Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Petani India Tertekan, Impor Kedelai dan Jagung GM AS Picu Kekhawatiran

Petani India Tertekan, Impor Kedelai dan Jagung GM AS Picu Kekhawatiran

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Petani kedelai di negara bagian Madhya Pradesh, India tengah, mengaku kecewa dengan hasil panen musim ini. Lahan subur seluas lebih dari 3 hektare (7,4 acre) hanya menghasilkan 9.000 kg kedelai, atau sekitar seperlima dari produksi yang seharusnya. Akibat hujan berlebihan yang merusak tanaman.

Sementara itu, harga jagung yang ditanam di dekat kedelai justru anjlok karena panen melimpah akibat curah hujan yang tinggi.

“Produksi hanya sekitar 9.000 kg, padahal seharusnya jauh lebih tinggi,” ujar petani tersebut kepada Al Jazeera.

Kedua komoditas agrikultur ini, yang banyak digunakan untuk pakan ternak dan konsumsi manusia, menjadi salah satu poin penting dalam negosiasi perdagangan antara India dan Amerika Serikat.

Hingga saat ini, Presiden Donald Trump memberlakukan tarif 50 persen terhadap India, mendorong beberapa industri yang bergantung pada ekspor ke AS berada di ambang kehancuran.

Salah satu isu utama adalah akses AS ke sektor pertanian India, termasuk permintaan untuk membuka pasar bagi kedelai dan jagung genetically modified (GM). Teknologi GM memungkinkan modifikasi DNA tanaman untuk mempercepat produksi dibandingkan teknik pembiakan tradisional.

AS adalah produsen kedelai terbesar kedua di dunia setelah Brasil, menyumbang 28 persen dari total produksi global. Sebelumnya, China adalah pembeli utama kedelai AS, namun perang dagang telah membuat penjualan ke Beijing menurun drastis.

“Trump harus menjual kedelai dan jagungnya agar basis pemilih petani AS tetap puas,” kata Suman Sahai, pendiri organisasi nirlaba Gene Campaign.

India sejauh ini menolak impor kedelai dan jagung GM, karena negara ini memproduksi tanaman non-GM atau organik yang memiliki pasar global khusus. Menurut para ahli, masuknya varietas GM bisa merusak persepsi kualitas organik India.

India menghasilkan sekitar 13,05 juta ton kedelai, dengan Madhya Pradesh menyumbang lebih dari setengahnya. Produksi jagung sekitar 42 juta ton, 20 persen digunakan untuk bahan bakar etanol. I

India juga mandiri dalam produksi jagung, tetapi masih mengimpor minyak kedelai untuk konsumsi. Karena keterbatasan infrastruktur pengolahan.

Para petani mengeluhkan praktik perdagangan yang merugikan, di mana pedagang membeli di bawah harga pemerintah, ditambah biaya pupuk, benih, dan alat pertanian yang tinggi, serta curah hujan yang tidak menentu.

“Pedagang menentukan harga sesuka mereka, karena pemerintah tidak membeli dari kami. Kami bahkan tidak bisa menutupi biaya produksi,” kata petani jagung setempat.

Para petani khawatir, kerugian mereka akan membesar jika produk GM AS masuk ke pasar India. Menurut Nirbhay Singh, petani kedelai di desa Piploda, produksi kedelai GM dapat mencapai 3 ton per 0,40 hektare, dibandingkan 1 ton pada varietas tradisional.(*)

 

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hingga September 2025, BI Catat Surplus Anggaran Rp 77,8 Triliun

    Hingga September 2025, BI Catat Surplus Anggaran Rp 77,8 Triliun

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga September 2025, surplus Anggaran Tahunan Bank Indonesia (ATBI) mencapai Rp 77,9 triliun. Gubernur BI Perry Warjiyo mencatat, surplus tersebut berasal dari penerimaan yang sudah mencapai Rp 194,409 triliun. Sementara pengeluaran mencapai Rp 116,532 triliun. “Bank Indonesia di 2025 sampai dengan September 2025 surplus anggaran terjadi Rp 77,9 triliun,” […]

  • Purbaya Respons Mundurnya Dirut BEI: Kesalahannya Fatal!

    Purbaya Respons Mundurnya Dirut BEI: Kesalahannya Fatal!

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara tentang pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman. Ia mengatakan langkah Iman Rachman tersebut merupakan bentuk tanggung jawab atas terjadinya kekisruhan di pasar modal dalam beberapa hari terakhir. “Saya pikir ini positif sebagai bentuk tanggung jawab dia terhadap masalah yang terjadi di bursa […]

  • Buntut IHSG Anjlok, Direktur Utama BEI Iman Rachman Mundur

    Buntut IHSG Anjlok, Direktur Utama BEI Iman Rachman Mundur

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyatakan mundur pada Selasa (30/1/2026) pagi. Pengunduran dirinya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas gejolak di pasar modal yang terjadi dalam dua hari terakhir. “Sebagai bentuk tanggung jawab apa yang terjadi dua hari ini, saya menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur utama BEI. Saya berharap ini yang terbaik […]

  • Wajib Halal Oktober 2026, UMKM Diminta Siap

    Wajib Halal Oktober 2026, UMKM Diminta Siap

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mendorong percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha menjelang kebijakan Wajib Halal yang berlaku mulai Oktober 2026. Upaya ini menekankan kesiapan pedagang pasar rakyat dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menghadapi kewajiban sertifikasi halal secara menyeluruh. Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal BPJPH, Abd Syakur, […]

  • Jadwal Semifinal Piala FA: Chelsea vs Leeds United, Manchester City Hadapi Southampton

    Jadwal Semifinal Piala FA: Chelsea vs Leeds United, Manchester City Hadapi Southampton

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Empat tim memastikan tempat di semifinal Piala FA musim ini. Mereka adalah Chelsea, Manchester City, Leeds United, dan Southampton. Berdasarkan hasil undian, Chelsea akan menghadapi Leeds United, sementara Manchester City ditantang Southampton dalam perebutan tiket ke final. Semifinal Piala FA dijadwalkan berlangsung pada: Sabtu, 25 April 2026 Minggu, 26 April 2026 Meski demikian, […]

  • 3 WNI Ditangkap di Makkah, Tipu Haji Ilegal via Medsos hingga Pakai Kartu Palsu

    3 WNI Ditangkap di Makkah, Tipu Haji Ilegal via Medsos hingga Pakai Kartu Palsu

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    3 WNI Ditangkap di Makkah, Tipu Haji Ilegal via Medsos hingga Pakai Kartu Palsu Tiga warga negara Indonesia (WNI) ditangkap aparat keamanan Arab Saudi di Kota Makkah karena diduga menjalankan praktik penipuan layanan haji ilegal. Mereka menjaring korban melalui iklan palsu di media sosial. Informasi penangkapan diperoleh Kementerian Luar Negeri dari Konsulat Jenderal RI di […]

expand_less