Harga Cabe Jelang Pergantian Tahun Naik Hingga 14,29 Persen
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Rab, 31 Des 2025
- comment 0 komentar

Jelang pergantian tahun harga cabe naik
JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Kota Jambi terpantau relatif stabil menjelang pergantian tahun. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 31 Desember 2025, sebagian besar harga sembako di Pasar Angso Duo dan Pasar Rakyat Talang Banjar tidak mengalami perubahan signifikan. Namun, sejumlah komoditas hortikultura, terutama cabai, tercatat mengalami kenaikan harga.
Di Pasar Angso Duo, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil naik 14,29 persen dan kini dijual di kisaran Rp 35.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau dan cabai rawit merah justru mengalami penurunan cukup tajam, masing-masing sebesar 20 persen dan 14,29 persen, dengan harga Rp 60.000 per kilogram.
Berbeda dengan cabai, harga protein hewani relatif stabil. Daging sapi murni bertahan di angka Rp 140.000 per kilogram, daging ayam kampung Rp 65.000 per kilogram, dan telur ayam ras dijual sekitar Rp 2.000 per butir. Harga daging ayam broiler di pasar ini justru turun 7,5 persen menjadi Rp 37.000 per kilogram.
Sementara itu, di Pasar Rakyat Talang Banjar, harga sembako secara umum juga cenderung stabil. Cabai merah besar dan cabai merah kecil masing-masing dijual Rp 36.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau mencapai Rp 70.000 per kilogram. Adapun cabai rawit merah mengalami penurunan cukup signifikan sebesar 25 persen, menjadi Rp 60.000 per kilogram.
Untuk komoditas pokok lainnya, harga beras medium di Pasar Talang Banjar berada di rentang Rp 15.200–Rp 15.400 per kilogram, gula pasir lokal Rp 18.000 per kilogram, dan minyak goreng curah Rp 19.000 per kilogram. Harga minyak goreng kemasan refill masih stabil di Rp 15.700 per liter.
Harga ikan dan hasil laut pun relatif terjaga. Ikan kembung dijual di kisaran Rp 40.000–Rp 50.000 per kilogram, sementara udang swallo berada pada rentang Rp 65.000–Rp 70.000 per kilogram, tergantung pasar.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar