Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Awas, Data 18 Ribu Kendaraan Bocor di Dewa Matel

Awas, Data 18 Ribu Kendaraan Bocor di Dewa Matel

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah harus mengambil tindakan terhadap aplikasi yang membuka akses data pribadi ke publik. Belakangan ramai perbicangan aplikasi salah satunya Dewa Matel.

Siapa nyana, aplikasi itu memuat lebih dari 18.000 data kendaraan bermotor milik masyarakat Indonesia. Aplikasi tersebut diduga kuat digunakan oleh agen lapangan atau mata elang (matel) untuk melacak kendaraan dengan kredit bermasalah.

Melansir Kompas.com, pengamat keamanan siber menilai, praktik tersebut bukan sekadar kelalaian, melainkan pelanggaran serius terhadap prinsip perlindungan data pribadi. “Kalau ada di aplikasi dan bisa diakses orang awam, itu sudah pelanggaran luar biasa,” ujar pengamat keamanan siber Alfons Tanujaya pekan lalu.

Menurut Alfons, keberadaan aplikasi seperti Dewa Matel secara jelas melanggar Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Hanya dengan memasukkan nomor polisi kendaraan, pengguna dapat mengakses berbagai data sensitif, mulai dari nomor mesin, nomor rangka, nama pemilik, lembaga pembiayaan, hingga status kredit kendaraan.

“Dari sisi privasi data, ini jelas melanggar UU PDP. Data kendaraan itu data pribadi. Plat nomor, nomor mesin, nomor rangka, nama pemilik, nama leasing, tahun kendaraan semuanya bisa diakses hanya dengan instal aplikasi. Itu tidak dibenarkan,” kata Alfons.

Menurutnya persoalan ini tidak bisa dilepaskan dari praktik penagihan kredit bermasalah di industri pembiayaan. “Soal bocornya data, itu harus ditelusuri sumbernya dari mana. Apakah dari lembaga pembiayaan atau pihak lain. Data digital itu sifatnya sekali bocor akan bocor selamanya dan tidak bisa dibatalkan. Tapi tetap harus dicari siapa yang membocorkan, dan pihak itulah yang harus ditindak,” kata Alfons.

Ia menduga kebocoran data bisa terjadi dalam rantai panjang penagihan kredit, termasuk melalui penggunaan jasa outsourcing oleh perusahaan pembiayaan. Dalam praktiknya, antarpenyedia jasa penagihan dimungkinkan saling berbagi data, lalu data tersebut dikompilasi menjadi basis data aplikasi seperti Dewa Matel.

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia dan Turki Sepakat Perluas Kerja Sama Penerbangan, Tambah Rute dan Frekuensi Terbang

    Indonesia dan Turki Sepakat Perluas Kerja Sama Penerbangan, Tambah Rute dan Frekuensi Terbang

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia dan Turki sepakat memperluas kerja sama di sektor penerbangan sipil melalui penambahan rute penerbangan, peningkatan kapasitas angkut penumpang, serta penguatan konektivitas udara untuk mendukung pariwisata, perdagangan, dan peluang ekonomi kedua negara. Kesepakatan ini tercapai dalam konsultasi hubungan udara bilateral antara Indonesia dan Turki yang digelar di Istanbul, Turki, pada 22–23 Oktober 2025. […]

  • Rupiah Terpukul Pagi Ini, Sentuh Rp17.878 per Dolar AS

    Rupiah Terpukul Pagi Ini, Sentuh Rp17.878 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah masih belum mampu keluar dari tekanan. Pada perdagangan Rabu (3/6/2026) pagi, kurs rupiah dibuka bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kini rupiah di level Rp17.878 Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Antara, mata uang Indonesia melemah 39 poin atau 0,22 persen menjadi Rp17.878 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya […]

  • BPS Catat Inflasi Melonjak di Aceh, Sumut, dan Sumbar Usai Bencana Alam

    BPS Catat Inflasi Melonjak di Aceh, Sumut, dan Sumbar Usai Bencana Alam

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat lonjakan inflasi tahunan di tiga provinsi di Pulau Sumatra yang terdampak bencana alam, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ketiganya masuk dalam kelompok provinsi dengan tingkat inflasi tertinggi secara nasional pada Desember 2025. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengatakan kenaikan inflasi tersebut terjadi […]

  • Prabowo Hapus Kredit Macet Rp2,4 Triliun, 67 Ribu UMKM Dapat Nafas Baru

    Prabowo Hapus Kredit Macet Rp2,4 Triliun, 67 Ribu UMKM Dapat Nafas Baru

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menandai tahun pertama kepemimpinannya dengan langkah besar di sektor keuangan rakyat: penghapusan kredit macet senilai Rp2,4 triliun untuk 67.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Kebijakan yang diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024 ini mencakup sektor pertanian, […]

  • Sentuh Level Psikologis Lagi, Rupiah Jebol Rp18.099 per Dolar AS

    Sentuh Level Psikologis Lagi, Rupiah Jebol Rp18.099 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan semakin menjauh dari level aman. Pada perdagangan Rabu (29/7/2026), mata uang Indonesia kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, rupiah melemah 16 poin atau 0,09 persen ke level Rp18.099 per dolar AS. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan […]

  • Anggaran Ketahanan Pangan 2026 Naik Jadi Rp210,4 Triliun, Pemerintah Fokus Kejar Swasembada

    Anggaran Ketahanan Pangan 2026 Naik Jadi Rp210,4 Triliun, Pemerintah Fokus Kejar Swasembada

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menaikkan anggaran ketahanan pangan pada tahun 2026 menjadi Rp210,4 triliun. Kenaikan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya menuju swasembada pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas produksi di tengah risiko perubahan iklim dan dinamika pasokan global. Direktur Perekonomian dan Kemaritiman Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan, Tri Budhianto, menyampaikan peningkatan anggaran diarahkan untuk memperkuat produktivitas […]

expand_less