Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Petani India Tertekan, Impor Kedelai dan Jagung GM AS Picu Kekhawatiran

Petani India Tertekan, Impor Kedelai dan Jagung GM AS Picu Kekhawatiran

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Petani kedelai di negara bagian Madhya Pradesh, India tengah, mengaku kecewa dengan hasil panen musim ini. Lahan subur seluas lebih dari 3 hektare (7,4 acre) hanya menghasilkan 9.000 kg kedelai, atau sekitar seperlima dari produksi yang seharusnya. Akibat hujan berlebihan yang merusak tanaman.

Sementara itu, harga jagung yang ditanam di dekat kedelai justru anjlok karena panen melimpah akibat curah hujan yang tinggi.

“Produksi hanya sekitar 9.000 kg, padahal seharusnya jauh lebih tinggi,” ujar petani tersebut kepada Al Jazeera.

Kedua komoditas agrikultur ini, yang banyak digunakan untuk pakan ternak dan konsumsi manusia, menjadi salah satu poin penting dalam negosiasi perdagangan antara India dan Amerika Serikat.

Hingga saat ini, Presiden Donald Trump memberlakukan tarif 50 persen terhadap India, mendorong beberapa industri yang bergantung pada ekspor ke AS berada di ambang kehancuran.

Salah satu isu utama adalah akses AS ke sektor pertanian India, termasuk permintaan untuk membuka pasar bagi kedelai dan jagung genetically modified (GM). Teknologi GM memungkinkan modifikasi DNA tanaman untuk mempercepat produksi dibandingkan teknik pembiakan tradisional.

AS adalah produsen kedelai terbesar kedua di dunia setelah Brasil, menyumbang 28 persen dari total produksi global. Sebelumnya, China adalah pembeli utama kedelai AS, namun perang dagang telah membuat penjualan ke Beijing menurun drastis.

“Trump harus menjual kedelai dan jagungnya agar basis pemilih petani AS tetap puas,” kata Suman Sahai, pendiri organisasi nirlaba Gene Campaign.

India sejauh ini menolak impor kedelai dan jagung GM, karena negara ini memproduksi tanaman non-GM atau organik yang memiliki pasar global khusus. Menurut para ahli, masuknya varietas GM bisa merusak persepsi kualitas organik India.

India menghasilkan sekitar 13,05 juta ton kedelai, dengan Madhya Pradesh menyumbang lebih dari setengahnya. Produksi jagung sekitar 42 juta ton, 20 persen digunakan untuk bahan bakar etanol. I

India juga mandiri dalam produksi jagung, tetapi masih mengimpor minyak kedelai untuk konsumsi. Karena keterbatasan infrastruktur pengolahan.

Para petani mengeluhkan praktik perdagangan yang merugikan, di mana pedagang membeli di bawah harga pemerintah, ditambah biaya pupuk, benih, dan alat pertanian yang tinggi, serta curah hujan yang tidak menentu.

“Pedagang menentukan harga sesuka mereka, karena pemerintah tidak membeli dari kami. Kami bahkan tidak bisa menutupi biaya produksi,” kata petani jagung setempat.

Para petani khawatir, kerugian mereka akan membesar jika produk GM AS masuk ke pasar India. Menurut Nirbhay Singh, petani kedelai di desa Piploda, produksi kedelai GM dapat mencapai 3 ton per 0,40 hektare, dibandingkan 1 ton pada varietas tradisional.(*)

 

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbesar ke-3 di Dunia, Cadangan Emas Italia Tembus Rp4.974 Triliun

    Terbesar ke-3 di Dunia, Cadangan Emas Italia Tembus Rp4.974 Triliun

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Italia kini tengah menikmati keuntungan besar dari lonjakan harga emas dunia. Bank Sentral Italia (Bank of Italy) tercatat memiliki 2.452 ton emas, menjadikannya pemilik cadangan emas terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Jerman. Dengan harga emas yang saat ini mencapai rekor tertinggi, nilai cadangan tersebut diperkirakan mencapai US$300 miliar atau sekitar […]

  • Tragedi Banjir Sumatera: 442 Meninggal, 402 Hilang, Prabowo Turun ke Lapangan

    Tragedi Banjir Sumatera: 442 Meninggal, 402 Hilang, Prabowo Turun ke Lapangan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan total 442 korban meninggal dunia dan 402 warga masih hilang akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga Senin (1/12/2025). Pemerintah mempercepat penanganan darurat, mulai dari pencarian korban, evakuasi warga, hingga pembukaan akses wilayah terisolasi. Kepala BNPB Letjen Suharyanto menyampaikan bahwa […]

  • Daftar Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi 9 Maret 2026, Cabai Rawit Merah Rp90.000 per Kg

    Daftar Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi 9 Maret 2026, Cabai Rawit Merah Rp90.000 per Kg

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Senin (9/3/2026). Namun, beberapa komoditas mengalami perubahan harga, terutama pada komoditas cabai. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit merah tercatat Rp90.000 per kilogram atau mengalami penurunan sekitar 5,26 persen. Sementara itu, harga cabai […]

  • Cuaca Provinsi Jambi Hari Ini Didominasi Awan, Beberapa Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

    Cuaca Provinsi Jambi Hari Ini Didominasi Awan, Beberapa Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Jambi akan mengalami cuaca berawan sepanjang hari ini, Selasa, 28 Oktober 2025. Meskipun demikian, sejumlah daerah berpotensi diguyur hujan ringan pada siang hingga malam hari. Untuk wilayah Kota Jambi, Muaro Jambi, Batanghari, Sarolangun, Merangin, Bungo, Tebo, serta Kerinci, cuaca diperkirakan berawan […]

  • Pendapatan Negara di Jambi Tembus Rp1,64 Triliun pada Triwulan I 2026

    Pendapatan Negara di Jambi Tembus Rp1,64 Triliun pada Triwulan I 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kinerja pendapatan negara di regional Jambi pada Triwulan I Tahun 2026 menunjukkan hasil positif. Realisasi pendapatan negara tercatat mencapai Rp1,64 triliun atau tumbuh 80,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi, Tunas Agung Jiwa Brata, mengatakan pertumbuhan tersebut mencerminkan membaiknya aktivitas ekonomi daerah serta efektivitas upaya pemerintah […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Stabil, Sejumlah Komoditas Cabai dan Bawang Masih Bergerak

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Stabil, Sejumlah Komoditas Cabai dan Bawang Masih Bergerak

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada 10 Desember 2025 terpantau relatif stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas pangan berada pada kondisi harga tidak berubah dibanding hari sebelumnya. Sejumlah produk seperti beras medium, gula pasir lokal, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, serta berbagai […]

expand_less