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp238,7 triliun per 15 November 2025. Realisasi tersebut sudah 83% dari target penyaluran KUR tahun 2025 yang sebesar Rp286 triliun. Mayoritas penerima KUR berasal dari sektor produksi. Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan pemerintah menargetkan 60% penyaluran KUR disalurkan untuk sektor […]

expand_less