Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Harga Minyak Hari Ini Melemah, Pasar Tak Lagi Harap Damai Rusia-Ukraina

Harga Minyak Hari Ini Melemah, Pasar Tak Lagi Harap Damai Rusia-Ukraina

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia pada perdagangan Selasa (31/12/2025) atau Rabu pagi waktu Indonesia bergerak melemah tipis. Penurunan terjadi seiring meredupnya harapan tercapainya kesepakatan damai Rusia–Ukraina serta meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Mengutip laporan CNBC, harga minyak Brent turun 2 sen ke level USD 61,92 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 13 sen menjadi USD 57,95 per barel.

Meski melemah, kedua patokan harga minyak global itu masih mencatatkan penguatan lebih dari 2 persen pada sesi perdagangan sebelumnya. Kenaikan sempat dipicu serangan udara Arab Saudi ke wilayah Yaman serta tudingan Rusia terhadap Ukraina yang dinilai merusak proses negosiasi perdamaian.

Analis UBS Giovanni Staunovo menilai, pasar kini mulai menyesuaikan ekspektasi. Pelaku pasar tidak lagi berharap adanya terobosan signifikan terkait perdamaian Rusia dan Ukraina dalam waktu dekat.

“Pasar sudah mengoreksi pandangannya dan tidak mengantisipasi kesepakatan damai dalam jangka pendek,” ujar Staunovo.

Selain faktor geopolitik, isu pasokan juga menjadi perhatian. Blokade Amerika Serikat terhadap minyak Venezuela serta gangguan ekspor minyak Caspian CPC Blend akibat cuaca buruk turut menopang harga minyak, meski belum cukup kuat untuk mendorong reli lanjutan.

Ketegangan di Timur Tengah juga meningkat setelah Arab Saudi menegaskan bahwa keamanan nasionalnya merupakan garis merah. Riyadh bahkan mendukung seruan agar pasukan Uni Emirat Arab meninggalkan Yaman dalam waktu 24 jam.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan kemungkinan dukungan terhadap serangan lanjutan ke Iran jika negara tersebut melanjutkan pengembangan program rudal balistik dan nuklir.

Namun demikian, para analis menilai sentimen kelebihan pasokan global masih membayangi pasar minyak. Kondisi tersebut diperkirakan akan menekan harga minyak pada kuartal pertama 2026, seiring meningkatnya suplai di pasar internasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen! Jaga Rupiah dan Tekan Inflasi

    BI Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen! Jaga Rupiah dan Tekan Inflasi

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 5,75 persen. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 21–22 Juli 2026 sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan global yang masih membayangi. Selain menahan BI-Rate, bank sentral juga mempertahankan struktur suku bunga operasionalnya. Suku bunga […]

  • Sudah 2000 Pesanan, GAC Umumkan Uji Coba Produksi Mobil Terbangnya

    Sudah 2000 Pesanan, GAC Umumkan Uji Coba Produksi Mobil Terbangnya

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mobil terbang GAC Govy milik GAC segera diperbanyak produksinya. GAC telah mengonfirmasi terkait uji coba produksi kendaraan terbang mereka tersebut yang dilaksanakan di Guangzhou, China, pada Januari 2026. CarnewsChina mengabarkan bahwa kejelasan produksi masal untuk mobil terbang tersebut bisa menjadi acuan untuk mempercepat sertifikasi kelayakan terbang. Fasilitas ini memiliki bengkel khusus untuk perakitan […]

  • BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 4,75% pada Oktober 2025

    BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 4,75% pada Oktober 2025

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 21-22 Oktober 2025. Bukan hanya suku bunga acuan atau BI rate, suku bunga deposit facility juga dipertahankan di level 3,75%, dan suku bunga lending facility dipertahankan dilevel 5,50%. Gubernur BI, Perry […]

  • Harga Sembako Talang Banjar 25 September 2026: Cabai Turun 16,67 Persen, Ayam Rp40 Ribu

    Harga Sembako Talang Banjar 25 September 2026: Cabai Turun 16,67 Persen, Ayam Rp40 Ribu

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada 25 September 2026 relatif stabil. Perubahan paling mencolok terjadi pada kelompok cabai, sementara harga sejumlah bahan pangan utama masih bertahan pada level sebelumnya. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar tercatat Rp40.000 per kilogram, turun 16,67 […]

  • Prabowo Tinjau Banjir di Medan dan Aceh

    Prabowo Tinjau Banjir di Medan dan Aceh

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan perkembangan terbaru penanganan banjir yang melanda Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Usai meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak pada Senin (1/12/2025), Prabowo memastikan bahwa kondisi di lapangan mulai membaik dan penanganan darurat tetap berada dalam koridor yang memadai. “Kita monitor terus, saya kira kondisi membaik jadi saya kira kondisi […]

  • Harga Tembaga Naik 2,14%  Usai Longsor Tambang Freeport

    Harga Tembaga Naik 2,14%  Usai Longsor Tambang Freeport

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tembaga dunia melonjak setelah tambang bawah tanah milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua Tengah mengalami longsor pada September 2025. Insiden ini memicu kekhawatiran pasar terhadap pasokan global, sehingga mendorong harga tembaga ke level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Berdasarkan data London Metal Exchange (LME), harga kontrak berjangka tembaga naik 2,14% menjadi […]

expand_less